Jemput Bola Lindungi Paru-Paru, Dinkes Probolinggo dan STPI ‘Sisir’ TBC Lewat Mobile X-Ray

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO — Upaya memutus mata rantai penularan Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Probolinggo terus digenjot secara agresif. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo menggandeng UPT Puskesmas Bantaran dan Stop TB Partnership Indonesia (STPI) untuk menggelar aksi Active Case Finding (ACF) menggunakan layanan Mobile X-Ray, Kamis (20/8/2026).

Langkah taktis ini menyasar 200 warga di wilayah kerja UPT Puskesmas Bantaran yang dinilai memiliki faktor risiko tinggi. Alih-alih menunggu pasien datang dalam kondisi parah, petugas memilih strategi “jemput bola” guna mendeteksi kondisi paru-paru masyarakat sejak dini.”ACF ini adalah cara kami bergerak aktif. Kehadiran Mobile X-Ray memotong jalur birokrasi pemeriksaan, membuat warga lebih mudah memeriksakan diri. Jika ada indikasi TBC, penanganan bisa langsung kami eksekusi,” ujar Kepala Puskesmas Bantaran, Radityo Utomo.

Radityo menjelaskan bahwa rontgen keliling ini bertindak sebagai benteng skrining awal. Warga yang hasil rontgennya menunjukkan indikasi klinis tidak akan dilepas begitu saja, melainkan langsung dirujuk ke jejaring pelayanan TBC di fasilitas kesehatan terdekat untuk diagnosis definitif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan tidak boleh mandek di tenda skrining. Semua yang bergejala akan kami kawal hingga mendapat prosedur penanganan yang tepat,” tegasnya.

Urgensi deteksi aktif ini bukan tanpa alasan. Satu kasus TBC yang tidak terdeteksi berpotensi menjadi sumber penularan masif di lingkungan keluarga dan tetangga. Oleh karena itu, selain pemeriksaan fisik, posko kesehatan keliling ini juga difungsikan sebagai ruang edukasi interaktif. Petugas secara intensif membagikan informasi mengenai gejala, cara penularan, hingga pentingnya kepatuhan minum obat.

“Masyarakat harus paham bahwa TBC bukan kutukan; penyakit ini bisa dicegah dan disembuhkan total. Kuncinya hanya dua: temukan lebih awal, lalu obati sampai tuntas sesuai petunjuk medis,” tambah Radityo.

Keberhasilan eliminasi TBC di Bantaran, menurut Radityo, sepenuhnya berada di tangan kepedulian warga sendiri.

Ia meminta masyarakat membuang jauh-jauh rasa takut atau stigma negatif terhadap pemeriksaan TBC. Bersama dukungan penuh Dinkes Probolinggo dan STPI, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan wilayah bebas TBC.”Harapan besar kami adalah memutus rantai penularan ini dari hulu. Ayo cek TBC. Deteksi dini, obati sampai sembuh!” pungkasnya optimistis.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Gebrakan Nakes Berprestasi: Sumiyati Resmi Pimpin Sukokerto, Langsung Bentuk Tim HEBAT
Bupati Sumenep Bawa Aspirasi Warga Kepulauan ke Kemenhub, Kelancaran Penyeberangan Jadi Prioritas
Tumbangkan Dua Tim RS dr. Kariadi Semarang dan Hospital FC Sidoarjo, Futsal RSUD Sumenep Raih Juara 3 Surabaya Health Test Boyo Cup 2026
Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD
Pawai Anak Pragaan Bikin Suasana Kemerdekaan Makin Meriah, Camat: Ini Investasi Nasionalisme
Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:34 WIB

Jemput Bola Lindungi Paru-Paru, Dinkes Probolinggo dan STPI ‘Sisir’ TBC Lewat Mobile X-Ray

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:19 WIB

Gebrakan Nakes Berprestasi: Sumiyati Resmi Pimpin Sukokerto, Langsung Bentuk Tim HEBAT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Bupati Sumenep Bawa Aspirasi Warga Kepulauan ke Kemenhub, Kelancaran Penyeberangan Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:25 WIB

Tumbangkan Dua Tim RS dr. Kariadi Semarang dan Hospital FC Sidoarjo, Futsal RSUD Sumenep Raih Juara 3 Surabaya Health Test Boyo Cup 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD

Berita Terbaru