DRT Manajemen Perkuat Arah Digital Marketing, Dorong UMKM Sumenep Berdaya Saing di Era Transformasi Digital

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan internal DRT Manajemen di Resto Lotus Sumenep berlangsung hangat dan produktif di tengah ramainya aktivitas pengunjung. Para anak muda kreatif terlihat berdiskusi membahas penguatan strategi digital marketing untuk mendorong UMKM Sumenep naik kelas di era transformasi.

Suasana pertemuan internal DRT Manajemen di Resto Lotus Sumenep berlangsung hangat dan produktif di tengah ramainya aktivitas pengunjung. Para anak muda kreatif terlihat berdiskusi membahas penguatan strategi digital marketing untuk mendorong UMKM Sumenep naik kelas di era transformasi.

SUMENEP, Sabtu 16 Mei 2026 – Di tengah dinamika perkembangan dunia usaha yang kian terdorong oleh transformasi digital, sebuah pertemuan internal digelar oleh anak-anak muda kreatif dari DRT Manajemen di salah satu titik kuliner yang ramai di Kabupaten Sumenep.

Bertempat di Resto Lotus Sumenep, suasana diskusi berlangsung hangat di tengah padatnya aktivitas pengunjung. Aroma khas menu andalan seperti Tongseng Kambing dan Rawon Lotus menjadi latar yang mengiringi jalannya pembahasan strategis perusahaan.

Pertemuan tersebut membahas penguatan arah pengembangan agensi digital marketing yang digerakkan oleh generasi muda, khususnya dalam memperkuat struktur kerja, kualitas layanan, serta daya saing di tengah kompetisi industri digital yang semakin ketat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Project Manager DRT Manajemen, Tufel, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya membangun sistem kerja yang lebih solid dan terarah. Saat ini, DRT Manajemen telah berkembang dengan melibatkan sekitar 20 karyawan aktif di berbagai divisi.

“Harapan kami ke depan, DRT Manajemen bisa terus berkembang lebih besar dan stabil. Saat ini kami sudah memiliki 20 karyawan yang bekerja dan tumbuh bersama dalam satu tim,” ujarnya.

Ia menambahkan, kekuatan utama perusahaan tidak hanya terletak pada jumlah tim, tetapi pada soliditas, komitmen, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan industri digital yang bergerak cepat.

Sementara itu, owner DRT Manajemen, Isol DRT, menegaskan bahwa digitalisasi saat ini telah menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha, termasuk UMKM di daerah.

Menurutnya, perubahan perilaku konsumen yang kini lebih banyak mencari, membandingkan, dan membeli produk melalui platform digital menuntut pelaku usaha untuk segera beradaptasi.

“Perkembangan digital membuat pelaku usaha harus mulai menggunakan strategi pemasaran modern. Agency digital marketing hadir untuk membantu UMKM membangun branding, meningkatkan penjualan, dan memperluas pasar melalui media sosial secara lebih efektif,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa peran agensi bukan sekadar penyedia jasa, melainkan mitra strategis dalam proses pengembangan usaha secara berkelanjutan, mulai dari branding, konten digital, hingga pengelolaan media sosial yang profesional.

Lebih lanjut, ia menyebut masih banyak pelaku usaha lokal yang memiliki potensi besar namun belum optimal dalam pemanfaatan digital marketing.

“Tugas kami adalah menjembatani itu agar produk lokal bisa lebih dikenal luas, tidak hanya di daerah, tetapi juga hingga ke luar kota bahkan nasional,” tambahnya.

Isol juga mendorong pentingnya kolaborasi antara pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan agency digital agar tercipta ekosistem ekonomi digital yang saling menguatkan.

Dengan langkah tersebut, DRT Manajemen diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak transformasi digital di Sumenep, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkembang di industri kreatif dan teknologi.

Di tengah geliat kuliner dan aktivitas masyarakat di Resto Lotus Sumenep, pertemuan ini menjadi gambaran kecil bagaimana anak muda mulai membangun ekosistem kerja yang lebih profesional dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal
Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan
DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan
Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis
Gus Qowim Buka Kediri Beauty Fest 2026, Dorong Industri Kecantikan dan UMKM Kreatif di Kota Kediri
Kesempatan Emas! DRT Exclusive Rekrut Salesman Motoris di Sumenep, Simak Syarat dan Benefitnya
Soft Opening, HM Cafe & Billiard Sumenep Diharapkan Jadi Khazanah Lahirnya Atlet Biliar dan Penggerak Ekonomi Daerah
Melalui Pendataan Berkala dan Akurat, Pemdes Tobai Tengah Sampang Hadirkan Bantuan yang Lebih Merata

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Tak Mau Korbankan Mutu, Batik Canteng Koneng Sumenep Rela Tempuh Proses Panjang Cetak Pembatik Andal

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:49 WIB

Resto Lotus Sumenep Jadi Rumah Kebersamaan, Temu Kenal Formara Unair Rajut Solidaritas Taretan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:26 WIB

DBHCHT Dinilai Belum Berkeadilan, Owner CV Ayunda Pamekasan H. Bambang Budianto Minta Madura Tak Lagi Dianaktirikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:01 WIB

Lotus Sumenep Tak Lagi Sekadar Tempat Kuliner, Kini Jadi Pusat Edukasi Bisnis Digital Lewat Sekolah Bisnis

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:41 WIB

Gus Qowim Buka Kediri Beauty Fest 2026, Dorong Industri Kecantikan dan UMKM Kreatif di Kota Kediri

Berita Terbaru