Sumenep – Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan kembali menggelar Rapat Rutin Bulanan pada Rabu, 4 November 2026. Bertempat di SDN Prancak III, kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas Bina Sekolah Dasar, H. Abu Supyan, M.Pd., Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akhmad Busri, M.Pd., serta seluruh kepala sekolah, baik dari satuan pendidikan negeri maupun swasta se-Kecamatan Pasongsongan.
Rapat rutin tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, sekaligus membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan tata kelola satuan pendidikan, administrasi keuangan sekolah, serta penguatan kebersamaan di lingkungan pendidikan Kecamatan Pasongsongan.
Dalam arahannya, Pengawas Bina SD, H. Abu Supyan, M.Pd., menyampaikan sejumlah informasi penting yang perlu segera ditindaklanjuti oleh seluruh kepala sekolah. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah terbitnya Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah yang sebelumnya telah diajukan oleh pengawas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sehubungan dengan terbitnya SK tersebut, beliau mengimbau agar proses Serah Terima Jabatan (Sertijab) antara kepala sekolah lama dan kepala sekolah baru segera dilaksanakan. Langkah ini diperlukan agar proses peralihan kepemimpinan dapat berjalan tertib, lancar, dan tidak mengganggu keberlangsungan pelayanan pendidikan di masing-masing satuan pendidikan.
“Terbitnya SK PLT Kepala Sekolah harus segera ditindaklanjuti dengan pelaksanaan serah terima jabatan antara kepala sekolah lama dan kepala sekolah baru. Saya berharap proses ini tidak berlarut-larut agar roda kepemimpinan dan pelayanan pendidikan di masing-masing satuan pendidikan tetap berjalan dengan baik,” demikian pesan yang ditekankan dalam arahannya.
Selain persoalan Sertijab, Pengawas Bina SD juga memberikan perhatian khusus terhadap penyelesaian Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) semester II. Seluruh sekolah diharapkan dapat menyelesaikan administrasi tersebut sebelum batas akhir yang telah ditentukan, yakni 31 Desember 2026.
Beliau juga menanyakan kesiapan KKKS Kecamatan Pasongsongan dalam menghadapi lomba Keterampilan Baris-Berbaris. Hal tersebut menjadi salah satu agenda yang perlu dipersiapkan bersama sebagai bentuk partisipasi sekaligus upaya membangun kedisiplinan, kekompakan, dan semangat kebersamaan.
Sementara itu, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan, H. Akhmad Busri, M.Pd., dalam arahannya kembali menguatkan pentingnya percepatan penyelesaian SPJ BOS. Beliau mengingatkan agar seluruh kepala sekolah tidak menunda-nunda pekerjaan administrasi, mengingat ketertiban pengelolaan keuangan merupakan bagian penting dari tanggung jawab seorang kepala sekolah.
“Saya mengingatkan kembali kepada seluruh kepala sekolah agar penyelesaian SPJ BOS menjadi perhatian serius dan segera dituntaskan. Kita harus membangun budaya kerja yang tertib, disiplin, dan bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan sekolah. Jangan sampai pekerjaan yang seharusnya bisa diselesaikan lebih awal justru menumpuk menjelang batas akhir,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa dalam waktu mendatang akan dilaksanakan monitoring oleh Inspektorat Kabupaten Sumenep terkait SPJ BOS semester I. Meskipun jadwal pelaksanaannya masih menunggu informasi lebih lanjut, seluruh sekolah diharapkan mulai mempersiapkan dokumen administrasi dan kelengkapan pertanggungjawaban dengan sebaik-baiknya.
Menurutnya, kesiapan administrasi bukan hanya diperlukan ketika ada pemeriksaan atau monitoring, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap satuan pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua KKKS juga menyampaikan informasi mengenai rencana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sekaligus Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026. Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Pamekasan pada Sabtu, 21 November 2026.
Dalam rangka menyemarakkan kegiatan tersebut, PGRI Cabang Pasongsongan dipastikan akan mengirimkan rombongan untuk turut berpartisipasi dan memeriahkan acara. Kehadiran rombongan PGRI Pasongsongan diharapkan menjadi wujud solidaritas, kekompakan, dan kebersamaan keluarga besar guru dalam memperingati hari bersejarah bagi dunia pendidikan Indonesia.
Terkait pentingnya kebersamaan dalam organisasi, Ketua KKKS Kecamatan Pasongsongan juga menegaskan bahwa KKKS harus terus menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi bagi seluruh kepala sekolah.
“KKKS bukan sekadar wadah berkumpulnya para kepala sekolah, tetapi menjadi ruang untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan menyatukan langkah. Mari kita jaga kekompakan dan kebersamaan, karena kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.
Menguatkan Sinergi, Membangun Pendidikan Berkualitas
Rapat rutin bulanan KKKS Kecamatan Pasongsongan bukan sekadar agenda pertemuan formal, melainkan ruang strategis untuk membangun komunikasi, memperkuat koordinasi, dan menyatukan komitmen seluruh kepala sekolah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Berbagai arahan dan informasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepala sekolah tidak hanya berkaitan dengan kepemimpinan pembelajaran, tetapi juga mencakup tanggung jawab administratif, pengelolaan keuangan, pengembangan sumber daya manusia, serta kemampuan membangun hubungan kerja yang harmonis.
Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh kepala sekolah semakin meningkatkan kedisiplinan dalam administrasi, memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan, serta terus menjaga soliditas antarsatuan pendidikan, baik negeri maupun swasta.
Pada akhirnya, kemajuan pendidikan tidak dapat dibangun melalui kerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang terbuka, koordinasi yang kuat, kepemimpinan yang bertanggung jawab, serta kolaborasi yang berkelanjutan dari seluruh elemen pendidikan.
Sebagaimana sebuah ungkapan inspiratif yang menjadi semangat kebersamaan:
“Sekolah boleh berbeda, kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat untuk memajukan pendidikan harus tetap satu. Sebab, keberhasilan pendidikan bukan tentang siapa yang paling menonjol, melainkan tentang seberapa besar kita mampu bergerak bersama untuk memberikan yang terbaik bagi generasi penerus bangsa.”
Dengan semangat kebersamaan tersebut, KKKS Kecamatan Pasongsongan diharapkan semakin solid dan mampu menjadi wadah koordinasi yang produktif, inspiratif, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kecamatan Pasongsongan.
KKKS Kecamatan Pasongsongan: Bersama Bergerak, Bersinergi, dan Berkolaborasi untuk Pendidikan yang Lebih Baik.







