Mbak Wali Lepas Kontingen Gerakan Pramuka ke Jamnas XII, Kota Kediri Ikut Sertakan Pramuka Berkebutuhan Khusus

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri- Wali Kota Kediri selaku Kamabicab Gerakan Pramuka Vinanda Prameswati melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kota Kediri yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur. Pelepasan dilaksanakan di Halaman Balai Kota Kediri, Jumat (07/08/2026). Jamnas XII akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.

 

Hal yang membanggakan, Kontingen Kota Kediri turut memberangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus untuk mengikuti Jamnas XII. Kota Kediri menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengikutsertakan Pramuka Berkebutuhan Khusus pada ajang nasional tersebut. Kontingen Kota Kediri terdiri dari Pramuka Penggalang 32 anak, Pramuka Berkebutuhan Khusus 6 anak, pendamping kontingen reguler 4 orang, pendamping kontingen Pramuka Berkebutuhan Khusus 2 orang, dan 2 pimpinan kontingen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Terima kasih kepada Kwarcab Kota Kediri yang telah membimbing adik-adik Pramuka sehingga siap mengikuti Jambore Nasional XII. Selamat kepada adik-adik yang telah mengikuti seleksi dari awal yang begitu ketat. Sehingga adik-adik bisa mengikuti Jambore Nasional XII,” ujarnya.

 

Mbak Wali menyampaikan bahwa terpilih menjadi peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan. Pasalnya, tidak semua anak memiliki kesempatan mengikuti kegiatan tersebut karena proses seleksinya berlangsung sangat ketat. Mbak Wali berpesan agar seluruh peserta menjadikan Jamnas XII sebagai wadah untuk belajar dan mengembangkan karakter. Terutama dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, kreativitas, serta rasa cinta tanah air. “Apalagi nanti bertepatan juga dengan HUT RI. Jadikan Jamnas ini untuk banyak belajar dan mandiri. Karena kalian nanti akan melakukan semuanya sendiri selama mengikuti Jamnas” ungkapnya.

 

Dalam kesempatan ini, Mbak Wali juga mengingatkan seluruh peserta agar selalu menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan, termasuk memastikan obat-obatan pribadi yang dibutuhkan tidak tertinggal. Selain itu, wali kota termuda ini juga menekankan pentingnya menjaga etika dan sopan santun selama berada di Jambore Nasional. Harapannya seluruh peserta dapat menunjukkan karakter positif sebagai generasi muda Kota Kediri, sekaligus memperluas jejaring pertemanan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. “Tunjukkan bahwa warga Kota Kediri punya sopan santun, dan memperluas pertemanan. Siapa tahu nanti ada daerah lain yang ingin belajar ke Kota Kediri,” pungkas Mbak Wali.

 

Dalam arahannya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri Edy Herwiyanto menekankan keikutsertaan dalam Jambore Nasional XII bukanlah untuk berekreasi, melainkan menjadi kesempatan berharga untuk belajar dan mengembangkan diri. Menurutnya, para peserta akan bertemu dengan pelajar dan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia sehingga momen tersebut harus dimanfaatkan untuk menimba ilmu, bertukar pengalaman, serta memperluas jejaring pertemanan dengan seluruh kontingen. “Pramuka ini bukan organisasi kepemudaan namun ini adalah mandatori. Tujuannya mendidik karakter dimana mendidik karakter ini tugas yang berat. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjadikan anak-anak Kota Kediri memiliki karakter yang baik,” tegasnya.

 

Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kediri Adi Sutrisno menjelaskan bahwa Pramuka Berkebutuhan Khusus juga mengikuti seleksi seperti Pramuka Reguler. Dari 18 anak, terpilihlah 6 anak yang lolos untuk mengikuti Jamnas XII. Kemudian dilakukan pembekalan internal di Kwarcab dan diajak citytour. “Sebelumnya Kota Kediri belum pernah memberangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus. Arahan dari Kamabicab dan Ka Kwarcab kita berangkatkan Pramuka Berkebutuhan Khusus agar mereka punya kesempatan yang sama. Nantinya disana yang Pramuka Berkebutuhan Khusus ini dikumpulkan Kwarda Jatim dan yang membina dari Kwarda Jatim,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Sutadji salah satu orang tua dari peserta Jambore Nasional XII mengaku bangga anaknya dapat mengikuti ajang tersebut. Anaknya Guyub Nasrullah Aji Wicaksono merupakan salah satu Pramuka Berkebutuhan Khusus. Sutadji bersyukur anaknya terpilih untuk mengikuti Jamnas. Dimana Guyub Nasrullah ini memiliki ketertarikan dengan Pramuka, dan memilih Pramuka sebagai ekstrakulikuler di sekolahnya yakni, SLB Putra Asih. “Alhamdulillah saya bersyukur dan tidak menduga anak saya bisa sampai ke Jamnas XII. Saya tidak khawatir anak saya jauh karena pembinanya sudah sangat baik dan memperhatikan anak saya,” ujar pria yang tinggal di Kelurahan Singonegaran ini.

Dalam acara ini, diserahkan pula Tunggul Tunas Kelapa, fasilitas kegiatan, serta uang saku secara simbolis. Turut mendampingi, Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Kediri Qowimuddin, jajaran Kwarcab Gerakan Pramuka, Kamabigus se-Kota Kediri, Kepala OPD di Sekretariat Daerah, pimpinan dan pendamping kontingen, serta orang tua kontingen Jamnas XII.

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB