BAWEAN — Sebanyak 171 jemaah mengikuti manasik umrah yang digelar PT Habibi Rizky Elsyarif di halaman belakang Hotel Miranda, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Minggu (6/9/2026).
Dari jumlah tersebut, 162 jemaah berasal dari Pulau Bawean, sedangkan 9 jemaah lainnya berasal dari Malaysia. Kegiatan manasik menjadi bagian dari persiapan jemaah sebelum berangkat menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Direktur PT Habibi Rizky Elsyarif, KH. Achmad Syafi’i, Lc., M.Th.I., menyampaikan bahwa manasik penting dilakukan agar jemaah memiliki pemahaman yang baik mengenai tata cara pelaksanaan ibadah umrah sekaligus memahami alur perjalanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Manasik ini menjadi bagian dari persiapan jemaah agar memahami tata cara ibadah umrah dengan baik. Kami juga memberikan pembekalan mengenai perjalanan sehingga seluruh jemaah dapat mengikuti setiap tahapan dengan tertib,” ujarnya.
Perjalanan 162 jemaah asal Bawean dijadwalkan dimulai pada 1 Oktober 2026. Rombongan akan berangkat dari Pulau Bawean menggunakan KM Express Bahari menuju Gresik.
Setibanya di Gresik, jemaah akan melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Surabaya untuk mempersiapkan keberangkatan internasional.
Selanjutnya, pada 3 Oktober 2026, rombongan akan berangkat dari Bandara Internasional Juanda menggunakan pesawat menuju Jeddah, Arab Saudi. 
Sementara itu, 9 jemaah asal Malaysia akan berangkat dari Malaysia secara terpisah dan bergabung dengan rombongan saat berada di Jeddah. Setelah seluruh jemaah berkumpul, rombongan akan melanjutkan rangkaian perjalanan ibadah umrah bersama.
Dalam manasik tersebut, para jemaah mendapatkan pembekalan mengenai rangkaian ibadah umrah, mulai dari ihram, tawaf, sa’i hingga tahallul. Jemaah juga diberikan arahan mengenai persiapan perjalanan, kesehatan, serta pentingnya mengikuti petunjuk pembimbing selama berada di Tanah Suci Makkah dan Madinah.
KH. Achmad Syafi’i berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dan keselamatan sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. 
“Semoga perjalanan seluruh jemaah dimudahkan dan diberikan kesehatan serta keselamatan. Meskipun berangkat dari tempat yang berbeda, semoga seluruh jemaah dapat berkumpul di Jeddah dan bersama-sama melaksanakan ibadah umrah dengan lancar dan khusyuk,” pungkasnya.
Kegiatan manasik berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme para calon jemaah. Dengan pembekalan yang diberikan, seluruh jemaah diharapkan semakin siap secara pengetahuan, mental, dan fisik untuk menunaikan ibadah umrah.
Perjalanan dari Bawean hingga Jeddah menjadi bagian dari ikhtiar para jemaah menuju Tanah Suci Madinah dan Makkah. Dengan doa dan persiapan yang matang, mereka berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar serta memperoleh umrah yang mabrur.
Penulis : Abd Hamid







