SUMENEP – Semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026 dimaknai secara berbeda oleh SDN Pasongsongan 1. Melalui Komunitas Belajar (Kombel), sekolah tersebut menggelar workshop Pembelajaran Sosial Emosional atau *Social Emotional Learning* (SEL) pada Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini dipimpin langsung oleh Kepala SDN Pasongsongan 1, Mariyatul Qiptiya, sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Mariyatul Qiptiya menegaskan bahwa kebangkitan bangsa harus dimulai dari kebangkitan karakter dan kesehatan mental generasi muda melalui penerapan pembelajaran sosial emosional di sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membentuk karakter, empati, dan kemampuan anak mengelola emosinya,” ujarnya.
Pada workshop tersebut, para guru mendapatkan penguatan terkait lima kompetensi utama SEL, yaitu kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
Melalui diskusi interaktif, para pendidik juga bersama-sama merumuskan strategi integrasi SEL ke dalam proses pembelajaran dan modul ajar di kelas.
Suasana workshop berlangsung hangat dan aktif. Para guru tampak antusias menyampaikan pengalaman sekaligus tantangan dalam membangun iklim belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi siswa.
Dengan adanya kegiatan ini, SDN Pasongsongan 1 berharap budaya pembelajaran sosial emosional dapat semakin kuat diterapkan dalam keseharian sekolah guna mendukung terwujudnya Profil Pelajar Pancasila yang berkarakter, peduli, dan berdaya saing.
Penulis : Redaksi







