Warga Kelurahan Bandar Lor Mojoroto Kediri Ciptakan Kampung Ramah Anak Melalui Permainan Tradisional

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kediri, Detikzone.id – Sejumlah warga RT 26 RW 5, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, mencanangkan diri sebagai Kampung Ramah Anak dan menggelar acara dengan mengusung tema “Ayo Dolanan”.

Ketua RT 26 RW 5, Agus Riyadi mengatakan, peluncuran Kampung Ramah Anak tujuannya guna melestarikan dan memperkenalkan kepada anak-anak dengan permainan tradisional ditengah era digitalisasi dan globalisasi yang membuat budaya lokal semakin terpinggirkan.

“Tujuannya juga untuk mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional kepada anak-anak agar lebih kompak dan guyub rukun sehingga mengurangi penggunaaan gedget atau game di handphone,” ujarnya, Minggu (2/2/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menerangkan, pentingnya pengenalan permainan tradisional kepada anak-anak agar tidak hanya menikmati kesenangan saat bermain, tetapi juga memahami dan menghargai budayanya sehingga perkembangan anak-anak menjadi lebih positif.

“Selain menyenangkan, permainan tradisional juga mengajarkan nilai-nilai positif seperti kerja sama, kejujuran, dan rasa hormat antar sesama,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Kelurahan Bandar Lor, Wasis Tri Yuliantoko sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan anak agar lebih mengenal permainan tradisional sebagai warisan budaya.

“Saya sangat apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang sudah inisiatif dan kreatifnya mengadakan kegiatan ini. Semoga bisa menjadi contoh untuk yang lainnya dan semoga nanti bisa menjadi ikon,” paparnya.

Pihaknya berharap, kedepannya anak-anak dapat mengurangi pemakaian gedget dan bermain game serta lebih menyenangi permainan tradisional sehingga dapat meningkatkan nilai-nilai postif dalam kehidupan sehari-hari.

“Diharapkan anak-anak sebagai generasi penerus ini dapat tumbuh dengan pengetahuan tentang nilai-nilai budaya yang ada di sekitar mereka, sekaligus menikmati waktu bermain yang lebih sehat dan bermanfaat,” harapnya.

Selama acara, anak-anak diajarkan oleh pemateri Iqbal Adji Nurvianto dari mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri dengan pengenalan berbagai macam permainan tradisional seperti congklak, karambol, lompat tali, gobak sodor, gangsing, engklek, egrang dan permainan lainnya.

Diharapkan, dengan bimbingan para orang tua dan pemuda setempat, anak-anak dapat belajar cara memainkan permainan-permainan tersebut, sekaligus mendapatkan pengetahuan tentang sejarah dan makna di balik setiap permainan tradisional.

Acara ini ditutup dengan harapan bahwa semangat kekeluargaan dan kebersamaan akan terus terjalin, menciptakan kampung yang tidak hanya ramah anak tetapi juga kondusif bagi semua lapisan masyarakat.

Penulis : Bimo Gunawan

Berita Terkait

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 
Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok
KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng
Penyerahan Dokumen SKT, Kemendagri Tegaskan Posisi Yakuza Maneges sebagai Mitra Strategis Negara
Sembilan Nelayan Raas Hadapi Persoalan Hukum di Australia, Cak Fauzi Fasilitasi Pemulangan hingga Kampung Halaman
Cak Fauzi Dukung Media Expo 2026, Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
Perjuangan Atlet Pelajar Bawean! Menyeberangi Laut Demi Berlaga di POR SD Gresik 2026 
Pasangan Pengusaha Dermawan Asal Pamekasan Kembali Raih Penghargaan Bergengsi, Bang Ali dan Istri Teguh Berpegang pada Pesan Nabi: Sebaik-baik Manusia yang Bermanfaat bagi Sesama

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34 WIB

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Bos CV Ayunda H. Bambang Budianto Apresiasi 3 Santri Ponpes Syeh Abdurrahman Rabah Pamekasan, Juara Nasional Debat dan Pidato Bahasa Mandarin, Raih Reward 7 Hari ke Tiongkok

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:25 WIB

KH Moh. Qosim Tekankan Pentingnya Ilmu dan Pendidikan Anak dalam Pengajian Milad ke-35 PP Miftahul Ulum Kareteng

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Penyerahan Dokumen SKT, Kemendagri Tegaskan Posisi Yakuza Maneges sebagai Mitra Strategis Negara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Sembilan Nelayan Raas Hadapi Persoalan Hukum di Australia, Cak Fauzi Fasilitasi Pemulangan hingga Kampung Halaman

Berita Terbaru