Tiga Unit Kapal JTB Asal Tegal Diamankan, Ketua Umum LINMAS Apresiasi PSDKP Pontianak

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kubu Raya – PSDKP Pontianak kembali mengamankan tiga unit kapal Jenis Tarik Berkantong (JTB) pada 8 Mei lalu membuat Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat ( LINMAS) Syafarahman angkat bicara.

Pasalnya sosok yang aktif sebagai pemerhati Nelayan ini selalu memantau dan peduli terhadap Nelayan Khususnya Kalimantan Barat. Hal itu juga iya buktikan pada beberapa penangkapan Kapal sebelumnya.

Bahkan dirinya tak segan turun langsung kelaut untuk memastikan dan menempatkan orang – orang kepercayaan nya untuk memantau pergerakan Kapal JTB Asal Jawa Tengah tersebut guna memberikan informasi kepada dinas – dinas terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diamankannya tiga unit Kapal Jenis Jaring Tarik Berkantong (JTB) oleh Kapal Patroli HIU 11 yang di bawah Koordinasi Stasiun PSDKP Pontianak merupakan tindakan keseriusan PSDKP yang harus kita apresiasi,” katanya.

” Sudah selayaknya PSDKP selaku pemegang kendali atas keamanan kawasan utamanya wilayah tangkap JTB bertindak tegas,” imbuhnya.

Pihaknya menyampaikan ucapan terima Kasih kepada seluruh jajaran Staf PSDKP Pontianak yang telah mengambil tindakan tegas terhadap para oknum nakal dalam hal ini Nakhoda Kapal, dimana secara terang terangan mengangkangi atas peraturan yang telah di tetapkan yaitu UU Cipta Kerja.

“Kami juga menyesalkan atas perilaku sang Nakhoda yang dimana selama ini seakan tidak mengindahkan aturan maupun Himbauan dari dinas terkait,” tuturnya.

Parahnya lagi, belum usai kasus pembakaran Dua Unit kapal dan ditangkap nya Dua Unit kapal oleh satuan PSDKP dan Ditpolair Polda Kalbar di akhir tahun lalu.

“Seakan tak pernah memiliki Efek Jera pelanggaran demi pelanggaran terus dilakukan oleh oknum Nakhoda nakal Kapal JTB Asal Jawa Tengah tersebut”, paparnya.

“Selaku Masyarakat Kalbar sudah berbaik hati dengan tidak terulang kembali peristiwa – peristiwa yang tidak kita inginkan, Jangan pancing amarah kami, kami sudah cukup sabar dalam Hal ini dan perlu kita ketahui bersama dalam menyikapi permasalahan ini.  Guna mendapatkan Efek Jera seharusnya pihak terkait dalam Hal ini aparat penegak hukum juga memberikan sanksi pidana bagi sang Nakhoda Kapal dan pemilik kapal,” tukasnya.

Menurutmu, selama ini hanya Nelayan Kalbar yang menjadi Korban ketika keadilan itu tidak didapatkan, seperti peristiwa pembakaran Dua Unit Kapal tahun lalu yang dimana saat ini 4 orang Nakhoda asal Kalbar ditetapkan menjadi tersangka dan saat ini masih dalam proses Persidangan.

“Sungguh kejadian ini amat kita sayangkan dan ini membuktikan Ketidak Adilan Hukum bagi kami masyarakat Kalbar.” ucapnya Geram.

“Kami berharap kepada Instansi terkait agar dalam penindakan dan penanganan Kapal JTB Asal Jawa Tengah ini perlu keseriusan lebih, agar kedepan tidak ada lagi Korban dari Nelayan Kalbar karena Ketidak Adilan Hukum,” imbuh dia.

Ketika disinggung Keseriusannya dalam melakukan pemantauan terhadap Kapal JTB Asal Jawa Tengah tersebut, ia memperjelas akan terus memantau pergerakan Kapal JTB Asal Jawa Tengah tersebut dan kakan berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait dalam hal ini PSDKP, Polairud Polda Kalbar, Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Kalbar.

“Dan pada saat ini kita juga akan mencoba mencari dan menempatkan orang – orang terbaik di setiap Kabupaten guna memantau aktivitas Kapal JTB ini untuk menghindari Konflik dan Insha Allah kita akan kita pastikan kita akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah di Kalimantan Barat”, pungkasnya

Berita Terkait

Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat
Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa
Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate
Libur Panjang, Satpolairud Situbondo Siaga Penuh Amankan Wisata Pantai Pasir Putih
Aksi Tebar 75 Ribu Bibit Bandeng Kalapa Kendal Bersama Warga Binaan 
Banjir Rob di Pantura Pemalang Jadi Kolam Renang Dadakan Bagi Anak -anak 
Polemik PAW Situbondo Mereda, DPRD Pastikan Tidak Ada Pembatalan Sepihak
Al-Bai’ sebagai Arsitektur Keadilan: Telaah Normatif dan Pendekatan Filosofis dalam Perspektif Fiqih Muamalah

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:12 WIB

Selamatan Desa Taman Kursi 2026 Berlangsung Meriah, Budaya Leluhur dan Semangat Ekonomi Desa Menguat

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:24 WIB

Geger! KSB dan Pendiri NGO KBB Sepakat Bubarkan Organisasi Demi Kebangkitan Kabupaten Bogor Istimewa

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:49 WIB

Sinergi dengan Bareskrim, Lapas Cipinang Dukung Pengungkapan Kasus Vape Etomidate

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:31 WIB

Libur Panjang, Satpolairud Situbondo Siaga Penuh Amankan Wisata Pantai Pasir Putih

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:50 WIB

Aksi Tebar 75 Ribu Bibit Bandeng Kalapa Kendal Bersama Warga Binaan 

Berita Terbaru