Kelender Event Terus Berlanjut, Jaran Serek Bertajuk Sumenep Pentahelix Akan Hibur Masyarakat

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Detikzone.id- Sebagai rangkaian kegiatan Kalender Event 2024, Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali mengadakan Festival Jaran Serek (kuda menari), bertajuk Sumenep Pentahelix” dalam rangka menjaga kelestarian budaya, Sabtu, 11/05/2024.

Festival Jaran Serek ini dijadwalkan pada Minggu 19 Mei 2024 pukul 07.00 Wib dengan rute start di Lapangan Giling dan finish di Labang Mesem Keraton Sumenep.

Panitia penyelenggara tidak hanya akan menampilkan Festival Jaran Serek saja namun juga akan menampilkan
Parade Jalan Serek Menari, Tari Sampur Kusir, Pangantan Sonat, Saronen,
Dromben Tontong, dan Musik Tongtong Baladewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Festival Jaran Serek (kuda menari), bertajuk Sumenep Pentahelix akan
diikuti ratusan ekor kuda yang diiringi musik tradisional saronen.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, para peserta Festival Jaran Serek akan menampilkan kreasi yang atraktif dan kreatif dalam menampilkan aksi kudanya.

“Penampilan tersebut tentu akan menarik perhatian masyarakat yang menyasikan di sepanjang rute mulai start hingga finish,” kata Bupati kepada wartawan.

Calon pemimpin masa depan Jawa Timur ini berharap, kegiatan tersebut mampu mempertahankan dan memelihara seni budaya jaran serek ditengah perubahan zaman.

“Di era kemajuan seperti saat ini, salah satu seni pertujukan tradisional ini harus tetap lestari sebagai potensi lokal dalam menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep,” tukasnya.

Oleh karenanya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerangkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan seni budaya warisan leluhur, termasuk Jaran Serek.

“Untuk mempertahankan seni budaya warisan leluhur, sudah menjadi tugas seluruh elemen agar tetap bersama sama menjaga dan merawat serta menunjukkan  kepedulian agar keberadaannya tidak tergerus oleh zaman,” pungkasnya

Berita Terkait

Ansor Bawean Gaungkan Dakwah Kultural, Tradisi Lokal Jadi Benteng Akidah
Keraton Sumenep Tak Sekadar Bangunan Tua, FSKN dan BPK Jatim Perkuat Upaya Pelestarian Budaya
Derita Rakyat Tak Mereda, Camat yang Disebut Jarang Ngantor Justru Giat Persiapkan Festival Masalembu yang Tuai Kritik Anggota Dewan Sumenep
Harlah ke-66 PMII di Pamekasan, Rayon Mandilaras Teguhkan Soliditas Kader
Pastikan Layanan Prima, Kemenag Gresik Monev Nikah-Rujuk di Bawean
Tak Hanya Menulis Berita, Detikzone Kembali Turun ke Jalan Tebar Jumat Berkah untuk Wong Cilik di Sumenep
BBM Masjid di Bawean Diperluas, Sentuh Empat Rumah Ibadah di Patarselamat
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Pemdes Kapongan Tetap Sisihkan BLT-DD untuk Warga Miskin Ekstrem

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 00:09 WIB

Ansor Bawean Gaungkan Dakwah Kultural, Tradisi Lokal Jadi Benteng Akidah

Senin, 11 Mei 2026 - 11:02 WIB

Derita Rakyat Tak Mereda, Camat yang Disebut Jarang Ngantor Justru Giat Persiapkan Festival Masalembu yang Tuai Kritik Anggota Dewan Sumenep

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:07 WIB

Harlah ke-66 PMII di Pamekasan, Rayon Mandilaras Teguhkan Soliditas Kader

Sabtu, 9 Mei 2026 - 18:39 WIB

Pastikan Layanan Prima, Kemenag Gresik Monev Nikah-Rujuk di Bawean

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:57 WIB

Tak Hanya Menulis Berita, Detikzone Kembali Turun ke Jalan Tebar Jumat Berkah untuk Wong Cilik di Sumenep

Berita Terbaru