Dominasi Satu Penyedia dalam 58 Paket Mamin Dinas PUPR Jadi Sorotan, Kadis Sebut: Sudah Sesuai Prosedur

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO– Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo tengah menjadi sorotan publik.

Pasalnya, puluhan paket belanja makanan dan minuman (mamin) untuk tahun anggaran 2025 diduga dikuasai oleh satu penyedia.

Berdasarkan data yang dihimpun dari sistem jaring informasi Inaproc, tercatat sebanyak 58 paket belanja mamin rapat dialokasikan kepada satu penyedia. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 197.680.000 yang bersumber dari APBD Tahun 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memicu pertanyaan terkait prinsip keadilan dan pemerataan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fokusnya pengadaan pada satu penyedia dinilai kontradiktif dengan upaya pemerintah dalam mendistribusikan kue ekonomi secara merata kepada pelaku usaha lokal.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo,Setyorini sayekti menepis adanya kejanggalan dalam proses pengadaan tersebut. Menurutnya, seluruh proses telah dilakukan melalui mekanisme e-purchasing pada sistem Inaproc V6 (E-Katalog).

 

“Setiap ada kegiatan, Pejabat Pengadaan dari fungsional PBJ akan membuka etalase sistem dan melakukan pemesanan kepada penyedia yang sudah tayang. Di sana terjadi proses tawar-menawar secara sistem,” ujar Kadis PU saat dikonfirmasi, Sabtu (25/4/2026).

 

Ia menegaskan bahwa penyedia yang muncul di etalase dipastikan telah memenuhi syarat perizinan dasar dan KBLI yang sesuai karena telah melalui penyaringan ketat di aplikasi SIKAP (Sistem Informasi Kinerja Penyedia).

 

“Justru dengan Inaproc ini adalah salah satu metode pengadaan yang berintegritas. Tidak ada yang janggal, bahkan ini juga sudah diaudit oleh pihak BPK,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Kadis PU menyarankan agar pihak media mempelajari lebih dalam mengenai regulasi pengadaan barang dan jasa, termasuk Peraturan Presiden (Perpres) terkait, agar dapat memberikan penilaian yang objektif.

 

“Saran saya, pelajari Inaproc dan baca Perpres PBJ agar bisa berasumsi secara objektif sesuai regulasi yang berlaku,” pungkasnya.

Meski dalam metode E-purchasing atau Pengadaan Langsung tidak ada batasan kaku mengenai jumlah paket yang boleh diambil oleh satu penyedia selama memenuhi kualifikasi, namun praktik “monopoli” secara etika pengadaan dianggap mencederai prinsip persaingan usaha yang sehat.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Tingkatkan Keselamatan Wisatawan Bromo, Wabup Probolinggo Resmikan Rest Area Bromo Safety Initiative
Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding
Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep
Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga
Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata
Mbak Wali Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak di Haflah Tasyakur Akhirussanah Lembaga Pendidikan Yayasan Ponpes Al Amien 
Bumdes Kebunagung Sumenep Panen Telur, Polisi Hadir Dorong Kemandirian Pangan
Jejak Digital ASN Diskominfo Sumenep Berbuah Penghargaan Nasional, Gunawan Sujana Raih Juara 3 Kategori ASN Ajak ASN di HUT BKN

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tingkatkan Keselamatan Wisatawan Bromo, Wabup Probolinggo Resmikan Rest Area Bromo Safety Initiative

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:56 WIB

Suhu Dingin Tak Biasa Selimuti Kediri Raya, BPBD Minta Warga Waspada Fenomena Bediding

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:25 WIB

Api Perjuangan Bung Karno Menyala di Madura, 113 Peserta Berebut Piala Bupati Sumenep

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:14 WIB

Taufiq Hidayat Menang Telak di Pilkades PAW Sumberanyar Situbondo, Raih Suara Tertinggi dan Kantongi Amanah Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:46 WIB

Dari Ruang Pelatihan ke Ruang Pelayanan, ASN Probolinggo Didorong Buktikan Kinerja Nyata

Berita Terbaru