MADINAH, Detikzone.id — Janji Azfa Tour untuk menghadirkan kenyamanan, kebahagiaan, sekaligus pengalaman berkesan bagi jamaah selama berada di Tanah Suci perlahan dibuktikan. Di tengah rangkaian ibadah di Madinah, jamaah tidak hanya diajak memperbanyak ibadah, tetapi juga menikmati perjalanan penuh makna melalui city tour ke sejumlah destinasi bersejarah.
Salah satu momen yang paling berkesan terjadi saat jamaah mengikuti city tour menuju percetakan Mushaf Al-Qur’an di Madinah. Perjalanan tersebut menjadi kesempatan bagi jamaah untuk melihat lebih dekat salah satu pusat penting dalam produksi dan penyebaran Mushaf Al-Qur’an.
Usai menikmati perjalanan tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Jabal Magnet. Di lokasi ini, jamaah mendapatkan pengalaman berbeda dengan menaiki unta, menghadirkan suasana yang membawa ingatan pada kehidupan masyarakat Arab pada masa Rasulullah SAW.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi para jamaah, pengalaman tersebut bukan sekadar perjalanan menikmati destinasi. Setiap tempat yang dikunjungi menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang diharapkan mampu memperkuat rasa syukur, kecintaan terhadap sejarah Islam, serta kenangan selama berada di Tanah Suci.
Rangkaian city tour itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen Azfa Tour dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada kelancaran perjalanan, tetapi juga menghadirkan kenyamanan dan kebahagiaan bagi jamaah.
Besok Tinggalkan Madinah, Jamaah Menuju Mekkah
Memasuki hari berikutnya, Rabu, rombongan jamaah Azfa Tour dijadwalkan meninggalkan Madinah menuju Kota Mekkah.
Perjalanan akan diawali dengan singgah di Masjid Bir Ali untuk mengambil miqat. Setelah itu, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram untuk menjalankan rangkaian ibadah umrah.
Rombongan yang mengikuti program umrah selama 16 hari tersebut berada di bawah komando Tour Leader Ust. H. Safari dan Ibu Hj. Hasnawati.
Sementara pelayanan dan pendampingan jamaah juga dilakukan oleh Tour Guide Ust. H. Syaifurrahim, seorang hafiz Al-Qur’an.
Ketiganya bersama seluruh tim Azfa Tour terus memberikan pendampingan kepada jamaah dengan penuh kesabaran, keikhlasan, ketelatenan dan keramahan. Pendampingan dilakukan untuk memastikan setiap rangkaian perjalanan maupun ibadah dapat berlangsung aman, tertib dan nyaman.
Tiga Kali Umrah, Jelajahi Jejak Sejarah di Mekkah
Selama sembilan hari berada di Mekkah, jamaah dijadwalkan melaksanakan ibadah umrah sebanyak tiga kali.
Selain ibadah, jamaah juga akan mengikuti city tour ke sejumlah lokasi bersejarah dan destinasi di sekitar Kota Mekkah.
Beberapa lokasi yang masuk dalam rangkaian perjalanan di antaranya Arafah, Muzdalifah, Mina, Jabal Rahmah dan Jabal Tsur, serta sejumlah destinasi lainnya.
Bagi jamaah Azfa Tour, perjalanan tersebut bukan sekadar wisata. Di balik setiap lokasi yang dikunjungi, tersimpan sejarah panjang perjuangan Rasulullah SAW dan perjalanan syiar Islam yang menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Muslim.
Karena itu, setiap perjalanan diupayakan menjadi momentum untuk mengenang sejarah sekaligus memperdalam makna spiritual selama berada di Tanah Suci.
Azfa Tour pun terus berupaya menjaga kualitas pelayanan dengan menempatkan kenyamanan jamaah sebagai bagian penting dari perjalanan ibadah.
Keberangkatan Berikutnya 9 September 2026
Sementara itu, Azfa Tour kembali membuka program umrah 16 hari yang dijadwalkan berangkat pada 9 September 2026.
Pada keberangkatan berikutnya, sebanyak 40 jamaah akan mengikuti perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Rombongan tersebut akan mendapatkan bimbingan langsung dari KH. Nahrawi Syukairi, Pengasuh Pondok Pesantren Matlaul Amien Grujugan, serta KH. Abdul Hamid Dungkek.
Dengan pendampingan para pembimbing dan tim yang berpengalaman, Azfa Tour berkomitmen menghadirkan perjalanan umrah yang aman, nyaman dan penuh makna.
Bagi Azfa Tour, membawa jamaah ke Tanah Suci bukan sekadar mengantarkan mereka menuju tempat-tempat suci. Lebih dari itu, setiap langkah perjalanan diharapkan menjadi pengalaman spiritual yang membahagiakan, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus meninggalkan kenangan mendalam yang akan terus dibawa pulang hingga kembali ke tanah air.







