PEMALANG, detikzone.id — Mantan anggota DPRD Kabupaten Pemalang periode 2009–2014, Nuryadi, SH, menyatakan siap maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalirandu yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026.
Nuryadi membawa visi “Desa Kalirandu yang Asri Lingkungannya dan Bahagia Warganya” melalui konsep pembangunan HARMONIS.
HARMONIS merupakan akronim dari Hijau, Aman, Religius, Manusiawi, Organisatoris, Ngayomi, Inovatif dan Sehat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Konsep tersebut disusun dengan menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pertanian, keamanan, keagamaan, pelayanan pemerintahan, kelembagaan desa, ekonomi hingga kesehatan.
Hijau
Nuryadi melihat sektor pertanian sebagai salah satu potensi penting Desa Kalirandu. Wilayah persawahan yang tersebar di lima dusun dan disebut masuk kategori irigasi teknis/Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dinilai perlu dikelola secara optimal.
Penguatan sektor pertanian akan diarahkan melalui perbaikan infrastruktur, seperti saluran tersier dan jalan usaha tani, sekaligus mendorong dukungan terhadap ketersediaan pupuk dan pestisida.
Aman
Aspek keamanan menjadi bagian penting dalam konsep HARMONIS. Nuryadi ingin menciptakan suasana desa yang memungkinkan masyarakat beraktivitas, bekerja, menuntut ilmu dan menjalani kehidupan tanpa intimidasi, diskriminasi maupun rasa cemas.
Religius
Kehidupan keagamaan juga menjadi perhatian. Nuryadi berkomitmen memperkuat karakter masyarakat Kalirandu yang agamis dengan melanjutkan serta mempererat ukhuwah Islamiyah, ibadah dan silaturahmi.
Manusiawi
Dalam aspek pelayanan, Nuryadi mengusung kepemimpinan yang memanusiakan manusia. Seluruh warga dipandang memiliki kedudukan yang sama serta berhak memperoleh pelayanan dan penghormatan.
Organisatoris
Nuryadi juga menaruh perhatian terhadap penguatan kelembagaan desa. BPD, LPMD, Karang Taruna, PKK dan BUMDes akan didorong agar dapat menjalankan peran secara optimal.
Dengan kelembagaan yang berjalan baik, pemerintahan dan pembangunan desa diharapkan dapat berlangsung lebih terorganisir, tertata, terstruktur dan sesuai regulasi.
Ngayomi
Konsep berikutnya adalah Ngayomi. Nuryadi menegaskan komitmen untuk mengayomi seluruh masyarakat Kalirandu, termasuk warga yang nantinya tidak memberikan dukungan kepadanya dalam Pilkades.
Kritik, saran dan masukan masyarakat akan ditempatkan sebagai bagian dari kontrol sekaligus bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Inovatif
Pada sektor ekonomi, Nuryadi melihat masih terdapat sejumlah potensi Pendapatan Asli Desa (PADes) yang dapat dikembangkan, di antaranya Bondo Deso atau Tanah Kas Desa (TKD), Pasar Desa, pengembalian pajak yang disebut mencapai lebih dari Rp300 juta per tahun, serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Pengelolaan potensi tersebut, kata dia, harus dilakukan secara transparan dan akuntabel sehingga dapat memberikan manfaat bagi pembangunan desa.
Sehat
Sementara di bidang kesehatan, Nuryadi ingin mendorong masyarakat yang sehat sebagai bagian penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan warga.
Dukungan terhadap Posyandu, sanitasi dan berbagai program kesehatan masyarakat menjadi bagian dari konsep tersebut.
“Saya ingin Kalirandu menjadi desa yang asri lingkungannya dan bahagia warganya. HARMONIS bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi semangat dalam membangun desa bersama seluruh masyarakat,” ujar Nuryadi saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).
Sementara itu, seorang warga Kalirandu yang belum disebutkan namanya menilai gagasan yang dibawa Nuryadi mencakup berbagai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh pertanian, keamanan, keagamaan, kelembagaan, ekonomi, kesehatan dan keharmonisan sosial.
“Yang kami lihat, Pak Nuryadi membawa gagasan yang menyentuh banyak kebutuhan masyarakat. Harapannya, visi HARMONIS tersebut bisa diwujudkan menjadi program nyata apabila mendapat amanah dari masyarakat,” ujarnya.
Melalui visi dan misi HARMONIS, Nuryadi menyampaikan pesan bahwa pembangunan Kalirandu perlu dilakukan secara bersama-sama, transparan dan inklusif, dengan orientasi pada peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat.
(Ragil)







