SUMENEP, Rabu, 20/5/2026 — Suasana peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 di Kabupaten Sumenep berlangsung penuh semangat kebangsaan. Momentum bersejarah ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga dijadikan refleksi mendalam untuk memperkuat persatuan, meningkatkan daya saing, serta mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di tengah tantangan zaman.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa Harkitnas harus dimaknai lebih dari sekadar peringatan historis. Menurutnya, semangat kebangkitan yang diwariskan para pendiri bangsa harus dihidupkan kembali dalam bentuk kerja nyata, terutama oleh generasi muda sebagai motor penggerak perubahan.
“Momentum Harkitnas ini harus kita jadikan titik tolak untuk bangkit bersama. Tidak hanya bangkit dalam semangat persatuan, tetapi juga dalam ekonomi, pendidikan, dan inovasi daerah,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun daerah. Pemerintah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga generasi muda diminta untuk bersatu dalam satu visi besar: menjadikan Sumenep lebih maju, mandiri, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti peran generasi muda di era digital yang dinilai sangat strategis.
Menurutnya, anak muda Sumenep harus mampu menjadi pelopor inovasi, bukan sekadar penonton perubahan global yang begitu cepat.
“Anak muda hari ini adalah penentu arah masa depan daerah. Jadilah pelaku perubahan, bukan hanya penikmat perubahan,” ujarnya dengan nada penuh penekanan.
Peringatan Harkitnas 2026 di Sumenep juga diisi dengan berbagai kegiatan kebangsaan, mulai dari upacara bendera, pembacaan sejarah kebangkitan nasional, hingga ajakan untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Penulis : Red








