Lestarikan Budaya dan Dongkrak Wisatawan, Pemkab Blitar Ritual Larung Sesaji di Pantai Tambakrejo

Selasa, 9 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id — Pemerintah Kabupaten Blitar fokus mengembangkan potensi daerah salah satunya di bidang pariwisata. Dalam memperingati Tahun Baru Islam 1446 H, atau Bulan Muharam, digelar ritual larung sesaji di Pantai Tambakrejo di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, Selasa ( 9/7/2024).

Bupati Blitar Rini Syarifah yang diwakili, Camat Wonotirto MARHAENDRA PUDJI R, S.Pd,MM dalam sambutan menyampaikan, ritual tahunan larung sesaji di Pantai Tambakrejo sebagai upaya Pemkab.Blitar untuk melestarikan budaya serta mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan yang hadir disini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Larung sesaji bukan sekadar meneng gelamkan hasil bumi dari olah pertanian ke tengah Pantai Tambakrejo. Melainkan sebagai bentuk doa dan rasa syukur atas berkah yang diberikan sang Khalidi.” ujar Mahendra Camat Wonotirto.

Lanjut Marhaendra, Larung Sesaji digelar sebagai salah satu upaya nguri-uri budaya leluhur. Serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke salah satu pantai paling indah di Kabupaten Blitar tersebut.

Agenda larung sesaji yang digelar rutin setiap bulan Suro ini sukses memikat ribuan wisatawan. Ratusan orang memadati bibir pantai untuk menyaksikan prosesi Larung Sesaji.” Ungkapnya.

Marhendra Camat Wonotirto menambahkan, jika jumlah wisatawan yang datang di ritual larung sesaji setiap tahunnya bisa meningkat dratis. Maka, secara otomatis bisa mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Blitar dari sektor pariwisata.

Larung sesaji berbentuk buceng dan dari hasil bumi tersebut merupakan ungkap rasa syukur warga masyarakat sekitar Desa Tambakrejo atas hasil bumi yang me limpah serta menjadi tradisi leluhur.

Sebelum dilarung ke tengah laut, tumpeng diarak dari balai desa Tambakrejo menuju bibir Pantai.

Dia juga berharap memasuki tahun baru 1 Muharram 1446 H bisa menjadi kaca benggala untuk introspeksi diri. Segala kesalahan di masa lalu menjadi arah per baikan untuk menatap masa depan.

“Hari ini kita juga mengajak seluruh lapisan masyarakat termasuk kalangan anak muda biar mengajarkan jika punya tradisi yang harus dijaga dan dilestari kan,” katanya.

Kepala Desa Tambakrejo,Surani mengatakan, Upacara Adat Larung Sesaji merupakan simbol Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

“Larung sesaji ini sebagai wujud rasa syukur kami kepada Tuhan YME. Kami melarung tumpeng dengan simbol-simbol hasil panen pertanian Desa Tambakrejo Dari dulu, leluhur kami mewujudkan rasa syukur kepada Tuhan YME dengan melarung hasil bumi ke laut,” katanya.

Surani juga berharap kegiatan larung sesaji bisa menjadi berkah bagi warga Desa Tambakrejo dan semua rejeki semakin berlimpah. (Adv)

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah
Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah
Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah
DPRD-Pemkab Sumenep Sepakati APBD 2027, Anggaran Belanja Lebih Besar dari Pendapatan
JJS DPRD Sumenep Jadi Simbol Kebersamaan, Cak Fauzi: Jangan Terpecah karena Politik

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Lepas Kontingen POPDA Jatim XV 2026, Wabup Sumenep Kobarkan Semangat Atlet: Tampil Percaya Diri dan Pantang Menyerah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 23:43 WIB

Bupati Sumenep Dukung Media Expo 2026, Dorong Pers Ikut Menggerakkan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru