Kisah Aipda Purnomo: Dari Penjual Soto hingga Polisi Dermawan, Menebus Masa Lalu dengan Kemanusiaan

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA – Di balik seragam polisi yang dikenakannya, Aipda Purnomo menyimpan kisah hidup penuh perjuangan dan luka masa lalu. Sosok yang kini dikenal sebagai “Polisi Belajar Baik” itu menjadikan pengabdiannya kepada masyarakat sebagai bentuk penebusan atas masa-masa sulit yang pernah ia jalani.

Lulusan Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) ini kini dikenal luas karena dedikasinya merawat ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta warga telantar. Momen kelulusannya di Dyandra Convention Center Surabaya, Minggu (26/4/2026), menjadi simbol perjalanan panjang yang tidak mudah.

Purnomo mengenang masa kecilnya dengan penuh haru. Ia tumbuh dalam kondisi ekonomi yang sulit, bahkan keluarganya terlilit utang. Sejak kecil, ia sudah terbiasa membantu ibunya berjualan kopi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum berangkat sekolah saya harus bantu ibu, pulang sekolah juga lanjut cuci piring di warung. Sementara teman-teman bisa bermain,” kenangnya.

Rasa sedih bukan hanya karena kelelahan, tetapi juga karena melihat orang tuanya berjuang di tengah himpitan ekonomi. Dari situlah muncul tekad dalam dirinya: suatu saat ia ingin membantu orang lain agar tidak mengalami penderitaan serupa.

Menjadi polisi bukanlah cita-cita awal Purnomo. Ia pernah bercita-cita menjadi seorang kiai. Namun jalan hidup membawanya merantau ke Surabaya dan bekerja sebagai penjual soto pada tahun 1999 hingga 2000.

“Saya jualan soto sekitar satu setengah tahun. Setiap minggu pulang hanya bisa kasih uang Rp20 ribu sampai Rp40 ribu ke ibu,” ujarnya.

Perubahan besar terjadi ketika ia mendapat informasi pendaftaran polisi dari keluarganya. Dengan penuh keyakinan dan doa, Purnomo mengikuti seleksi. Di situlah ia membuat janji dalam hati: jika diterima, ia akan menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu sesama.

Janji itu benar-benar ia pegang. Hingga kini, ia dikenal sebagai polisi yang aktif dalam kegiatan sosial, termasuk merawat ODGJ dan membantu masyarakat marginal melalui yayasan yang ia dirikan.

Di usia 40 tahun, Purnomo mulai mempersiapkan masa depan yang lebih fokus pada ibadah dan kemanusiaan. Ia berencana membangun masjid serta tempat penampungan yang layak bagi ODGJ, anak jalanan, dan warga telantar.

“Allah sudah cukupkan hidup saya. Sekarang saatnya lebih fokus ibadah dan bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya.

Kisah hidup Aipda Purnomo menjadi bukti bahwa masa lalu yang penuh keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang berarti. Ia menjadikan pengalaman pahit sebagai bahan bakar untuk terus berbagi dan memastikan tak ada lagi orang yang merasakan kesulitan seperti yang pernah ia alami.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Serap Aspirasi 14 Kepala Desa dan Tomas Saronggi
Warga Kesulitan Air, Polsek Sapudi Polresta Sumenep Salurkan Bantuan untuk 440 KK
Satlantas Polresta Sumenep Gelar Jumat Berkah Bersama Ojol, Perkuat Sinergi dan Budaya Tertib Berlalu Lintas
Polantas Menyapa di Kalianget, Satlantas Polresta Sumenep Ingatkan Pengemudi Bentor soal Aturan
Tak Pernah Lelah Turun Lapangan, Dandim Sumenep Pastikan Dua Jembatan Bakti TNI AD di Gapura Terus Dikebut
Dandim Sumenep Turun Langsung Pantau Progres Bakti TNI AD
Dandim Sumenep Pastikan Pembangunan Sekolah, Jembatan dan RTLH Sesuai Kebutuhan Warga
Perkuat Penegakan Hukum, Kapolresta Tuban Dorong Satreskrim Bekerja Cepat, Cermat dan Berintegritas

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:29 WIB

Sambung Roso, Kapolresta Sumenep Serap Aspirasi 14 Kepala Desa dan Tomas Saronggi

Jumat, 11 September 2026 - 15:05 WIB

Warga Kesulitan Air, Polsek Sapudi Polresta Sumenep Salurkan Bantuan untuk 440 KK

Jumat, 11 September 2026 - 11:48 WIB

Satlantas Polresta Sumenep Gelar Jumat Berkah Bersama Ojol, Perkuat Sinergi dan Budaya Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 9 September 2026 - 09:04 WIB

Polantas Menyapa di Kalianget, Satlantas Polresta Sumenep Ingatkan Pengemudi Bentor soal Aturan

Senin, 7 September 2026 - 16:32 WIB

Tak Pernah Lelah Turun Lapangan, Dandim Sumenep Pastikan Dua Jembatan Bakti TNI AD di Gapura Terus Dikebut

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB