Laku Keteladanan dari Pamekasan Madura: Abul Yatama, Dermawan Nusantara dan Polisi Religius

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: IPTU Nur Fajri Alim, Ali Zainal Abidin, dan H. Khoirul Umam

Foto: IPTU Nur Fajri Alim, Ali Zainal Abidin, dan H. Khoirul Umam

PAMEKASAN – Di tengah derasnya arus perubahan zaman, ketika banyak orang berlomba mengejar pencapaian pribadi, Madura justru menghadirkan sosok-sosok yang memilih jalan berbeda: menebar manfaat, menghadirkan harapan, dan menjadi cahaya bagi sesama.

Mereka adalah Ali Zainal Abidin, H. Khairul Umam, dan perwira Polri yang kini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sampang, IPTU Nur Fajri Alim. Tiga nama ini tak sekadar dikenal sebagai tokoh sukses, tetapi juga sebagai penggerak kebaikan yang konsisten hadir di tengah masyarakat.

Di berbagai sudut kehidupan sosial Madura, kiprah mereka terasa nyata. Mulai dari aksi sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiganya menjadi simbol bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang seberapa tinggi seseorang berdiri, tetapi seberapa luas dampak yang ia berikan.

Ali Zainal Abidin, “Abul Yatama” yang Hadir untuk Semua

Nama Ali Zainal Abidin sudah tidak asing di telinga masyarakat. Sebagai founder Bani Insan Peduli (BIP), ia dikenal sebagai sosok yang tak lelah menggerakkan aksi sosial lintas elemen.

Melalui BIP, Ali menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat: membantu abang becak, ojek online, pasukan kebersihan, pelaku UMKM, pekerja rentan, hingga anak-anak yatim.

Bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi upaya berkelanjutan yang memberi harapan baru. Dari sinilah ia dijuluki sebagai Abul Yatama (Bapak bagi anak-anak yatim).

Tokoh masyarakat Pamekasan, H. Warid, menilai Ali sebagai figur yang benar-benar hidup bersama masyarakat.

“Ali Zainal Abidin ini bukan hanya aktif secara simbolis, tetapi benar-benar hadir dan menjadi bagian dari masyarakat. Apa yang dilakukan melalui BIP sangat nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

IPTU Nur Fajri Alim, Polisi Religius yang Humanis dan Berprestasi

Di sisi lain, sosok IPTU Nur Fajri Alim menjadi representasi bahwa aparat penegak hukum tidak hanya dituntut tegas, tetapi juga mampu menghadirkan nilai kemanusiaan dan spiritualitas.

Sebagai Kasat Reskrim Polres Sampang, ia dikenal berhasil membawa institusinya semakin cemerlang dengan berbagai capaian dan prestasi. Di bawah kepemimpinannya, penanganan kasus berjalan lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada keadilan.

Namun, kiprah Fajri tidak berhenti di ruang penegakan hukum. Ia juga aktif menggerakkan kegiatan keagamaan melalui Komunitas Songai Barokah, yang rutin menggelar majelis salawat dan kegiatan spiritual lainnya.

Pendekatan ini menjadikannya dekat dengan masyarakat. Ia hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pembimbing, dan teladan.

Sebelum menjabat di Sampang, Fajri juga dikenal sukses saat bertugas sebagai Kanit Tipikor di Pamekasan. Rekam jejaknya menunjukkan konsistensi antara integritas profesional dan kepedulian sosial.

Tak heran jika ia kerap disebut sebagai “Polisi Religius”—sosok yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Ia menjadi inspirasi lintas generasi, terutama bagi kalangan muda, bahwa kekuasaan dan jabatan bukan untuk menjauh dari rakyat, melainkan untuk semakin dekat dan melayani tanpa sekat.
H. Khairul Umam, Dermawan yang Menyentuh Nusantara

Sementara itu, H. Khairul Umam dikenal sebagai pengusaha sukses dengan jiwa sosial yang luar biasa. Kedermawanannya tidak hanya dirasakan di Madura, tetapi juga hingga berbagai daerah di Indonesia.

Ia pernah menyalurkan bantuan hingga ratusan juta rupiah untuk masyarakat di Aceh. Tak hanya itu, kontribusinya dalam pembangunan ribuan rumah bagi kaum fakir miskin menjadi bukti nyata bahwa keberhasilan ekonomi dapat menjadi jalan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi banyak orang.

Bagi Khairul Umam, berbagi bukan sekadar kewajiban, tetapi panggilan hati. Ia menunjukkan bahwa kekayaan sejati bukan pada apa yang dimiliki, tetapi pada apa yang diberikan.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Hampir 3 Bulan Tak Terputus, Sedekah Detikzone.id Terus Menyapa Warga Sumenep yang Membutuhkan Uluran Tangan
Azfa Tour Tepati Janji, Jamaah Nikmati City Tour Madinah ke Percetakan Mushaf Al-Qur’an hingga Jabal Magnet Naik Unta, Besok Bertolak ke Mekkah untuk Jalani 3 Kali Umrah
Hari ke-85 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Kembali Menyala, Kepedulian Tak Padam
Masjid Besar Saadatuddarain Gelar Maulid Nabi, Antusiasme Masyarakat Tetap Tinggi
Anggi Law Office: Maulid Nabi Momentum Abadikan Keimanan dan Teladani Akhlak Rasulullah
Hampir Tiga Bulan Tak Terputus, Hari ke-84 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Sasar Dhuafa Sumenep
Antusiasme Warga Pamekasan Meledak! JJS Toko Emas Central 88 Tembus 11.800 Peserta, Hadiah Umrah Bertambah Jadi 3 Paket
Hampir 3 Bulan Sedekah Tak Terputus di Sumenep:  Hari ke-83 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Sasar Pencari Nafkah Jalanan

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Hampir 3 Bulan Tak Terputus, Sedekah Detikzone.id Terus Menyapa Warga Sumenep yang Membutuhkan Uluran Tangan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Azfa Tour Tepati Janji, Jamaah Nikmati City Tour Madinah ke Percetakan Mushaf Al-Qur’an hingga Jabal Magnet Naik Unta, Besok Bertolak ke Mekkah untuk Jalani 3 Kali Umrah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Hari ke-85 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id di Sumenep Kembali Menyala, Kepedulian Tak Padam

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Masjid Besar Saadatuddarain Gelar Maulid Nabi, Antusiasme Masyarakat Tetap Tinggi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Anggi Law Office: Maulid Nabi Momentum Abadikan Keimanan dan Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terbaru