SUMENEP, Detikzone.id – Harapan Irsya, bocah berusia lima tahun asal Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, untuk memiliki kaki palsu mulai terwujud. Bantuan tersebut diberikan oleh pengusaha asal Sumenep, H. Ali Zainal Abidin atau yang akrab disapa Bang Ali.
Irsya diketahui mengalami kelainan pada kedua kakinya sejak lahir. Kondisi tersebut membuatnya mengalami keterbatasan dalam beraktivitas dan selama ini harus berpindah tempat dengan menggunakan kedua tangannya.
Melihat kondisi tersebut, Bang Ali kemudian memberikan bantuan untuk membiayai pembuatan kaki palsu bagi Irsya. Bantuan itu diharapkan dapat membantu Irsya menjalani aktivitas sehari-hari dan mengikuti proses latihan berjalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses pemeriksaan dan pengukuran kaki palsu dilakukan di Klinik Kesehatan Assalamah Pamekasan pada 14 Agustus 2026. Irsya didampingi ibunya, Devi, serta Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, S.Pd.
Tenaga ahli pembuat kaki palsu didatangkan dari Surabaya untuk melakukan pengukuran. Setelah proses tersebut, kaki palsu memasuki tahap pembuatan dan selanjutnya akan dilakukan pemasangan serta penyesuaian.
Devi mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Bang Ali. Menurutnya, kondisi ekonomi keluarga selama ini menjadi salah satu kendala untuk memenuhi kebutuhan kaki palsu bagi putranya.
“Alhamdulillah, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Ali Zainal Abidin atau Bang Ali. Kami benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan bantuan sebesar ini,” ujar Devi.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi perkembangan Irsya.
“Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan beliau dengan kesehatan, umur yang berkah, rezeki yang melimpah, dan kemudahan dalam setiap urusannya. Bantuan ini sangat berarti bagi masa depan anak kami,” katanya.
Devi mengatakan, selama ini keluarganya hanya dapat berharap Irsya suatu saat memiliki alat bantu yang dapat menunjang aktivitasnya.
“Kami tidak punya apa-apa untuk membalas semua kebaikan ini selain doa. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan Bang Ali dengan pahala yang berlipat,” ucapnya.
Dalam proses mendapatkan bantuan tersebut, Agus Sugianto turut membantu mencarikan solusi dan menghubungkan keluarga Irsya dengan sejumlah pihak. Sementara Deny Puja Pranata atau Mana-Mana turut menjadi penghubung hingga bantuan dari Bang Ali dapat direalisasikan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bang Ali, Dokter Atika beserta tim Klinik Assalamah Pamekasan, serta para dermawan yang turut membantu kebutuhan perjalanan Irsya dan ibunya selama menjalani proses pembuatan kaki palsu.
“Terima kasih yang tiada terbatas kepada Bang Ali Zainal Abidin, Dokter Atika, dan Mas Deny Puja Pranata. Berkat perantara dan kepedulian beliau-beliau, Irsya akhirnya bisa mendapatkan bantuan kaki palsu ini,” ujarnya.
Saat menjalani proses di Klinik Assalamah Pamekasan, Irsya juga mulai diperkenalkan dengan penggunaan kaki palsu. Ia masih membutuhkan latihan dan pendampingan agar dapat beradaptasi dengan alat bantu tersebut.
Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi Irsya dan mendukung aktivitasnya ke depan.
“Semoga semua kebaikan dari para dermawan dibalas oleh Allah dengan kebaikan yang berlipat ganda. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi Irsya dan keluarganya,” tuturnya.
Bagi keluarga Irsya, bantuan dari Bang Ali menjadi dukungan penting untuk memenuhi kebutuhan alat bantu yang sebelumnya sulit mereka jangkau. Mereka kini berharap proses pembuatan, pemasangan, dan latihan penggunaan kaki palsu dapat berjalan lancar.
Keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu hingga Irsya mendapatkan kesempatan untuk menggunakan kaki palsu.







