SUMENEP – Komitmen Polresta Sumenep untuk membangun hubungan yang lebih terbuka dengan insan pers, aktivis, dan masyarakat kembali ditegaskan. Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Jaringan Demokrasi Sumekar (JDS) bersama jurnalis, advokat, organisasi kemasyarakatan, dan mahasiswa di Aula Tungga Polresta Sumenep, Jumat (24/7/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh dialog tersebut dihadiri Wakapolresta Sumenep Kompol Haris Darma Sucipto, Kabag SDM Kompol Widiarti S., Kasat Reskrim AKP Agus Rusdiyanto, Kasat Intelkam AKP Moh. Nurul Komar, Plt. Kasi Humas IPDA Ahmad Putra Wardana, Ketua APSI Jawa Timur Sulaisi Abdurrazaq, Ketua JDS Moh. Anwar, Ketua Aliansi Jurnalis Sumekar Faldy Aditya, Koordinator JDS Arafat Sanjani, serta sekitar 22 peserta dari kalangan mahasiswa HMI, aktivis, advokat, dan LSM.
Silaturahmi tersebut menjadi forum komunikasi untuk memperkuat kemitraan antara kepolisian dengan insan pers dan elemen masyarakat. Dalam kesempatan itu, para peserta menyampaikan berbagai masukan terkait pentingnya peningkatan profesionalisme fungsi kehumasan, khususnya dalam memberikan akses informasi yang cepat, akurat, terbuka, dan mudah dijangkau media.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, peserta juga mengusulkan agar Kapolresta melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor organisasi pers dan asosiasi jurnalis sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan dan membangun komunikasi yang lebih harmonis.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menyampaikan apresiasi atas kritik dan saran yang diberikan. Menurutnya, seluruh masukan merupakan bentuk kepedulian masyarakat yang akan menjadi bahan evaluasi bagi Polresta Sumenep.
“Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh masukan yang disampaikan. Kritik dan saran ini menjadi bahan evaluasi agar pelayanan informasi kepada masyarakat melalui fungsi kehumasan semakin baik,” ujarnya.
Kapolresta juga mengakui masih adanya kendala komunikasi yang memicu kesalahpahaman antara kepolisian dan media. Karena itu, ia menegaskan akan melakukan evaluasi terhadap sistem kehumasan dengan memperkuat koordinasi antara Seksi Humas, para Kasat, hingga penyidik agar perkembangan penanganan perkara dapat disampaikan secara lebih cepat, transparan, dan akurat.
Dalam dialog tersebut, Kapolresta turut menjelaskan perubahan status Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep.
Ia menegaskan bahwa peningkatan status tersebut merupakan bagian dari kebijakan organisasi Polri yang mempertimbangkan perkembangan wilayah, kebutuhan organisasi, dan potensi daerah, bukan semata-mata karena karakter wilayah perkotaan.
Sementara itu, perwakilan media juga menyampaikan evaluasi terkait terbatasnya akses peliputan saat prosesi pengukuhan Polresta Sumenep. Menurut mereka, kondisi tersebut lebih disebabkan oleh miskomunikasi sehingga diharapkan fungsi Humas ke depan mampu menjadi jembatan komunikasi yang lebih efektif antara kepolisian dan insan pers.
Menutup kegiatan, Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini masih terdapat kekurangan dalam pelayanan komunikasi kepada media. Ia menegaskan bahwa Polresta Sumenep membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi jurnalis, aktivis, dan seluruh elemen masyarakat sesuai mekanisme yang berlaku.
Silaturahmi yang berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan itu menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi antara Polresta Sumenep, insan pers, aktivis, serta masyarakat dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang profesional, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sumenep.
Penulis : Red







