Dalam Diskusi HPN 2026, Wali Kota Blitar Sampaikan 70 Penghargaan Selama Setahun Kepemimpinan

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 sekaligus refleksi satu tahun Pemerintahan Kota Blitar, digelar Diskusi Terbuka bertajuk “Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Kota Blitar, Antara Harapan, Realita, dan Tantangan 5 Tahun ke Depan” di Museum PETA, Minggu (1/3/2026) malam.

Kegiatan yang dikemas dalam konsep Ngopi Ramadan (Ngobrol Gagasan dan Opini Publik Inklusif) bersama Wali Kota Blitar tersebut dihadiri perwakilan kepala OPD, instansi, awak media, LSM, influencer hingga tokoh masyarakat. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan berbagai masukan serta evaluasi yang disampaikan secara terbuka.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin yang akrab disapa Mas Ibin, menyampaikan apresiasi atas capaian satu tahun kepemimpinannya bersama jajaran perangkat daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih untuk semua OPD dan instansi terkait. Dalam satu tahun pemerintahan ini kita mendapat 70 penghargaan, dan saya mendapat teman-teman OPD yang kapabel dalam tata kelola pemerintahan. Itu menjadi kebanggaan saya sebagai kepala daerah,” ujarnya

kepada awak media seusai kegiatan.
Menurutnya, berbagai penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah serta dukungan masyarakat. Ia menegaskan, capaian itu bukan menjadi titik akhir, melainkan motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan ke depan.

Dalam forum tersebut, sejumlah peserta juga menyoroti tantangan lima tahun ke depan, mulai dari penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas SDM, hingga tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.

Walikota Blitar, menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog publik sebagai bagian dari proses evaluasi dan perumusan kebijakan.

Diskusi terbuka ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penyemangat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Kota Blitar yang berkelanjutan.

“Hampir 80 persen APBD kita dipangkas. Itu sangat berat bagi kami, sehingga banyak layanan yang nantinya terpaksa dikurangi,” tegas Syauqul Muhibbin.

Ia mencontohkan sejumlah program yang terdampak efisiensi anggaran. Pada momen Ramadan tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Blitar rutin memberikan bingkisan bagi para pekerja. Namun, tahun ini program tersebut sementara ditiadakan.

Selain itu, penerima bantuan beras Rastrada juga berkurang hingga separuh dari jumlah sebelumnya. Program yang langsung menyentuh masyarakat, seperti Karya Mas, turut mengalami pengurangan kuota hingga 50 persen.

“Mas Ibin pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat kebijakan penyesuaian anggaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa langkah efisiensi dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi fiskal yang ada, sekaligus memastikan stabilitas keuangan daerah tetap terjaga.

Menurutnya, pemerintah daerah harus mengambil keputusan yang tidak mudah agar program prioritas dan pelayanan dasar tetap berjalan optimal.

“Kami memahami ada harapan masyarakat yang belum bisa kami penuhi tahun ini. Untuk itu kami mohon pengertian. Pemerintah akan tetap berupaya semaksimal mungkin agar pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan, tetap berjalan dengan baik,” ujar Syauqul Muhibbin.

Ia juga memastikan bahwa evaluasi terhadap program-program yang terdampak akan terus dilakukan. Jika kondisi keuangan daerah membaik, Pemkot berkomitmen mengembalikan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat secara bertahap.

Mas Ibin menambahkan, pihaknya akan memperkuat sinergi dengan DPRD, OPD, serta berbagai elemen masyarakat di Kota Blitar guna mencari solusi dan terobosan agar pembangunan tetap berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran.

 

Penulis : Bas

Berita Terkait

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026
Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh
Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang
Motor Karyawan Dispendukcapil Probolinggo Raib di Parkiran MPP, Aksi Pelaku Terekam CCTV
BAZNAS Sumenep Buka Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Ini Syarat dan Jadwalnya
DWP Bakesbangpol Sumenep Gelar Halal Bihalal, Sri Sumarni Dzulkarnain Ajak Organisasi Lebih Aktif dan Solid
Sumenep Bidik Pasar Dunia, Rantai Pasok Perikanan Digenjot Lewat Kemitraan Strategis
DPRD Sumenep dan Pemkab Sinkronkan Arah Kebijakan Lewat Tiga Raperda 2026

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 23:11 WIB

Paripurna DPRD Sumenep Dinamis, Tujuh Fraksi Sampaikan Pandangan atas Tiga Raperda 2026

Rabu, 15 April 2026 - 13:42 WIB

Halal Bihalal DWP Disperkimhub Sumenep Berbalut Semangat Hari Kartini 2026, Sri Sumarni Dzulkarnain Gaungkan Peran Perempuan Tangguh

Rabu, 15 April 2026 - 12:45 WIB

Dispendik Kota Probolinggo Disorot, 100 Paket Pengadaan Barang dan Jasa Diduga Dikuasai Satu Orang

Selasa, 14 April 2026 - 13:24 WIB

Motor Karyawan Dispendukcapil Probolinggo Raib di Parkiran MPP, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Selasa, 14 April 2026 - 12:22 WIB

BAZNAS Sumenep Buka Beasiswa Cendekia 2026 Gelombang 2, Ini Syarat dan Jadwalnya

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB