SANGKAPURA – Semangat baru mewarnai Tim Penggerak (TP) PKK Desa Patarselamat saat menerima kunjungan Tim Juri Lomba Administrasi 10 Program Pokok PKK Tingkat Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Kamis (6/8/2026). Penilaian ini menjadi momentum penting bagi TP PKK Desa Patarselamat yang kembali bangkit setelah vakum lebih dari dua tahun.
Kedatangan Tim Juri disambut hangat oleh jajaran Pemerintah Desa Patarselamat, pengurus dan kader TP PKK, serta masyarakat. Rangkaian acara diawali dengan penampilan Tim Mandiling Desa Patarselamat, dilanjutkan sambutan, pemaparan profil desa, dan peninjauan administrasi PKK.
Ketua TP PKK Desa Patarselamat, Ny. Masrifah Obaidillah, mengatakan kehadiran Tim Juri merupakan kehormatan sekaligus kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap administrasi dan pelaksanaan program PKK di desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengapresiasi seluruh pengurus dan kader PKK yang telah bekerja keras mempersiapkan penilaian administrasi. Dalam beberapa hari terakhir, para kader bergotong royong melengkapi berbagai buku administrasi yang sebelumnya belum tertata secara optimal. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Tim Mandiling Desa Patarselamat yang berlatih setiap malam demi memberikan penyambutan terbaik bagi Tim Juri.
Ny. Masrifah menjelaskan bahwa kegiatan PKK di Desa Patarselamat sempat vakum selama lebih dari dua tahun sehingga tidak ada pertemuan maupun kegiatan rutin. Kondisi tersebut berdampak pada belum terisinya sejumlah buku administrasi, baik di sekretariat maupun pada Pokja I, Pokja II, Pokja III, dan Pokja IV.
Ia menambahkan, dirinya mulai menjabat sebagai Ketua TP PKK Desa Patarselamat pada Januari 2026. Dalam waktu sekitar tujuh bulan, kepengurusan PKK berhasil diaktifkan kembali dan mulai berpartisipasi dalam berbagai kegiatan serta lomba di tingkat Kecamatan Sangkapura. Di tingkat desa, TP PKK juga telah menyelenggarakan sejumlah kegiatan, salah satunya Lomba Menghias Tumpeng dalam rangka memperingati Hari Kartini.
“Meskipun beberapa dusun di Desa Patarselamat berjarak cukup jauh dari pusat desa, semangat dan kekompakan para kader PKK tidak pernah surut. Hal itu terlihat dari antusiasme seluruh kader dalam mempersiapkan kegiatan dan menyambut kedatangan Tim Juri,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Ny. Masrifah memohon bimbingan dan pembinaan dari TP PKK Kecamatan Sangkapura agar TP PKK Desa Patarselamat terus berbenah, meningkatkan kualitas administrasi, serta menjalankan program-program yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Sangkapura, Ny. Nur Fadiyah Umar Junid, mengapresiasi semangat dan kekompakan kader TP PKK Desa Patarselamat dalam mempersiapkan penilaian administrasi. Menurutnya, lomba administrasi bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas administrasi serta pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di setiap desa.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya mendukung transformasi Posyandu melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial. Menurutnya, Posyandu kini telah bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat yang terintegrasi sehingga membutuhkan sinergi antara kader PKK, pemerintah desa, dan berbagai pemangku kepentingan.
Ia berharap seluruh kader PKK dan kader Posyandu terus meningkatkan kapasitas, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar program-program pemberdayaan dapat berjalan secara optimal.

Dalam pemaparan profil desa dijelaskan bahwa Desa Patarselamat terdiri atas 11 dusun, yaitu Patar, Disallam, Gunung-gunung, Sungaigiring, Sokela, Kuduk-kuduk, Gunungmalang, Bungaran, Cokel, Pamasaran, dan Gunungdurin.
Desa Patarselamat memiliki sejumlah potensi unggulan, di antaranya komoditas pertanian cabai rawit serta berbagai produk UMKM seperti kendil (jerangan), posot-posot, kerupuk sangar, keripik singkong, dan pempek mercon. Selain itu, masyarakat juga menghasilkan kerajinan mebel, anyaman ceppo, serta ukiran kayu yang diproduksi oleh UD Sidodadi di Dusun Sungaigiring.

Selanjutnya, Tim Juri melakukan penilaian terhadap kelengkapan administrasi, dokumentasi kegiatan, dan implementasi program kerja pada masing-masing kelompok kerja (Pokja). Penilaian tersebut diharapkan menjadi sarana evaluasi sekaligus pembinaan untuk memperkuat kelembagaan PKK dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mengusung tema “Tertib Administrasi, Wujud Nyata PKK yang Profesional dan Berdampak,” kegiatan berlangsung lancar, penuh semangat, dan diwarnai antusiasme seluruh kader TP PKK Desa Patarselamat. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan PKK Desa Patarselamat untuk terus berkembang, semakin tertib dalam administrasi, serta berkontribusi nyata dalam pemberdayaan keluarga dan pembangunan desa.
Penulis : Abd Hamid






