Ribuan Jamaah Padati Haul Kiai Khotib Paranggan di Sumenep, Wujud Cinta kepada Ulama dan Leluhur

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Peringatan haul Kiai Khotib Paranggan bin Pangeran Katandur berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan di kompleks Makam Buju’ Paranggan, Jalan Raya Gapura RT 001 RW 003, Dusun Buddagan, Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan religius tahunan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah, termasuk para keturunan Buju’ Paranggan serta masyarakat umum. Mereka datang untuk mendoakan dan mengenang keteladanan Kiai Khotib Paranggan, ulama kharismatik yang dikenal sebagai tokoh penyebar Islam dan pelanjut perjuangan Pangeran Katandur.

Sesepuh sekaligus penggagas haul, RKH Kholil Muhammad, dalam tausiyahnya mengajak seluruh keturunan Buju’ Paranggan untuk memperkuat ukhuwah dan menjaga silaturahmi antarkeluarga. Ia juga menekankan agar kegiatan keagamaan semacam ini dijauhkan dari kepentingan kelompok maupun perbedaan pandangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui haul ini, mari kita pererat tali persaudaraan dan jaga kerukunan antar-keturunan. Jangan membawa urusan kelompok lain atau menjelekkan pihak mana pun. Tujuan kita adalah tabarrukan dan menjaga warisan Buju’ Paranggan,” pesan RKH Kholil Muhammad di hadapan jamaah.

Sementara itu, Ketua Panitia Haul, RKH Ali Ridha, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme jamaah yang begitu besar. Menurutnya, sekitar 2.500 jamaah hadir dari berbagai daerah seperti Sukorejo, Jember, hingga Banyuwangi.

 “Kami bersyukur atas semangat para hadirin. Meski masih banyak yang perlu dievaluasi, inilah bentuk perjuangan kita dalam menjaga tradisi dan menghormati leluhur,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan tertib dan lancar, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh para tokoh agama setempat. Haul ini diharapkan menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan penghormatan terhadap perjuangan para ulama terdahulu.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kritik Warga Masalembu Sumenep Kerap Dicurigai Bermuatan Politik, Padahal Lahir dari Realitas Lapangan
PKDI Sumenep Tekankan Peran Strategis PCNU 2026–2031 dalam Menjawab Tantangan Zaman
Konsisten dan Masif Bergerak, BIP Foundation Gelontorkan Bantuan di Lamongan: Masjid Rp1 Miliar, 2 Sapi Kurban, Ambulans, dan Layanan ODGJ
BIP Foundation Gelar Aksi Kemanusiaan di Lamongan: Salurkan Bantuan Besar untuk Yayasan ODGJ 
Turba Perdana ke Bawean Gresik, PWNU Jatim Ziarah Jujuk Tampo dan Dorong Wisata Religi
Ulang Tahun Sekjen Laskar Prabowo 08 Jadi Ajang Penguatan Kebersamaan, Ketum Devi Taurisa Sampaikan Doa Terbaik
Kopwan Potre Koneng Sumenep Hadirkan Sembako Murah dan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
PERMATA Al-Huda 2026, Momen Haru Penganugerahan Mahkota Tahfidz Anak Usia Dini

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:20 WIB

Kritik Warga Masalembu Sumenep Kerap Dicurigai Bermuatan Politik, Padahal Lahir dari Realitas Lapangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:09 WIB

PKDI Sumenep Tekankan Peran Strategis PCNU 2026–2031 dalam Menjawab Tantangan Zaman

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:04 WIB

Konsisten dan Masif Bergerak, BIP Foundation Gelontorkan Bantuan di Lamongan: Masjid Rp1 Miliar, 2 Sapi Kurban, Ambulans, dan Layanan ODGJ

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:51 WIB

BIP Foundation Gelar Aksi Kemanusiaan di Lamongan: Salurkan Bantuan Besar untuk Yayasan ODGJ 

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:18 WIB

Turba Perdana ke Bawean Gresik, PWNU Jatim Ziarah Jujuk Tampo dan Dorong Wisata Religi

Berita Terbaru