Dinas Perikanan Probolinggo Pacu Kemandirian Pembudidaya Lewat Workshop dan Stimulus Benih

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan dan stimulus benih kepada pembudidaya ikan dalam upaya mendorong kemandirian dan meningkatkan produktivitas usaha perikanan.

Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan dan stimulus benih kepada pembudidaya ikan dalam upaya mendorong kemandirian dan meningkatkan produktivitas usaha perikanan.

PROBOLINGGO – Angin segar berembus bagi para peternak ikan air tawar di Kabupaten Probolinggo. Langkah nyata untuk mendongkrak produktivitas dilakukan lewat Workshop Teknis Budidaya Perikanan Air Tawar di rumah Ketua Pokdakan Nyiur Cangka, Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces, Selasa (11/8/2026).

Acara ini merupakan hasil kolaborasi taktis antara Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Probolinggo dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur melalui UPT PTKP3. Sebanyak 20 pembudidaya tangguh dari Pokdakan Nyiur Cangka (Leces) dan Pokdakan Lord Farm (Tegalsiwalan) hadir menyerap ilmu baru.Di sini, mereka tidak hanya duduk mendengarkan teori. Peserta dibekali keterampilan komprehensif mulai dari penyiapan media, manajemen kualitas air, seleksi benih unggul, hingga efisiensi pakan.

Bukan sekadar formalitas, workshop langsung ditutup dengan aksi nyata. Pemerintah menyerahkan bantuan stimulus berupa 5.000 ekor benih ikan lele, 50 kg pakan ukuran kecil, dan 150 kg pakan ukuran besar.Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kabupaten Probolinggo, Wahid Noor Aziz, menegaskan bahwa ilmu dan bantuan ini harus menjadi bahan bakar kemandirian peternak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penerapan teknik budidaya yang baik harus dilakukan secara konsisten. Bantuan yang diberikan harus diikuti dengan penerapan ilmu yang diperoleh. Jangan hanya mengandalkan bantuan, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa dikembangkan sehingga menghasilkan produksi dan memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok,” ujar Wahid tegas.

Wahid menambahkan, tiga pilar utama keberhasilan budidaya ada pada pengelolaan air, pemilihan benih sehat, dan ketepatan pakan. Melalui pendampingan ini, kelompok tani diharapkan tidak lagi sekadar pasrah pada alam, melainkan mampu memitigasi risiko gagal panen lewat teknologi.

“Harapan kami, Pokdakan Nyiur Cangka maupun Pokdakan Lord Farm dapat semakin mandiri, mampu meningkatkan produksi dan pada akhirnya memberikan dampak terhadap kesejahteraan anggotanya,” pungkas Wahid.

Sinergi pelatihan teknis dan bantuan sarana ini menjadi strategi jitu Kabupaten Probolinggo. Targetnya jelas: mengubah pembudidaya lokal menjadi motor penggerak ketahanan pangan yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

Penulis : Moch Solihin

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB