Pemkab Kediri Hentikan Sementara Rekrutmen Perangkat Desa, Tahapan Tim Penjaringan Desa Gempolan Terancam Tertunda

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri secara resmi menghentikan sementara seluruh proses rekrutmen dan pengisian jabatan perangkat desa di seluruh wilayahnya. Kebijakan moratorium ini diambil untuk menyesuaikan aturan terbaru setelah diterbitkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2026.

Berdasarkan Pasal 74 PP tersebut, pelaksanaan pengisian jabatan perangkat desa masih harus menunggu terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) serta penyesuaian Peraturan Daerah (Perda) sebagai aturan pendukung.

Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Pemkab Kediri, Sukadi, menegaskan bahwa proses pengisian perangkat desa tidak bisa dilanjutkan sebelum regulasi pendukung tersebut diterbitkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika dipaksakan, dikhawatirkan produk hukum yang dihasilkan bermasalah. Bagi desa yang sudah membuka tahapan atau pendaftaran, seluruh proses diminta dihentikan sementara,” tegas Sukadi.

Instruksi tegas dari Pemkab Kediri ini berdampak langsung pada rencana Pemerintah Desa Gempolan, Kecamatan Gurah. Sebelumnya, Pemdes Gempolan telah menggelar sosialisasi awal untuk mengisi dua formasi perangkat desa yang kosong, yakni Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan dan Kepala Dusun (Kasun) Tawangsari.

Dalam sosialisasi sebelumnya, Kepala Desa Gempolan, Saiful Mustofa, menyatakan pihaknya bersiap membentuk tim teknis yang akan disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Kades, sebelum melangkah ke pendaftaran meluas serta menggandeng pihak ketiga dari perguruan tinggi terakreditasi A.

“Insyaallah kalau kita nanti sudah membentuk tim, kemudian tim kita beri SK, kemudian tim kita kumpulkan untuk menyusun tahapan. Nah, setelah tahapan itu muncul, baru nanti kita laksanakan penjaringan,” ujar Saiful Mustofa saat dikonfirmasi seusai acara sosialisasi.

Namun, dengan adanya arahan moratorium dari Pemkab Kediri, seluruh tahapan pendaftaran maupun pembentukan tim di Desa Gempolan dipastikan harus mengendap sementara waktu guna menghindari risiko cacat hukum pada produk keputusan desa.

Meski rekrutmen ditunda, Pemkab Kediri memastikan pelayanan publik di tingkat desa tetap berjalan normal. Sukadi menambahkan bahwa untuk mengatasi kekosongan jabatan, sumber daya manusia (SDM) yang ada akan dimaksimalkan melalui skema rangkap tugas oleh perangkat desa lainnya hingga aturan resmi berlaku.

Penulis : Bimo

Berita Terkait

DKPP Sumenep Gandeng Kodim, Semangat Hidup Sehat Didorong Menjadi Bagian dari Budaya Kerja
Anak-anak SDN Bawang 3 Bangga Dikunjungi Mbak Wali, Kondisi Fasilitas Sekolah Tak Luput dari Perhatian
Bukan Sekadar Teori, Dinkes Probolinggo Ajak Remaja Tambelang Krucil Hidup Sehat Lewat Aksi Bergizi
Faruk Hanafi Raih Penghargaan JSI, Dinilai Konsisten Dorong Budaya dan Pariwisata Sumenep
DKPP Sumenep Raih Penghargaan JSI, Chainur Rasyid Dinilai Berdedikasi Perkuat Ketahanan
Perkuat Implementasi Kawasan Tanpa Rokok, Dinkes Kediri Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Dinkes P2KB Sumenep Raih Penghargaan JSI, Bukti Dedikasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Jelang Pilkades Serentak kabupaten Pemalang 2026, Waindun Ajak Pendukungnya Kawal Pilkades Sungapan Dengan Damai 

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:44 WIB

DKPP Sumenep Gandeng Kodim, Semangat Hidup Sehat Didorong Menjadi Bagian dari Budaya Kerja

Rabu, 16 September 2026 - 13:17 WIB

Anak-anak SDN Bawang 3 Bangga Dikunjungi Mbak Wali, Kondisi Fasilitas Sekolah Tak Luput dari Perhatian

Rabu, 16 September 2026 - 13:11 WIB

Pemkab Kediri Hentikan Sementara Rekrutmen Perangkat Desa, Tahapan Tim Penjaringan Desa Gempolan Terancam Tertunda

Selasa, 15 September 2026 - 23:41 WIB

Bukan Sekadar Teori, Dinkes Probolinggo Ajak Remaja Tambelang Krucil Hidup Sehat Lewat Aksi Bergizi

Selasa, 15 September 2026 - 22:51 WIB

Faruk Hanafi Raih Penghargaan JSI, Dinilai Konsisten Dorong Budaya dan Pariwisata Sumenep

Berita Terbaru