Haji HER Pamekasan Pahlawan Ekonomi Rakyat Madura

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan petani tembakau, ulama, dan masyarakat Madura memadati gudang induk Bawang Mas Group di Desa Blumbungan, Pamekasan, dalam acara penyambutan Haji HER yang berlangsung meriah disertai istighatsah dan doa bersama.

Ribuan petani tembakau, ulama, dan masyarakat Madura memadati gudang induk Bawang Mas Group di Desa Blumbungan, Pamekasan, dalam acara penyambutan Haji HER yang berlangsung meriah disertai istighatsah dan doa bersama.

PAMEKASAN, Minggu, 12/4/2026 – Suasana gudang induk Bawang Mas Group, Desa Blumbungan, berubah menjadi lautan manusia. Ribuan petani tembakau, warga, hingga tokoh agama tumpah ruah menyambut kepulangan H. Khoirul Umam atau Haji HER, sosok pengusaha yang oleh pendukungnya dijuluki “Pahlawan Petani Tembakau”.

Sejak pagi hari, arus massa terus berdatangan tanpa henti. Jalan menuju lokasi dipadati warga dari berbagai daerah di Pamekasan dan sekitarnya. Suasana penuh antusiasme itu mencerminkan kuatnya ikatan emosional antara Haji HER dan masyarakat akar rumput, khususnya para petani tembakau.

Kepulangan Haji HER menjadi perhatian besar publik setelah sebelumnya ia memenuhi undangan klarifikasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indonesia pada 9 April 2026. Meski sempat menjadi sorotan, momen kembalinya ia ke Madura justru berubah menjadi ajang konsolidasi dukungan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak sekadar penyambutan, acara tersebut juga dirangkai dengan istighatsah dan doa bersama. Ribuan warga larut dalam suasana religius, memanjatkan doa keselamatan dan keberkahan untuk daerah serta tokoh yang mereka dukung.

Sejumlah ulama terkemuka turut hadir, di antaranya KH. Hakam Masduki, KH. Fahrurrozi Musyaffa, dan KH. Afifuddin Toha, yang memimpin langsung doa bersama di tengah lautan jamaah.

Suasana khidmat bercampur haru mewarnai jalannya acara. Di antara lantunan doa dan isak harapan, terlihat jelas bagaimana petani, ulama, dan masyarakat menyatu dalam satu barisan dukungan.

Dalam sambutannya, Haji HER menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan besar yang diberikan masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap berada di tengah rakyat, khususnya petani tembakau yang selama ini menjadi bagian penting dari perjalanan sosial dan ekonominya.

Ia juga menyinggung dinamika yang tengah dihadapinya, namun menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi kekuatan moral untuk terus melangkah.

“Tujuan saya sederhana, bagaimana Madura bisa sejahtera. Anak-anak sekolah, rumah layak, dan ekonomi rakyat bergerak,” demikian pesan yang sebelumnya ia sampaikan dalam berbagai kesempatan.

Di sisi lain, gerakan yang ia bangun sejak 2022 bersama sejumlah kiai dan pengusaha pesantren disebut telah memberi dampak ekonomi signifikan. Program pembelian langsung tembakau dari petani yang melibatkan ratusan pesantren diklaim mampu menstabilkan harga dan menggerakkan ekonomi lokal.

Dari total awal 60 ton tembakau, perputaran dana disebut telah berkembang hingga miliaran rupiah dan kembali dialokasikan untuk pendidikan serta pemberdayaan masyarakat.

Di tengah dinamika yang menyertainya, Haji HER kini berdiri sebagai figur yang oleh pendukungnya dipandang bukan sekadar pengusaha, melainkan simbol harapan ekonomi rakyat Madura—di saat petani, ulama, dan masyarakat memilih untuk tetap berada dalam satu barisan yang sama.

Berita Terkait

Cari Tempat Nongkrong di Sumenep? M Cafe Hadir dengan Nuansa Estetik yang Bikin Pengunjung Betah
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Dari ASN hingga Pimpinan Perusahaan, Arinna Resto Jadi Magnet Kuliner Sumenep dari Siang sampai Malam
Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat
Panen 5.400 Semangka Golden di Lapas Pamekasan, Program Ayunda Sejahtera Dorong Warga Binaan Mandiri
Jeritan Petani Bawang Merah Probolinggo Tercekik Plasi 35 Persen, DKUPP dan Diperta Malah Saling Lempar?
Hadiri JJS Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan, Haji Her Borong 2 Kg Emas dan Kenang Jasa Bang Ali dalam Perjalanan Suksesnya
Haji Her dan Haji Ali Zainal Abidin Gratiskan UMKM untuk Ribuan Peserta JJS di Soft Opening Central 88 Gold and Jewellery Pamekasan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Cari Tempat Nongkrong di Sumenep? M Cafe Hadir dengan Nuansa Estetik yang Bikin Pengunjung Betah

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Dari ASN hingga Pimpinan Perusahaan, Arinna Resto Jadi Magnet Kuliner Sumenep dari Siang sampai Malam

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ratusan Karyawan CV Ayunda Pamekasan Kantongi BLT DBHCHT Rp600 Ribu, H. Bambang: Semoga Berkah dan Bermanfaat

Selasa, 15 September 2026 - 12:09 WIB

Panen 5.400 Semangka Golden di Lapas Pamekasan, Program Ayunda Sejahtera Dorong Warga Binaan Mandiri

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB