TAPUT – Babinsa Koramil 23/Adiankoting Kodim 0210/Tapanuli Utara, Serda Johanes Panjaitan, melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan sumur bor dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Gereja HKI Parsikkaman, Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (14/1/2026).
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan upaya membantu masyarakat yang terdampak bencana alam banjir dan tanah longsor, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Kehadiran fasilitas air bersih ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka menengah bagi warga sekitar yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih pascabencana.
Serda Johanes Panjaitan menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring hingga seluruh pekerjaan rampung. Saat ini, progres pembangunan sumur bor telah mencapai 100 persen dengan kedalaman sekitar 45 hingga 50 meter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sementara untuk pembangunan MCK, progresnya masih sekitar 20 persen. Fasilitas ini nantinya akan dimanfaatkan oleh sekitar 172 jiwa warga di Desa Pagaran Lambung I,” jelasnya.
Ia berharap, setelah selesai dibangun, sumur bor dan MCK tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan air bersih, sekaligus menunjang kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Lebih lanjut, Serda Johanes juga mengimbau warga agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Diharapkan sumur bor dan MCK ini benar-benar memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara,” tandasnya.
Penulis : Dnm







