Angin Kencang Terjang Blitar, Tujuh Desa di Lima Kecamatan Terdampak Bencana

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang datang secara tiba-tiba merusak sejumlah atap rumah, pohon tumbang, serta mengganggu pasokan listrik di beberapa area. Petugas gabungan dari BPBD Blitar, TNI, dan Polri segera diterjunkan untuk membantu evakuasi dan perbaikan infrastruktur yang rusak pada Kamis (30/1/2024)

Hingga kini, upaya pembersihan puing-puing yang menghalangi jalan dan distribusi bantuan masih terus dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga diimbau untuk tetap waspada, mengingat kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil. Pihak terkait kemungkinan adanya cuaca ekstrem lanjutan dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah Kabupaten Blitar berkomitmen untuk terus mengupayakan pemulihan dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat agar tetap aman selama situasi ini berlangsung.

Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Berrtyanto mengatakan jika selama periode waktu mulai pukul 06.00 WIB – 15.00 WIB ada tujuh laporan yang telah masuk. Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Blitar masih terus melakukan asesment untuk melakukan penanganan dari bencana kali ini.

Berikut desa yang terdampak bencana angin kencang hari ini:
1. Desa Sukosewu Kecamatan Gandusari
2. Desa Tambakan Kecamatan Gandusari
3. Kelurahan Bence Kecamatan Garum
4. Desa Ploso Kecamatan Selopuro
5. Desa Jegu Kecamatan Sutojayan
6. Desa Sumberasri Kecamatan Nglegok
7. Desa Dayu Kecamatan Nglegok

Bencana yang terjadi dibeberapa kecamatan di Wilayah Kabupaten Blitar mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, menimpa rumah warga dan menutup akses jalan yang tersebar di beberapa titik.

Meski begitu angin kencang masih melanda di beberapa kecamatan wilayah Kabupaten Blitar sehingga BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada dan melaporkan jika terdampak di wilayahnya.

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

DPRD Sumenep Tegaskan Langkah Regulasi Daerah, 9 Raperda Disepakati Bersama
Dandim Sumenep Tancap Gas, Dua Jembatan Bakti TNI Nyaris Rampung hingga 95 Persen
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Anggaran Belanja Iklan DPRD Probolinggo Tembus Setengah Miliar, Sekwan Mengaku “Sudah Ada Yang Atur”
Tak Lagi Andalkan Data Statis, Portal Perlinsos Didorong Perkuat Akurasi Penerima PKH-BPNT
Penggiat Antikorupsi Seruduk DPRD Kabupaten Bogor, Bawa Petisi Tolak KKN dan Desak Transparansi Anggaran
KEPUASAN 79,3 PERSEN: FAKTOR PENYOKONG, BEBAN YANG DIHADAPI, DAN LANGKAH KE DEPAN
Kontrak 2.725 PPPK Paruh Waktu Probolinggo Diperpanjang, BKPSDM: Disiplin Dulu, Peluang Penuh Waktu Menanti di 2027

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 22:02 WIB

DPRD Sumenep Tegaskan Langkah Regulasi Daerah, 9 Raperda Disepakati Bersama

Senin, 28 September 2026 - 21:45 WIB

Dandim Sumenep Tancap Gas, Dua Jembatan Bakti TNI Nyaris Rampung hingga 95 Persen

Senin, 28 September 2026 - 21:15 WIB

Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip

Senin, 28 September 2026 - 19:58 WIB

Anggaran Belanja Iklan DPRD Probolinggo Tembus Setengah Miliar, Sekwan Mengaku “Sudah Ada Yang Atur”

Senin, 28 September 2026 - 19:22 WIB

Penggiat Antikorupsi Seruduk DPRD Kabupaten Bogor, Bawa Petisi Tolak KKN dan Desak Transparansi Anggaran

Berita Terbaru