Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Jadikan Harkitnas sebagai Momentum Kebangkitan Ekonomi, Persatuan, dan Transformasi Daerah

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Foto : Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

SUMENEP, Rabu, 20/5/2026 — Suasana peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 di Kabupaten Sumenep berlangsung penuh semangat kebangsaan. Momentum bersejarah ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga dijadikan refleksi mendalam untuk memperkuat persatuan, meningkatkan daya saing, serta mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di tengah tantangan zaman.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo,  menegaskan bahwa Harkitnas harus dimaknai lebih dari sekadar peringatan historis. Menurutnya, semangat kebangkitan yang diwariskan para pendiri bangsa harus dihidupkan kembali dalam bentuk kerja nyata, terutama oleh generasi muda sebagai motor penggerak perubahan.

“Momentum Harkitnas ini harus kita jadikan titik tolak untuk bangkit bersama. Tidak hanya bangkit dalam semangat persatuan, tetapi juga dalam ekonomi, pendidikan, dan inovasi daerah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah. Pemerintah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga generasi muda diminta untuk bersatu dalam satu visi besar: menjadikan Sumenep lebih maju, mandiri, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti peran generasi muda di era digital yang dinilai sangat strategis.

Menurutnya, anak muda Sumenep harus mampu menjadi pelopor inovasi, bukan sekadar penonton perubahan global yang begitu cepat.

“Anak muda hari ini adalah penentu arah masa depan daerah. Jadilah pelaku perubahan, bukan hanya penikmat perubahan,” ujarnya dengan nada penuh penekanan.

Peringatan Harkitnas 2026 di Sumenep juga diisi dengan berbagai kegiatan kebangsaan, mulai dari upacara bendera, pembacaan sejarah kebangkitan nasional, hingga ajakan untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

 

Penulis : Red

Berita Terkait

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD
Pawai Anak Pragaan Bikin Suasana Kemerdekaan Makin Meriah, Camat: Ini Investasi Nasionalisme
Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”
Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah
Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?
Ketika Kepedulian Tumbuh dari Uang Jajan: Siswa Kelas VI SDN Panaongan III Sumenep Belikan Tas dan Sepatu untuk Temannya
Bupati Sumenep: Busana Adat Nusantara Jadi Simbol Kebinekaan, Persatuan Tak Boleh Retak

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:36 WIB

Transfer Pusat Tergerus Rp212,7 Miliar, Inilah Jawaban Pemkab Sumenep di Paripurna DPRD

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Anggaran Air Galon Dispendukcapil Probolinggo Capai Puluhan Juta, Publik Heran: “Itu Minum Apa Mandi?”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI, Bupati Sumenep Ajak Warga Perkuat Gotong Royong

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Pemkab Sumenep dan UWG Malang Buka Kolaborasi Strategis, Fokus Perkuat SDM dan Potensi Daerah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Taman Prameswati Mirip Nama Wali Kota Kediri: Inisiasi Edukatif atau Preseden Politisasi APBD?

Berita Terbaru