KEDIRI — Seorang pria bernama Dius Firdaus akhirnya muncul ke publik melalui sebuah rekaman video klarifikasi berdurasi dua menit pada Rabu (3/6/2026) dini hari. Langkah ini diambil setelah dirinya diduga terdeteksi oleh Tim Cyber Yakuza Maneges Pusat terkait pengoperasian akun media sosial palsu yang mencatut nama tokoh agama Den Gus Thuba dan organisasi Yakuza Maneges.
Tim Yakuza Maneges menawarkan pertanggung jawaban restorasi jalur bawah ataupun jalur aparat penegak hukum, Polda Metro Jaya. Namun Sebelum Tim Yakuza Maneges menindak dan menghampiri pelaku penipuan tersebut, ia tampak jera dan ketakutan terlebih dulu, dia memilih permintaan maaf dan klarifikasi secara terbuka melalui sebuah rekaman video.
Dalam rekaman video tersebut, Dius menyampaikan permohonan maaf secara terbuka yang ditujukan khusus kepada Den Gus Thuba Topo Broto Maneges, beserta jajaran pengurus dan anggota organisasi. Ia mengakui tindakannya telah mencemarkan nama baik pimpinan maupun organisasi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, pihak berwenang dan publik masih perlu menguji komitmen pertanggungjawaban yang dilontarkan pelaku, terutama terkait potensi adanya kerugian materiil dari masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun, aksi ini tidak sekadar pemalsuan identitas digital, melainkan diduga kuat mengarah pada upaya penipuan bernilai ekonomi. Dius diketahui sempat mencantumkan nomor rekening bank untuk menjaring uang donasi dari pengikut akun palsu tersebut.
Adapun instrumen yang digunakan pelaku dalam menjalankan modus operandinya meliputi:
Nomor Rekening: BCA 2670358332 atas nama Dius Firdaus (dicantumkan seolah-olah milik pengurus organisasi).
Nomor Kontak: WhatsApp 083844505984 (digunakan untuk komunikasi operasional akun palsu).
Catatan Redaksi: Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah total kerugian atau berapa banyak korban yang telah terperangkap mentransfer uang ke rekening tersebut.
Selain menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kediri Raya dan seluruh Indonesia, Dius mengklaim telah menghapus akun palsu yang bersangkutan. Ia juga berjanji secara terbuka akan mengembalikan dana apabila ada korban yang telanjur mengirimkan uang ke rekeningnya.
Walau pelaku berulang kali menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab, secara hukum formil, klarifikasi dan permohonan maaf digital tidak serta-merta menghapus dugaan tindak pidana pelanggaran UU ITE dan penipuan jika ada pihak korban atau organisasi yang memilih membawa kasus ini ke jalur hukum.
Executive Yakuza Maneges Pusat dalam waktu dekat akan memberikan keterangan resmi lebih lanjut mengenai langkah hukum lanjutan terhadap Dius Firdaus.
(BG17 Tim Media Yakuza Maneges)








