PPDB Memanas ! Orangtua Bawa Pengacara ke Diknas Tuding Ada Kecurangan

Minggu, 28 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi kembali memicu konflik horizontal. Kali ini, ketidakpuasan warga tidak lagi disampaikan lewat sekadar spanduk protes atau demonstrasi, melainkan melalui jalur hukum formal, sejak hari pertama pengumuman.

Kemarin siang, Kantor Dinas Pendidikan kedatangan tamu tak biasa, Usman (43 ) seorang warga Dusun Glintang, Kelurahan Bojongbata, kecamatan Pemalang,datang didampingi tim advokat profesional.

Mereka membawa map tebal berisi bukti-bukti dugaan *Penumpang gelap* dalam KK di lingkungan sekitar SMP Negeri 3 Pemalang, Usman menemui kejanggalan dalam proses seleksi, sehingga anaknya tak lolos seleksi di SMP Negeri 3 Pemalang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ambara Keadilan, Julio Belnanda Harianja S.H dirinya mendatangi kantor Dinas Pendidikan Pemalang dan olahraga Pemalang pada Jum’at (26/6 ) lalu.

Julio Belnanda Harianja mengungkapkan, dirinya datang bersama korban ke Dindikpora untuk meminta transparansi pelaksanaan seleksi SPMB yang dicurigai terdapat kecurangan dalam proses administrasi.

“Korban telah mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan dalam SPMB melalui Jalur Afirmasi maupun Jalur Domisili,” ungkap Julio

Dirinya menambahkan,Pada Jalur Afirmasi, seluruh dokumen persyaratan telah diunggah sesuai ketentuan, namun status pendaftaran dinyatakan ditolak tanpa penjelasan yang memadai mengenai hasil verifikasi administrasi maupun alasan penolakan.

Selanjutnya, pada Jalur Domisili, sistem sempat menampilkan posisi anak korban pada kisaran peringkat 15, kemudian berubah menjadi sekitar peringkat 84, selanjutnya sekitar peringkat 129, hingga akhirnya dinyatakan tidak diterima.

”Perubahan tersebut terjadi dalam waktu yang relatif singkat tanpa adanya penjelasan mengenai mekanisme pemeringkatan maupun dasar perubahan tersebut,” Tambah Julio

Julio menegaskan, hingga saat ini pihaknya tidak menyimpulkan telah terjadi pelanggaran hukum atau manipulasi. Namun, fakta-fakta itu menimbulkan pertanyaan yang sah dan patut dijawab secara terbuka oleh penyelenggara SPMB.

Sementara itu, Usman orangtua tua calon siswa,Saat dikonfirmasi mengungkapkan kekecewaannya dengan sistem Zonasi yang ada,

“Kami mendaftarkan anak lewat jalur zonasi dengan melampirkan Kartu keluarga, sedangkan ada siswa yang mendaftar hanya menggunakan surat domisili malah diterima,Padahal dalam aturan Regulasi surat keterangan domisili dari kelurahan tidak berlaku ada aturan di Permendikbud dan Perbup Pemalang,” ungkap Usman.

Kasus ini diprediksi menjadi bola salju. Jika gugatan ini dikabulkan di pengadilan, maka legitimasi hasil PPDB zonasi tahun ini terancam cacat hukum,Fenomena ini menunjukkan tingkat ketidakpercayaan publik yang sangat tinggi terhadap sistem seleksi sekolah negeri saat ini *( Ragil)*

Berita Terkait

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas
Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris
Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian
Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan
Bos CV Ayunda Menikahi Dian Mariana di Banyuwangi, Ribuan Tamu Dikejutkan Hadiah Umrah, 10 Oktober Resepsi Berlanjut di Pamekasan
Dugaan Kelalaian Medis di RSUD Waluyo Jati Kraksaan: Kuasa Hukum Soroti ‘Misteri’ 33 Jam Tanpa Visite Dokter Spesialis
SELESAI, TUNAI, TUNTAS

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Upaya Penyelundupan Handphone oleh Pengunjung Rutan Kelas 1 Jakpus Berhasil Digagalkan Petugas

Selasa, 29 September 2026 - 18:08 WIB

Desak Transparasi RAT Puluhan Anggota Koperasi UKP DLH Pemalang Gandeng Pengacara 

Selasa, 29 September 2026 - 17:09 WIB

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok Menuai Penolakan Ahli Waris

Selasa, 29 September 2026 - 14:06 WIB

Ziarah HUT ke-81 TNI, Kodim 0827/Sumenep Kenang Jasa Pahlawan dan Teguhkan Pengabdian

Selasa, 29 September 2026 - 13:31 WIB

Pondasi Koperasi Merah Putih Berdiri di Kompleks Makam Kuna Sutan Nasinok, Keturunan Keberatan

Berita Terbaru