Camat Giligenting Sumenep Tegaskan Pramuka Bukan Sekadar Seragam, Tapi Benteng Karakter Generasi Muda

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id – Gerakan Pramuka di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, memasuki babak baru. Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka yang digelar Rabu (12/8/2026) tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pembinaan karakter generasi muda.

Camat Giligenting, Akhmad Hidayat, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Giligenting pun menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Musran sekaligus pembentukan kepengurusan Kwartir Ranting (Kwarran) Giligenting periode 2026–2029.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Gerakan Pramuka memiliki peran sangat strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta kemandirian generasi muda. Karena itu, pembentukan kepengurusan yang solid dan berkompeten melalui Musran ini menjadi langkah yang sangat tepat,” tegas Akhmad Hidayat saat menghadiri Musran Gerakan Pramuka di Pendopo Kantor Kecamatan Giligenting, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, tantangan generasi muda ke depan semakin kompleks. Karena itu, pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal di sekolah. Diperlukan wadah yang mampu menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, keterampilan dan kepedulian sosial.

Dalam konteks tersebut, Pramuka dinilai memiliki ruang strategis untuk membentuk karakter generasi muda melalui kegiatan yang mengedepankan kebersamaan, kemandirian, kepemimpinan dan pengabdian.

Akhmad berharap kepengurusan Kwarran yang baru nantinya mampu menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Pemerintah Kecamatan Giligenting mendukung sepenuhnya pelaksanaan Musran dan pembentukan pengurus Kwarran. Kami berharap, pengurus yang terpilih nantinya dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, bersinergi dengan semua pihak, dan mampu membawa kemajuan bagi Gerakan Pramuka,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur pendidikan, mulai dari perwakilan sekolah hingga para pembina Pramuka, untuk memperkuat kerja sama dalam membina generasi muda.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, sekolah, pembina dan seluruh unsur terkait menjadi salah satu kunci agar kegiatan kepramukaan tidak sekadar menjadi kegiatan tambahan, tetapi benar-benar menjadi ruang pembentukan karakter.

Generasi muda diharapkan tumbuh dengan akhlak yang baik, memiliki keterampilan, disiplin, mandiri, serta mempunyai kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

Pemerintah Kecamatan Giligenting memastikan siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan kepramukaan yang akan dilaksanakan pada masa kepengurusan mendatang.

Sementara itu, Musran Gerakan Pramuka Kecamatan Giligenting menghasilkan keputusan penting. Muhammad Maskun terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwarran Giligenting periode 2026–2029.

Terpilihnya kepengurusan baru tersebut diharapkan menjadi awal untuk menghadirkan program kerja yang lebih nyata dan mampu menjawab kebutuhan pembinaan generasi muda di Kecamatan Giligenting.

Dengan dukungan pemerintah dan seluruh unsur terkait, Kwarran Giligenting diharapkan tidak hanya aktif menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga mampu menjadikan Pramuka sebagai salah satu kekuatan dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh, mandiri dan berkarakter.

Musran telah usai, kepengurusan baru telah terbentuk. Kini tantangannya adalah membuktikan bahwa Pramuka Giligenting mampu menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang bukan hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian untuk membangun daerah.

Berita Terkait

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura
Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura
Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026
Diskominfo Sumenep Sukses Dorong Kampanye Digital Lewat Gerakan “Nongtong Bareng” di Festival Musik Tong-Tong
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik
Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757
Hari Jadi Sumenep ke-757, Cak Fauzi Dorong Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sumenep: Festival Tong-Tong Bukan Sekadar Hiburan, tetapi Identitas Budaya Madura

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Hari Jadi Sumenep Penuh Kemegahan Budaya, Kementerian Pariwisata Apresiasi Festival Tong-Tong yang Kembali Tembus KEN 2026

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:14 WIB

JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Di Balik Festival Tong-Tong, Cak Fauzi Titip Pesan untuk Masa Depan Sumenep di Hari Jadi ke-757

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bupati Tongtong Sumenep: Pemimpin Penjaga Warisan Budaya Madura

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:27 WIB

TNI-POLRI

Polisi Ungkap Dugaan Kasus Sabu di Nonggunong Sumenep

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:51 WIB