SUMENEP, Detikzone.id — Madura Night Vaganza (MNV) 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Di balik kemeriahannya, kegiatan yang menjadi bagian dari Madura Culture Fest (MCF) #4 2026 itu dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkenalkan wajah kebudayaan, pariwisata, kepemudaan dan olahraga Kabupaten Sumenep.
Momentum tersebut turut dimanfaatkan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep dalam Pameran Pembangunan yang berlangsung di Lapangan GOR A. Yani Sumenep.
Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, melihat pameran tersebut bukan sekadar kegiatan menampilkan program perangkat daerah. Lebih dari itu, MNV menjadi ruang untuk mempertemukan pemerintah dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Sumenep.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Faruq, potensi Sumenep sangat beragam, mulai dari kekayaan budaya, destinasi pariwisata, kreativitas generasi muda hingga berbagai kegiatan olahraga. Seluruh potensi tersebut membutuhkan ruang promosi agar semakin dikenal masyarakat.
“Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkenalkan potensi Sumenep. Kebudayaan, pariwisata, kepemudaan dan olahraga semuanya memiliki potensi yang harus terus kita kembangkan dan dikenalkan,” kata Faruq.
Ia menilai, promosi potensi daerah tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan formal. Diperlukan ruang yang mampu menghadirkan masyarakat secara langsung sehingga informasi mengenai potensi daerah dapat diterima dengan cara yang lebih dekat.
“Masyarakat bisa datang, melihat langsung dan mendapatkan informasi. Jadi bukan hanya sekadar melihat pameran, tetapi ada komunikasi dan interaksi,” ujarnya.
Faruq mengatakan, kebudayaan dan pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan sektor ekonomi masyarakat. Ketika potensi daerah semakin dikenal, peluang bagi pelaku usaha, ekonomi kreatif dan masyarakat di sekitar destinasi juga semakin terbuka.
Karena itu, pihaknya terus mendorong agar berbagai potensi yang dimiliki Sumenep tidak hanya menjadi kekayaan daerah, tetapi mampu dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dan daya tarik wisata.
“Pariwisata itu tidak berdiri sendiri. Di dalamnya ada UMKM, ekonomi kreatif, budaya dan masyarakat. Ketika semuanya bergerak bersama, tentu dampaknya akan lebih besar bagi daerah,” jelasnya.
Ia juga menaruh perhatian terhadap peran generasi muda. Menurutnya, kreativitas anak muda perlu diberikan ruang karena mereka memiliki kemampuan untuk melahirkan gagasan baru sekaligus memperkenalkan Sumenep melalui cara yang lebih kreatif.
“Kita ingin anak-anak muda punya ruang untuk berkarya. Kreativitas mereka harus menjadi bagian dari pembangunan daerah,” tuturnya.
Pembukaan MNV 2026 sendiri berlangsung meriah pada Rabu malam (26/8/2026). Ribuan masyarakat memadati kawasan GOR A. Yani Sumenep untuk menyaksikan rangkaian pembukaan sekaligus Pameran Pembangunan.
Nuansa budaya turut mewarnai kegiatan. Para undangan mengenakan batik dan blangkon, sementara masyarakat disuguhi penampilan musik Tong-Tong Arya Wira Sena dan Siding Puri bersama para penari.
Rangkaian pembukaan juga diisi dengan santunan kepada anak yatim.
Pameran pembangunan melibatkan berbagai unsur, mulai dari instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, BUMN, BUMD, BPP, paguyuban pabrik rokok, hotel, restoran hingga perguruan tinggi.
Kehadiran berbagai sektor tersebut membuat MNV 2026 menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, perguruan tinggi dan masyarakat.
Madura Night Vaganza berlangsung mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026 dengan berbagai rangkaian kegiatan. Di antaranya Festival Hadrah Sumenep, Festival Tembakau Madura, E-Sports Competition, Malam Puncak MCF #4, GoSUMENEP Purnama Fun Run, PAMDAS Community Concert, Expo UMKM dan Kuliner hingga Parade Musik Tong-Tong.
Bagi Disbudporapar Sumenep, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang promosi potensi daerah sekaligus membangun kesadaran bahwa kebudayaan, pariwisata, olahraga dan kreativitas generasi muda merupakan bagian penting dari pembangunan Sumenep.
Penulis : Red







