Kapolresta Tuban Resmikan Jembatan Merah Putih, Akses Warga Bangilan Tak Lagi Bertumpu pada Jembatan Bambu

Sabtu, 15 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Kapolresta Tuban Kombespol Jazuli Dani Iriawan mengikuti peresmian Jembatan Merah Putih di Dusun Sambong Lombok, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Kamis (13/8/2026)

Ket. Foto: Kapolresta Tuban Kombespol Jazuli Dani Iriawan mengikuti peresmian Jembatan Merah Putih di Dusun Sambong Lombok, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Kamis (13/8/2026)

TUBAN, Detikzone.id — Jembatan bambu yang selama ini menjadi akses warga Dusun Sambong Lombok, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, kini berganti dengan jembatan yang lebih layak dan kokoh.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari peresmian serentak 895 Jembatan Merah Putih yang dibangun dan direvitalisasi Polri di berbagai wilayah Indonesia. Peresmian dipusatkan di Jalan Bayah-Cikotok, Desa Bayah Barat, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, dan diikuti jajaran kepolisian di daerah melalui konferensi video, Kamis (13/8/2026).

Di Tuban, peresmian salah satu Jembatan Merah Putih di Dusun Sambong Lombok diikuti langsung Kapolresta Tuban Kombespol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan sepanjang sekitar 13 meter tersebut memiliki peran penting bagi warga setempat. Sebelumnya, masyarakat masih mengandalkan jembatan bambu untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Kini, akses tersebut menjadi lebih layak digunakan. Jembatan itu menjadi salah satu jalur penghubung terdekat dari dusun menuju jalan utama dan dimanfaatkan sekitar 12 kepala keluarga (KK).

Kapolresta Tuban Kombespol Jazuli Dani Iriawan mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dan Polri dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Keberadaan jembatan baru ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama untuk menuju area persawahan, pasar, maupun sebagai jalur anak-anak berangkat dan pulang sekolah,” ujar Jazuli.

Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya berkaitan dengan akses fisik, tetapi juga menunjang aktivitas masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

“Jembatan ini bukan hanya sekadar sarana penghubung, tetapi menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari,” imbuhnya.

Ia berharap jembatan tersebut dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi dan akses pendidikan masyarakat.

“Dengan hadirnya jembatan yang lebih kokoh dan layak, diharapkan mobilitas warga semakin mudah, aktivitas perekonomian masyarakat meningkat, serta akses pendidikan dan kebutuhan sehari-hari dapat berjalan lebih aman dan lancar,” jelasnya.

Sebelum Jembatan Diresmikan, Warga Lebih Dulu Menerima Bantuan

Selain mengikuti peresmian jembatan, Kapolresta Tuban juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan bantuan sosial kepada puluhan warga kurang mampu di sekitar lokasi.

Mayoritas penerima bantuan merupakan warga lanjut usia (lansia).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan.

Program pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih sendiri dilakukan secara swadaya oleh jajaran Polri di 30 Polda.

Secara keseluruhan, sebanyak 895 jembatan telah dibangun dan direvitalisasi. Total panjangnya mencapai sekitar 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 2 juta masyarakat.

Bagi warga Dusun Sambong Lombok, keberadaan jembatan baru tersebut menjadi perubahan nyata pada akses yang selama ini digunakan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dari akses sederhana berupa jembatan bambu, kini masyarakat memiliki jalur penghubung yang lebih layak menuju berbagai fasilitas dan jalan utama.

Pembangunan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama akses masyarakat di tingkat desa.

 

Berita Terkait

Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi
Malam-Malam Satresnarkoba Bergerak, Dua Pria Diamankan dalam Kasus Sabu di Sumenep
Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk
Curi Dua Ekor Ayam di Bluto Sumenep, Tiga Anak Diamankan Polisi
Kodim Sumenep Bidik 1.092 Calon Prajurit TNI AD, Dandim Tegas: Jangan Ada Calo!
Kapolsek Buka Turnamen Voli Pasean, Atlet di Pamekasan Diingatkan Jaga Sportivitas
Satresnarkoba Polresta Sumenep Gerebek Kamar di Manding, Pria 26 Tahun Diamankan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Fajar Baru Kamtibmas Probolinggo: Lepas AKBP Rico dengan Pendekatan Humanis, Sambut AKBP Lucky dengan Sinergi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:08 WIB

Perhutani dan Dandim Sumenep Bergerak Bersama, Kelestarian Hutan Jadi Tanggung Jawab Bersama

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Diduga Edarkan Sabu di Talango Sumenep, 2 Pria Diciduk

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Curi Dua Ekor Ayam di Bluto Sumenep, Tiga Anak Diamankan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Kodim Sumenep Bidik 1.092 Calon Prajurit TNI AD, Dandim Tegas: Jangan Ada Calo!

Berita Terbaru