Inovasi Layanan Pensiun Duduk Manis Hantarkan BKPSDM Sumenep Raih Juara I Anugerah Inovasi Daerah 2024

Sabtu, 14 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongodjoo menyerahkan piagam penghargaan kepada Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep Dr. Ir Arif Firmanto, S.T.P., M.Si pada malam puncak Anugerah Inovasi Daerah 2024 di Pendopo Keraton Sumenep

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongodjoo menyerahkan piagam penghargaan kepada Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep Dr. Ir Arif Firmanto, S.T.P., M.Si pada malam puncak Anugerah Inovasi Daerah 2024 di Pendopo Keraton Sumenep

Sumenep, Detikzone.id-  Inovasi Layanan Pensiun Duduk Manis (Laris Manis) hantarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep meraih juara I dalam Anugerah Inovasi Daerah 2024 kategori tingkat OPD.

BKPSDM yang dipimpin Dr. Ir Arif Firmanto, S.T.P., M.Si ini mendapat nilai  tertinggi 633,5 mengalahkan Dinkes P2KB Sumenep dengan inovasi  ‘Aplikasi Siap Lahir’  yang hanya meraup nilai 632,0 serta Bappeda dengan inovasinya  Simpel (Sistem Informasi Manajemen Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan, Pembangunan Daerah) dengan nilai 629,5.

Hasil itu didapat setelah tim dewan juri Anugerah Inovasi Daerah 2024 melakukan penilaian secara konprehensif dan independen, Jumat/13/09/2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BKPSDM Sumenep meraih nilai tertinggi berkaitan dengan inovasinya dalam memberikan layanan dan penghargaan terbaik kepada calon penerima pensiun, sebagai pahlawan birokrasi dengan meluncurkan program Layanan Pensiun Duduk Manis (Layak Manis).

Inovasi Layak Manis bagian dari transformasi layanan cepat di era digitalisasi.

Melalui inovasi ini, proses pelaksanaan layanan pensiun dengan cepat, mudah, dan diterima sebelum masa pensiun.

Sebelum adanya Layanan Pensiun Duduk Manis (Layak Manis) Surat Keputusan (SK) pensiun terlambat diterima pada bulan yang bersangkutan pensiun, belum menerima pangkat pengabdian, belum menerima tunjangan hari tua, dan juga belum bisa menerima gaji pertama pensiun.

Namun, setelah adanya inovasi Layak Manis, surat keputusan pensiun sudah dapat diterima untuk pengurusan SK pangkat pengabdian, menerima pangkat pengabdian, menerima tunjangan hari tua, gaji pertama pensiun sudah dapat diterima pada awal bulan ASN pensiun.

Disamping itu, secara teknis sudah tersedia fitur notifikasi melalui Smart Id Card (SIC), dalam waktu 6 (enam) bulan sebelum masuk bulan pensiun, penjemputan SKPP ke BPKSDM oleh petugas PT. Taspen, mengurangi hampir 90% tatap muka dengan petugas atau operator bahkan tidak ada, kecuali ada kendala, paperless, dan layanan antar SK pensiun express kepada ASN bersangkutan.

Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Sumenep Dr Ir. Arif Firmanto, S.T.P., M.Si menyampaiakan terima kasih kepada tim dewan juri yang telah memberi nilai tertinggi terhadap inovasi yang diluncurkan BKPSDM dalam Anugerah Inovasi Daerah 2024.

“Yang jelas penghargaan ini akan menjadi spirit bagi BKPSDM untuk terus melahirkan berbagai inovasi dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi ASN di Kabupaten Sumenep,” tandas pria yang selalu dahaga akan sebuah capaian prestasi ini.

Diselenggarakannya Anugerah Inovasi Daerah 2024, tukas Dr. Ir Arif Firmanto, S.T.P., M.Si, untuk menjawab tantangan zaman bahwa organisasi daerah perlu memberikan perhatian yang besar pada pentingnya inovasi.

“Organisasi perlu menggali kreativitas organisasi yang tersembunyi, karena organisasi memiliki tidak sedikit orang orang yang mempunyai ketajaman dalam berkreativitas untuk menghasilkan inovasi. Oleh karenanya Anugerah Inovasi Daerah 2024 memberikan peranan penting dan sangat berkontribusi bagi lahirnya Inovasi Daerah secara berkelanjutan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, dalam Anugerah Inovasi Daerah 2024, ada 3 kategori yakni tingkat OPD, Kategori Puskesmas bahkan Lembaga/Masyarakat.

Sebelum diumumkan hasil akhir oleh tim dewan juri, dilakukan babak kualifikasi yang mana dari seluruh kategori hanya diambil 6 peserta terbaik, kemudian disaring lagi menjadi 3 terbaik, yakni juara 1, 2 dan 3.

Untuk Kategori Puskesmas, Puskesmas Pamolokan jadi yang berbaik dengan nilai 631,5 yakni Inovasi Proposal inovasi Lakar Bheres : Layanan Kesehatan Jiwa Remaja Bersama Sekolah.

Kemudian Puskesmas Pandian mendapat nilai 630,0 bersama Inovasi Elit Temulawak Eliminasi Tuberculosis Tahun 2020 dengan Investigasi Kontak dan Minum Temu Lawak.

Sedangkan Puskesmas Ambunten mendapat nilai 629,5 dengan Inovasinya ‘Kencan Berdua’ (Kelas bimbingan calon pengantin berkualitas, terpadu dan aktif)

Sedangkan yang terbaik untuk Kategori Lembaga/ Masyarakat dinobatkan kepada SMAN 1 Sumenep dengan Inovasi merancang dan membangun Colig Box Feat. Nagan underwater turbyne system :
Optimalisasi energi arus laut sebagai Sumenep energi terbarukan dalam penyimpanan hasil tangkapan ikan Nelayan Gili Labak Sumenep.

Juara II Juga diperoleh SMAN 1 Sumenep yakni Inovasi Ekplorasi Potensi Tanaman Liar Pulau Kangean: Canggaret sebagai penyedap rasa Alami dalam berbagai kuliner Nusantara.

Sementara untuk Juara II didapat oleh UNIBA dengan Inovasinya E-Comerce Berung Madhure : UMKM maju, pengiriman makin mudah konsumen senang.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah
Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah
Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah
DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati APBD 2027, Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru