Walikota Blitar Kunjungi Panen Padi Sehat dan Adat Methik Pari Area Persawahan Kelurahan Klampok

Senin, 3 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar menggelar panen padi sehat dan adat methik pari di 6 hektar area persawahan Kelurahan Klampok Kecamatan Sananwetan.

Acara yang dihadiri Wali Kota Blitar Santoso dan forkopimda Kota Blitar hingga para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Blitar.

“Saya apresiasi kelompok tani Kelurahan Klampok Kecamatan Sanan Wetan,karena telah bersinergi dalam mendukung pertanian di Kota Blitar khususnya pertanian padi. Hal ini merupakan kunci keberhasilan meningkatkan produktivitas padi sehat,” kata Santoso, Minggu (2/6/2924).

Dia mengatakan proses penanaman bibit dan pemupukan yang baik di 1 hektar sawah bisa menghasilkan 8 ton padi sehat.

Kunjungan Walikota Blitar dengan agenda Panen padi sehat dan adat methik pari yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian kota Blitar. Dimana kelurahan Klampok ada 6 hektar sawah yang ditanami padi organik.

Di tempat yang sama, Lurah Klampok kecamatan Sananwetan kota Blitar Moh. Caesar Alfonso mengatakan, hari ini kita membantu Dinas Pertanian terkait kegiatan panen raya padi sehat tahun 2024.

” Panen padi sehat merupakan program inovasi dari dinas pertanian dan Gapoktan di kelurahan Klampok,”kata Caesar pada awak media.

“Gapoktan di barat makam ini sangat termotivasi akan inovasi yang ada di kota Blitar,”jelasnya.

Caesar Alfonso berharap, ke depan supaya seluruh kelompok tani yang ada di kelurahan Klampok bisa menanam padi sehat dan bisa meluas di seluruh kota Blitar.

“agar masyarakat luas bisa mengusumsi setidaknya bisa memberikan kekuatan atau menjaga ketahanan pangan di wilayah kota Blitar,”paparnya.

Walikota Blitar menambahkan, untuk memberikan dorongan kepada Masyarakat khususnya Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), melalui proses bibit yang bagus dan pemupukan yang baik yang mendapat arahan dan bimbingan dari Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian kota Blitar.

“Ternyata di Blitar juga mampu memberikan hasil panen yang lumayan, jadi 1 hektar bisa menghasilkan kurang lebih 8 ton, dengan adanya panen raya ini menandakan bahwa di Kota Blitar kebutuhan akan beras dapat tercukupi dengan baik,”. Pungkasnya. (Adv/Kmf)

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru