Kerja Bakti Nasional LDII di Paberasan, Bupati Sumenep: Kebersamaan Harus Terus Dijaga

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikzone.id — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi pelaksanaan Kerja Bakti Nasional Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Sumenep 2026 di Desa Paberasan, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti ratusan peserta. Mereka bersama-sama membersihkan lingkungan, khususnya kawasan pasar dan sejumlah area pemakaman di Desa Paberasan.

Bupati Sumenep mengatakan, kerja bakti tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerja bakti seperti ini memang sudah menjadi kegiatan rutin para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep setiap Jumat pagi. Kegiatan ini penting, karena di dalamnya kita tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan,” ujar Bupati saat membuka kegiatan.

Menurutnya, kegiatan positif yang dilakukan secara bersama-sama dapat memperkuat hubungan antarelemen masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar ruang komunikasi, silaturahmi dan kegiatan sosial terus diisi dengan aktivitas yang memberikan manfaat.

“Melalui kegiatan-kegiatan seperti inilah kebersamaan semakin kuat, semangat gotong royong akan terus terjaga, dan nilai-nilai kemerdekaan Republik Indonesia bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada LDII Kabupaten Sumenep atas inisiatif menyelenggarakan kerja bakti nasional tersebut.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada LDII Kabupaten Sumenep atas inisiatif dan kepeduliannya. Ruang untuk berkomunikasi dan bersilaturahmi jangan sampai kosong. Justru harus kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang padat dan bermanfaat seperti ini,” lanjutnya.

Bupati menilai, setiap organisasi kemasyarakatan dapat memberikan kontribusi melalui berbagai kegiatan sesuai bidangnya. Meski bentuk kegiatannya berbeda, tujuan akhirnya tetap sama, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jadi Pemerintah Kabupaten Sumenep hadir dan menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat seperti yang dilakukan LDII Sumenep ini. Mari kita jaga kebersamaan, kita kuatkan sinergi, agar Kabupaten Sumenep semakin maju, sejahtera, dan barokah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Sumenep Mushaeri menjelaskan, kerja bakti tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi meningkatkan partisipasi dan keberdayaan masyarakat, memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga lingkungan serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurutnya, LDII juga berkomitmen meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara berkelanjutan, termasuk melalui kepedulian terhadap lingkungan.

“LDII juga berkomitmen meningkatkan kualitas peradaban, termasuk peradaban ekologis, serta memajukan dan mengembangkan mutu kehidupan masyarakat secara intensif dan berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi bagi bangsa,” jelasnya.

Mushaeri mengatakan, kontribusi tersebut diwujudkan melalui delapan klaster pengabdian LDII. Salah satunya berkaitan dengan ketahanan pangan dan lingkungan yang diarahkan untuk menjaga keberlanjutan serta mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik dan indah.

Pelaksanaan kerja bakti di Desa Paberasan juga disebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sumenep, yakni Sumenep Unggul, Mandiri dan Sejahtera, khususnya semangat pembangunan yang berasaskan gotong royong dan berkearifan lokal.

Dalam kegiatan tersebut, LDII Sumenep mengerahkan peserta untuk membersihkan kawasan Pasar Jengara serta empat area pemakaman, yakni Makam Congkop, Makam Dalem, Makam Kebun Lalang dan Makam Gung Somar.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Secara keseluruhan, sekitar 200 peserta terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut, termasuk 125 orang dari unsur LDII yang dibagi ke lima titik kegiatan.

Pelaksanaan kerja bakti juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep, Dinas Lingkungan Hidup, Yonif TP 931 Ksatria Jokotole Sumenep, Pemerintah Desa Paberasan serta masyarakat setempat.

Komandan Yonif 931/Ksatria Jokotole, Mayor Inf Aditya Danang, mengatakan keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam menjaga lingkungan.

“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kerja bakti ini kami juga hadir membantu masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, budaya gotong royong perlu terus dipertahankan sebagai warisan bangsa yang dapat memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Kerja bakti yang dilaksanakan di Desa Paberasan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Yonif 931/JKT dan LDII Sumenep dalam mendukung program kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Kepala Desa Paberasan Rahman Saleh juga menyambut baik pelaksanaan kerja bakti nasional tersebut. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Syukurlah kerja bakti nasional LDII 2026 ini dilaksanakan di Desa Paberasan, sehingga diharapkan masyarakat juga akan tumbuh semangat untuk menjaga lingkungannya tetap bersih dan nyaman,” tandasnya.

Melalui kegiatan tersebut, kerja bakti nasional LDII di Desa Paberasan menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kebersihan sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, TNI dan masyarakat.

 

Berita Terkait

Yakuza Maneges Hadiri Puncak Festival Omah Sawah Bersama Ribuan Warga, Walikota Kediri: Jaga Kamtibmas
Hadir di Tengah Ribuan Peserta GO Sumenep Purnama, Bupati Fauzi Dorong Sumenep Sehat dan Produktif
Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama Fun Run 2026, Kampanye Kesehatan Warnai Gelaran MCF
Hari Ini, Karanganyar Sumenep Kembali Jadi Panggung Festival Garam Madura 2026, Angkat Potensi Garam dan Budaya Lokal
MCF 2026 di Sumenep Satukan 12 Warna Budaya Jawa Timur, Dari Tari Tradisional hingga Identitas Daerah
Budaya Madura dan Tapal Kuda Bersatu di MCF 2026, Dandim Sumenep Letkol Inf Citra Persada Puji Festival Penuh Kolaborasi
Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Pelayanan Publik Malam Hari di MCF 2026, Bupati dan Kapolresta Turun Langsung ke Stan
Serunya Stan Bappeda Sumenep, Wisatawan Ikut Main dan Berburu Hadiah di MCF 2026

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Yakuza Maneges Hadiri Puncak Festival Omah Sawah Bersama Ribuan Warga, Walikota Kediri: Jaga Kamtibmas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Hadir di Tengah Ribuan Peserta GO Sumenep Purnama, Bupati Fauzi Dorong Sumenep Sehat dan Produktif

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama Fun Run 2026, Kampanye Kesehatan Warnai Gelaran MCF

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Hari Ini, Karanganyar Sumenep Kembali Jadi Panggung Festival Garam Madura 2026, Angkat Potensi Garam dan Budaya Lokal

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:21 WIB

Budaya Madura dan Tapal Kuda Bersatu di MCF 2026, Dandim Sumenep Letkol Inf Citra Persada Puji Festival Penuh Kolaborasi

Berita Terbaru