POMI dan Pemkab Situbondo Bersinergi: Sulap Limbah Abu Batu Bara Menjadi Nilai Tambah Ekonomi

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok.Foto: Pertemuan Bupati SITUBONDO, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Tim POMI

Dok.Foto: Pertemuan Bupati SITUBONDO, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio) dan Tim POMI

​SITUBONDO — Paradigma lama yang melihat industri sekadar sebagai produsen energi kini mulai ditinggalkan. Di Kabupaten Situbondo, PT Paiton Operation & Maintenance Indonesia (POMI), pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, sedang merintis babak baru melalui sinergi inovatif dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan ekonomi sirkular yang memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan limbah sisa pembakaran batu bara.

​Komitmen ini ditegaskan oleh Presiden Director POMI, Sugiyanto, saat menerima kunjungan kerja Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (Mas Rio), di kompleks PLTU Paiton pada Senin (10/11/25). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah dirintis sejak September, khususnya fokus pada pengelolaan fly ash dan bottom ash (FABA).

​“Hari ini kami menindaklanjuti kesepakatan dengan Pemkab Situbondo, khususnya mengenai pemanfaatan fly ash dan bottom ash hasil pembakaran batu bara,” ujar Sugiyanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Ia menjelaskan bahwa regulasi terbaru dari pemerintah pusat telah mengubah status kedua material tersebut dari kategori Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) menjadi limbah non-B3. Perubahan status ini membuka peluang besar. FABA kini dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat lokal, mulai dari bahan baku paving block, urukan jalan, hingga material konstruksi lainnya.

​“Sekarang statusnya non-B3. Jadi bisa memberi nilai tambah bagi warga Situbondo, bukan sekadar sisa pembakaran,” jelas Sugiyanto, menekankan potensi ekonomi bagi warga sekitar.

​POMI melihat pemanfaatan limbah ini sebagai langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat. Sugiyanto menegaskan filosofi tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang dianut POMI:
1. Masyarakat adalah subyek, bukan obyek.
2. CSR terbaik adalah ketika warga mampu berdiri di atas kakinya sendiri.

​Selain inovasi limbah, kolaborasi POMI dan Pemkab Situbondo mencakup aspek lingkungan dan sosial:
1. ​Revitalisasi Kampung Blekok: Salah satu program nyata adalah dukungan POMI untuk perbaikan fasilitas di Kampung Blekok, kawasan pesisir yang merupakan ikon ekowisata Situbondo sejak 2005. Setelah sempat meredup akibat pandemi, POMI berkomitmen mendukung upaya Pemkab dan warga untuk menghidupkan kembali destinasi edukatif tersebut.
2. ​Dukungan Pendidikan: POMI juga rutin memberikan beasiswa kepada pelajar SMA hingga mahasiswa di Situbondo maupun Probolinggo sebagai bentuk tanggung jawab sosial di sektor pendidikan.

​Sugiyanto memastikan bahwa kerja sama dengan dua daerah operasional ini akan berjalan secara proporsional. “Prinsip kami sederhana: kolaborasi yang berkelanjutan harus memberi manfaat merata bagi semua pihak,” tegasnya.

​Bupati Situbondo, Mas Rio, menyambut baik sinergi ini, menilai langkah POMI selaras dengan visi Pemkab untuk mewujudkan gerakan “Situbondo Naik Kelas”. Gerakan ini fokus pada pembangunan terpadu yang berbasis inovasi, pelestarian lingkungan, dan partisipasi aktif masyarakat.

​“Blueprint-nya sudah kami siapkan. Kami butuh mitra industri seperti POMI agar Situbondo bisa benar-benar naik kelas,” ujar Mas Rio optimis.

​Ia menilai kolaborasi ini membuktikan bahwa kemajuan daerah dapat dicapai tanpa mengorbankan aspek lingkungan. Pemkab Situbondo pun menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh langkah POMI, baik melalui regulasi maupun pendampingan teknis, demi memastikan pengelolaan FABA berjalan produktif, aman, dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga.

​Kerja sama strategis ini diharapkan menjadi model kemitraan bagi industri energi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan hijau yang berkelanjutan. Dengan dukungan POMI, Situbondo berpotensi menjadi salah satu daerah percontohan penerapan ekonomi sirkular di Jawa Timur.

​Kolaborasi ini mengirimkan pesan kuat: bahwa energi sejati bukan hanya yang menggerakkan turbin, melainkan juga yang menumbuhkan kehidupan, memberdayakan masyarakat, dan mengubah sisa produksi menjadi sumber daya baru.

Penulis : HM

Berita Terkait

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah
Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah
Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah
DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati APBD 2027, Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru