GRESIK — Delapan pelajar terbaik asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, berhasil menuntaskan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Gresik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Perjalanan mereka hingga dipercaya menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik tidaklah mudah. Tahapan seleksi telah dimulai sejak Mei 2026. Para peserta harus melewati berbagai tahapan tes sebelum dinyatakan lolos dan mengikuti pembinaan serta latihan intensif hingga pelaksanaan upacara pada 17 Agustus 2026.
Bagi kedelapan pelajar tersebut, menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya membawa nama sekolah masing-masing, tetapi juga membawa nama Pulau Bawean di tingkat Kabupaten Gresik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alhamdulillah, seluruh rangkaian tugas telah mereka laksanakan dengan baik. Keberhasilan tersebut tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya sekolah yang memberikan kesempatan dan memfasilitasi para siswa untuk mengikuti proses seleksi.
Empat Siswa SMAN 1 Sangkapura Jadi Kebanggaan
Dari delapan pelajar asal Bawean yang terpilih, empat di antaranya merupakan siswa-siswi SMAN 1 Sangkapura, yakni Rohid Benzema, Sherly Nur Lailia, Miftahul Akbar, dan Andini Arsyilia.

Tim Kesiswaan SMAN 1 Sangkapura, Mutmainnah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga atas pencapaian keempat siswa tersebut.
“Kami mengucapkan selamat dan bangga atas terpilihnya empat siswa-siswi terbaik SMAN 1 Sangkapura sebagai anggota Paskibra Kabupaten Gresik tahun 2026,” ujar Mutmainnah, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan prestasi luar biasa yang membuktikan bahwa keterbatasan jarak dan kondisi geografis Pulau Bawean bukan menjadi penghalang bagi para pelajar untuk mengukir prestasi di tingkat kabupaten..
“Tugas yang diemban bukan sekadar mengibarkan Sang Merah Putih, melainkan juga menjaga kehormatan sekolah dan masyarakat Bawean, khususnya ketika menjalankan tugas upacara bendera di halaman Kantor Bupati Gresik,” tuturnya.
Mutmainnah berharap keberhasilan keempat siswa tersebut dapat menjadi motivasi bagi adik-adik kelas dan seluruh siswa SMAN 1 Sangkapura untuk terus berani bermimpi, berusaha, dan berprestasi.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi adik-adik kelas dan seluruh siswa SMAN 1 Sangkapura untuk terus bermimpi dan berprestasi. Keterbatasan jarak dan geografis bukan alasan untuk berhenti mengejar prestasi,” pungkasnya.
Dukungan Senior hingga Pembina Paskibraka
Keberhasilan para pelajar Bawean tersebut juga tidak terlepas dari dukungan para senior Paskibra Bawean, khususnya angkatan 2025.
Para senior secara konsisten berbagi informasi, pengalaman, serta pengetahuan mengenai Paskibra kepada para juniornya. Pendampingan tersebut menjadi salah satu bekal penting bagi para siswa dalam menghadapi proses seleksi hingga menjalani latihan.
Apresiasi juga patut diberikan kepada para pembina Paskibraka Kabupaten Gresik, khususnya Kesbangpol, yang telah mendidik, membina, dan membimbing para peserta dengan penuh keuletan, kesabaran, dan tanggung jawab.
Tuntas Bertugas, Namun Masih Tertahan di Gresik
Di balik kebanggaan setelah menuntaskan tugas, terselip kisah yang cukup memprihatinkan.
Setelah pelaksanaan upacara 17 Agustus 2026, kedelapan siswa asal Bawean tersebut hingga kini masih berada di Gresik dan belum dapat kembali ke kampung halaman.
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, disertai angin dan gelombang laut yang belum memungkinkan, membuat perjalanan menuju Bawean belum dapat dilakukan secara normal.
Akibatnya, mereka harus memperpanjang masa tinggal di Gresik. Jauh dari keluarga dan kampung halaman, para siswa tersebut juga belum dapat kembali mengikuti aktivitas pembelajaran secara normal di sekolah masing-masing.
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar yang telah menjalankan tugas dengan membawa nama baik Bawean dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di tengah situasi tersebut, doa dan harapan terus dipanjatkan agar kedelapan putra-putri terbaik Bawean diberikan kesehatan, kesabaran, dan kekuatan selama menunggu kondisi cuaca membaik serta transportasi laut kembali normal.
Harapan untuk Wakil Rakyat Dapil Bawean
Masyarakat Bawean juga berharap adanya perhatian dari para wakil rakyat asal Bawean, khususnya anggota DPRD Kabupaten Gresik Daerah Pemilihan (Dapil) Bawean, untuk menyempatkan diri bertemu dan bersilaturahmi secara langsung dengan para Paskibraka Bawean yang masih berada di Gresik.
Kehadiran dan perhatian tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi mereka agar tetap sabar sembari menunggu kondisi cuaca membaik dan transportasi laut menuju Bawean kembali normal.
Silaturahmi sederhana mungkin terlihat kecil, tetapi bagi anak-anak yang sedang jauh dari keluarga dan tanah kelahiran, perhatian tersebut tentu memiliki arti besar.
Mereka telah menjalankan tugas dengan membawa nama Bawean dan Kabupaten Gresik. Kini, harapan mereka sederhana: dapat segera kembali ke Bawean, berkumpul bersama keluarga, serta kembali mengikuti aktivitas pendidikan di sekolah masing-masing.
Berikut delapan pelajar asal Bawean yang menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Gresik dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026:
1. Rohid Benzema — SMAN 1 Sangkapura
2. Miftahul Akbar — SMAN 1 Sangkapura
3. Sherly Nur Lailia — SMAN 1 Sangkapura
4. Andini Arsyilia — SMAN 1 Sangkapura
5. Nouriel Aulia Syaqifah — SMK Muhammadiyah 4 Sangkapura
6. Shahra Fika — MA Miftahul Huda, Kepuh Teluk, Tambak
7. Ahmad Irfan Maulana — SMA Islamiyah Bawean, Tambak
8. Ahmad Farhan Setia Pratama — MA Mambaul Falah, Tambak
Kedelapan nama tersebut kini menjadi bagian dari cerita kebanggaan Bawean dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Perjalanan mereka menjadi pengalaman berharga sekaligus inspirasi bagi pelajar Bawean lainnya untuk terus berprestasi, berani bermimpi, dan membawa nama baik Bawean di berbagai kesempatan.
“Selamat dan terima kasih, putra-putri terbaik Bawean. Tugas telah ditunaikan dengan penuh kebanggaan. Kini, semoga segera ada kabar baik agar kalian dapat kembali ke tanah kelahiran dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga”







