Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wajibkan ASN Berbusana Santri Selama Tiga Hari

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan pemerintahan setempat mengenakan pakaian santri, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Nomor 35 Tahun 2025 tentang Memperingati Hari Santri Nasional.

Menurut aturan tersebut, ASN laki-laki wajib mengenakan sarung, atasan baju muslim putih lengan panjang, dan peci hitam. Sementara ASN perempuan memakai baju muslimah putih lengkap dengan kerudung atau jilbab. Pakaian santri ini akan digunakan selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Oktober 2025.

“Sebagai bentuk penghargaan terhadap peran santri dan ulama dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, ASN diwajibkan berpakaian muslim dan muslimah selama tiga hari,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Senin (20/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menekankan bahwa kebijakan ini bukan sekedar simbol formalitas, tetapi langkah afirmatif untuk menegaskan nilai-nilai keagamaan, kejujuran, kesederhanaan, kekompakan, dan pelayanan masyarakat yang melekat pada tradisi santri.

“Hari Santri ini momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meneladani nilai keikhlasan, disiplin, dan semangat kebangsaan yang diwariskan para santri,” tambahnya.

Kebijakan berpakaian santri tidak berlaku bagi aparatur pemerintah yang memiliki tugas teknis operasional, seperti Satpol PP, BPBD, Perhubungan, serta tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, agar pelayanan masyarakat tetap berjalan lancar.

Dalam rangka HSN 2025 yang bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan melaksanakan upacara bendera pada Rabu, 22 Oktober 2025, di halaman Kantor Bupati Sumenep.

“Kami berharap ASN dengan kebijakan berpakaian santri ini dapat menumbuhkan nilai kesederhanaan, keikhlasan, serta semangat perjuangan para santri, sehingga menginspirasi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat,” pungkas Bupati.

Berita Terkait

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112
Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar
Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman
Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar
Ayo Jaga Sumenep Bersama, Karena Sampah yang Kita Buang Menentukan Wajah Daerah Kita
Menata Kota, Menjaga Masa Depan: Di Era Bupati Fauzi, Gerakan Jumat Bersih Terus Mengakar Jadi Budaya ASN Sumenep
Libur Panjang Tak Longgarkan Kesiapsiagaan, Layanan 112 Sumenep Tetap Siaga 24 Jam Demi Keselamatan Warga

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:01 WIB

Siaga 24 Jam untuk Warga, Diskominfo Sumenep Matangkan SOP Layanan Darurat 112

Senin, 1 Juni 2026 - 14:29 WIB

Peternak Ayam Petelur Blitar Bagikan Sejuta Telur Gratis, Soroti Anjloknya Harga Pasar

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

Fasilitas Sepi Bak “Wisata Gaib”, Anggaran Kebersihan Gerbang Wisata Sukapura Probolinggo Sedot Rp400 Juta Lebih

Senin, 1 Juni 2026 - 10:31 WIB

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Serukan Kebangkitan Nilai Pancasila di Tengah Perubahan Zaman

Senin, 1 Juni 2026 - 09:34 WIB

Pesona Lampion Pancasila Memukau, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Jalanan Kota Blitar

Berita Terbaru