Santri Sumenep Tembus Forum Internasional, Bupati dan BAZNAS Beri Dukungan Penuh Raih Prestasi Dunia

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kabupaten Sumenep. Seorang santri asal Desa Candi, Kecamatan Dungkek, berhasil menembus ajang International Conference Santri Mendunia Batch 6 yang akan digelar pada 6–11 Agustus 2026 di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Prestasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sumenep dan BAZNAS Kabupaten Sumenep melalui bantuan sponsorship pendidikan sebagai bentuk komitmen mencetak generasi muda berprestasi hingga tingkat internasional.

Santri berprestasi itu adalah Naqi’ah, mahasiswi semester akhir Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Madura. Ia menjadi satu dari lima peserta yang mewakili Jawa Timur dan satu-satunya peserta asal Kabupaten Sumenep dalam forum internasional tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Naqi’ah menjadi bukti bahwa generasi muda Sumenep mampu bersaing di tingkat global apabila mendapatkan kesempatan dan dukungan yang memadai.

“Kami akan terus mendukung generasi muda Sumenep agar berani belajar, berprestasi, dan membawa nama daerah ke tingkat nasional maupun internasasional,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa dan bantuan pendidikan bagi pelajar, mahasiswa, maupun santri berprestasi.

Menurutnya, dukungan terhadap Naqi’ah merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam mendorong lahirnya generasi unggul yang mampu mengharumkan nama Sumenep di tingkat dunia.

Program tersebut juga sejalan dengan komitmen BAZNAS Sumenep dalam mendukung Program Satu Keluarga Satu Sarjana, memperluas kuota penerima manfaat beasiswa, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.

Keikutsertaan Naqi’ah dalam forum internasional ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan almamaternya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para santri dan generasi muda Sumenep untuk terus belajar, berprestasi, dan berani tampil di panggung dunia.

Berita Terkait

DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian
Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media
Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan
Jeritan dan Air Mata Darah 200 Pasien Gagal Ginjal untuk Gubernur Jatim
Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia
Pemkab Probolinggo Matangkan RDTR Krucil, Maron, dan Kotaanyar, Pacu Investasi Tanpa Rusak Lingkungan
Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Ironi ‘Ikat Pinggang’ di Probolinggo: Setengah Miliar Anggaran Publikasi DPRD Disorot, Sekwan Sebut ‘Kue Dibagi Rata’

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:48 WIB

DPRD Sumenep dan Mojokerto Bertukar Gagasan, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Penguatan Komunikasi Publik, Diskominfo Kota Kediri Silaturahmi Bersama Insan Media

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Menantang Medan Ekstrem Bromo: Dishub Probolinggo ‘Jemput Bola’ Pastikan Jeep Wisata Aman dan Laik Jalan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Jeritan dan Air Mata Darah 200 Pasien Gagal Ginjal untuk Gubernur Jatim

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Usai Pukau Malioboro, Musik Tongtong Angin Ribut Pasongsongan Sumenep Siap Guncang Mandalika, Bawa Budaya Madura agar Semakin Dikenal Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi

DETIK ZONE

Petaka Jam Pelajaran: Siswa SMAN 1 Ambunten Tewas Tenggelam

Sabtu, 3 Okt 2026 - 00:06 WIB