SUMENEP — Harapan warga Dusun Padanan, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, untuk memiliki akses jembatan yang lebih mudah mulai menunjukkan titik terang.
Pembangunan Jembatan Padanan yang masuk dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura 2026 terus dikebut. Rabu (23/9/2026), pengerjaan memasuki tahap penting, yakni pengecoran lantai jembatan.
Pengecoran dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng, Serka Helmi, turun langsung memimpin pengerjaan bersama masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tahap pengecoran tersebut dilakukan setelah rangka dan struktur pendukung jembatan selesai disiapkan. Pekerjaan dikerjakan secara bertahap dengan mengedepankan semangat gotong royong antara TNI dan warga.
“Sekarang masuk pengecoran lantai. Pengerjaannya dilakukan bersama warga supaya cepat selesai dan bisa segera dimanfaatkan,” kata Serka Helmi di lokasi.
Menurutnya, proses pembangunan akan terus dilanjutkan hingga seluruh bagian jembatan benar-benar siap digunakan.
“Yang penting pekerjaan terus berjalan. Kita kerjakan bersama-sama, bagian demi bagian sampai jembatan ini benar-benar siap digunakan,” ujarnya.
Bagi masyarakat Dusun Padanan, pembangunan tersebut bukan sekadar pekerjaan konstruksi. Jembatan menjadi bagian penting dari akses utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sulaiman, salah seorang warga Dusun Padanan, menyambut positif perkembangan pembangunan tersebut. Ia berharap proses pengerjaan dapat segera rampung sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah.
“Warga tentu senang melihat pembangunannya terus berjalan. Semoga cepat selesai dan nanti akses warga jadi lebih mudah,” katanya.
Pembangunan Jembatan Padanan merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura 2026 yang dilaksanakan Kodim 0827/Sumenep melalui jajaran Koramil kewilayahan.
Dari rangka jembatan hingga lantai yang mulai dicor, pembangunan terus bergerak. Di tengah gotong royong TNI dan masyarakat, jembatan tersebut perlahan dipersiapkan menjadi penghubung yang diharapkan mampu membuka akses warga menuju aktivitas yang lebih mudah.







