Bus Wisatawan Jember Alami Rem Blong di Probolinggo, 8 Tewas dan Puluhan Luka-Luka

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikzone.id – Suasana mencekam menyelimuti jalur wisata Bromo di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Minggu siang (14/9/2025). Sebuah bus pariwisata IND’S Trans 88 bernopol P 7221 UG yang mengangkut rombongan wisatawan asal Jember mengalami kecelakaan maut akibat diduga rem blong.

Tragedi tersebut merenggut 8 nyawa penumpang di lokasi kejadian, sementara 44 orang lainnya mengalami luka-luka. Korban selamat langsung dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas Lumbang, Sukapura, Tongas, serta RSUD Mohamad Saleh.

Bus yang dikemudikan Albahri, warga Kabupaten Jember, dilaporkan tengah membawa 52 penumpang usai berwisata di kawasan Gunung Bromo. Namun, saat melintasi jalur menurun dan menikung tajam, kendaraan tiba-tiba hilang kendali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut kesaksian warga setempat, Jony (35), detik-detik kecelakaan berlangsung begitu cepat.

“Bus itu seperti tak terkendali, melaju kencang dari arah selatan ke utara. Tiba-tiba terdengar benturan keras disertai jeritan penumpang. Suara itu membuat warga berlarian keluar rumah,” tuturnya.

Benturan keras membuat bus menghantam guardrail pembatas jalan, menabrak sebuah motor yang sedang terparkir, hingga pagar rumah warga. Kondisi bagian depan bus hancur parah.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira, membenarkan bahwa olah tempat kejadian perkara sementara menunjukkan penyebab kecelakaan akibat rem blong.

“Dari hasil penyelidikan awal, bus mengalami kendala rem blong di lokasi jalan turunan dan berbelok. Delapan orang meninggal dunia di lokasi, dan puluhan lainnya luka-luka,” jelasnya.

Saat ini, petugas gabungan dari Polres Probolinggo, BPBD, serta relawan setempat masih melakukan proses evakuasi kendaraan, sambil memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis.

Tragedi ini menambah panjang daftar kecelakaan maut di jalur wisata Bromo, yang dikenal rawan karena medannya curam dan berkelok.

 

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan
Unitomo Dorong Ekonomi Pesisir Kedungpandan lewat Teknologi Hasil Laut
Darurat Sampah di Pulau Mandangin, Pesisir Sampang Perlahan Berubah Jadi Lautan Plastik
Resmikan Jembatan Karang di Rubaru, Dandim Sumenep Bicara Amanah dan Amal Jariah
Gempa NTT Guncang Kemanusiaan, Polresta Sumenep Bergerak: Bantuan Dikirim untuk Saudara Sebangsa
Sambut HUT RI ke-81, Paguyuban Pedagang Jl. Dhoho Ajak Warga Kota Kediri Ramaikan Fun Run “A Late Night Run” Berhadiah Menarik 
Penuh Semangat Kemerdekaan, Bocah 6 Tahun Rela Pipinya Ditempel Stiker Bendera Merah-Putih
Oemar Bakri” Curi Perhatian, SDN Panaongan III Kembali Naik Podium Karnaval HUT RI ke-81

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WIB

Panen Perdana Berhasil, BUM Desa Natakoli dan Kelompok Tani Komitmen Jaga Siklus Keuangan & Ketahanan Pangan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:57 WIB

Darurat Sampah di Pulau Mandangin, Pesisir Sampang Perlahan Berubah Jadi Lautan Plastik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Resmikan Jembatan Karang di Rubaru, Dandim Sumenep Bicara Amanah dan Amal Jariah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Gempa NTT Guncang Kemanusiaan, Polresta Sumenep Bergerak: Bantuan Dikirim untuk Saudara Sebangsa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Paguyuban Pedagang Jl. Dhoho Ajak Warga Kota Kediri Ramaikan Fun Run “A Late Night Run” Berhadiah Menarik 

Berita Terbaru