Media Detikzone Turun ke Jalan, Tebar Santunan untuk Abang Becak, Pemulung, dan Pedagang Kecil di Sumenep

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi sosial Detikzone turun ke jalan menyalurkan santunan kepada warga kecil yang sedang beraktivitas mencari nafkah.

Aksi sosial Detikzone turun ke jalan menyalurkan santunan kepada warga kecil yang sedang beraktivitas mencari nafkah.

SUMENEP  – Di tengah kerasnya realitas ekonomi masyarakat kecil yang kian menghimpit, Detikzone kembali menegaskan keberpihakannya melalui aksi kemanusiaan bertajuk Jumat Berkah yang digelar pada Jumat, 17 April 2026.

Kegiatan ini menyasar para abang becak, pemulung, hingga penjual gorengan, mereka yang setiap hari berjuang keras di jalanan Kota Sumenep demi menghidupi keluarga di tengah tekanan hidup yang tidak ringan.

Suasana haru mewarnai jalannya kegiatan. Di sejumlah titik aktivitas, tim Detikzone mendatangi langsung para penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanpa banyak kata, santunan diserahkan di tengah rutinitas mereka bekerja. Sejenak, waktu seolah berhenti, rasa lelah berganti menjadi haru dan syukur yang sulit disembunyikan.

Bagi para penerima, perhatian ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan bentuk pengakuan atas perjuangan hidup yang selama ini jarang tersorot.

Di balik tawa kecil yang muncul, tersimpan beban hidup yang panjang, namun pada hari itu, semuanya seolah sedikit terangkat oleh hadirnya kepedulian yang nyata.

Lebih dari sekadar kegiatan berbagi, Jumat Berkah menjadi simbol bahwa media dapat hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari denyut nadi kehidupan sosial masyarakat kecil.

Detikzone menegaskan bahwa keberpihakan terhadap kelompok rentan adalah tanggung jawab moral yang harus terus dijaga dan diperjuangkan.

Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari rangkaian aksi sosial sebelumnya yang digelar bersama Takmir Masjid Mujahidin. Dalam program tersebut, sebanyak 150 penerima manfaat mulai dari anak yatim, dhuafa, marbot, muadzin, hingga penggali kubur telah menerima santunan berupa beras, uang tunai, dan sarung.

Bahkan, tim Detikzone juga turun langsung ke lapangan menyambangi warga dhuafa yang tidak terdata atau memiliki keterbatasan untuk hadir, memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan.

Baca Juga : 150 Anak Yatim, Dhuafa hingga Penggali Kubur Dihadirkan Detikzone di Santunan Akbar, Masjid Mujahidin Pasongsongan Sumenep Jadi Pusat Kebaikan ala Jogokariyan

Gerakan ini sekaligus menegaskan bahwa masjid tidak boleh berhenti sebagai ruang ibadah semata, melainkan harus bertransformasi menjadi pusat pergerakan sosial dan kemanusiaan yang hidup, aktif, dan menyentuh langsung kebutuhan umat.

Pimpinan Redaksi Detikzone.id, Igusty Madani, menegaskan bahwa setiap gerakan sosial yang dilakukan merupakan bentuk amanah dan kepedulian bersama yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Setiap langkah ini adalah bentuk tanggung jawab moral. Kita hanya perantara, tetapi harapannya manfaatnya benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kekuatan gerakan sosial bukan terletak pada besarnya lembaga, melainkan pada ketulusan, konsistensi, dan kepedulian yang terus dirawat bersama.

Berita Terkait

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan
Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS
Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis
Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026
Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid
Usai Resepsi di Banyuwangi, Bos Ayunda H. Bambang Budianto dan CEO Dian Gorden Gelar Unduh Mantu di Pamekasan, Ribuan Tamu Hadir
Polemik Soto Mantenan Kediri Memanas: LSM RATU Desak Pemkot Usut Tuntas Perizinan Bangunan
PC DMI, MUI Sangkapura, dan LTMNU Bawean Gelar Turba, Perkuat Pengelolaan Masjid

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Jadi Perhatian Nasional, Cak Fauzi Bicara Budaya dan Persatuan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:34 WIB

Respon Isu Sosial, Yakuza Maneges Jember Siapkan Program Donor Darah dan Pengawasan TPKS

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Yuk, Buruan Belanja di Toko Emas Central 88 Pamekasan, Investasi Dunia Akhirat! Membeli = Berbagi, Berpeluang Raih Paket Umrah Gratis

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Tak Ingin Budaya Madura Tinggal Cerita, ALiansi Jurnalis Pamekasan-DKP dan KNPI Gelar Pekan Kebudayaan 25–31 Oktober 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tak Hanya Santuni Penghafal Al-Qur’an, Santri Anak Yatim dan Santri Disabilitas, Bang Ali Bawa Misi Kepedulian untuk 3.000 Santri Pamekasan, Rencanakan Gedung Ainun Umar dan Masjid

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB