Mantan Wabup Blitar Tunjukkan Kepedulian Dengan Beri Bantuan Untuk Jurnalis yang Sakit Strok

Jumat, 6 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Pada hari Jumat, 6 September 2024, Rahmat Santoso, mantan Wakil Bupati Blitar, menunjukkan kepedulian yang mendalam dengan memberikan dukungan moral dan material kepada salah satu jurnalis Blitar Raya yang sedang mengalami sakit stroke. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian Rahmat Santoso terhadap kebutuhan awak media, khususnya di tengah kondisi kesehatan yang memprihatinkan. Dukungan tersebut diharapkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi jurnalis yang bersangkutan.

Rahmat, seorang tokoh yang dikenal luas karena keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial, baru-baru ini menyatakan bahwa wartawan memainkan peran yang sangat penting dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada acara diskusi publik, Rahmat menegaskan bahwa media massa merupakan jembatan utama antara masyarakat dan pengambil keputusan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Rahmat, wartawan memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa suara rakyat didengar dan kebutuhan mereka diperhatikan.

“Kehadiran wartawan sangat krusial dalam proses demokrasi,” ujar Rahmat.

“Mereka tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga menyuarakan kepentingan masyarakat yang mungkin tidak selalu mendapat perhatian dari pihak-pihak berwenang.” jelasnya.

Rahmat berharap agar para wartawan terus bekerja dengan integritas dan keberanian, serta menjaga objektivitas dalam melaporkan berita. Ia juga menekankan pentingnya dukungan publik dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kebebasan pers.

Makde Rahmat bersedia menanggung segala biaya pengobatan dan memberikan fasilitas terbaik bagi salah satu awak media Blitar yang saat ini tengah menghadapi musibah. Dalam pernyataan terpisah, Rahmat menyatakan bahwa tindakan ini diharapkan dapat meringankan beban yang sedang dihadapi oleh wartawan tersebut.

Selain itu, Rahmat juga menekankan bahwa ia melarang wartawan tersebut untuk pulang dari rumah sakit sebelum benar-benar sembuh. “Kesehatan dan kesejahteraan rekan-rekan wartawan adalah prioritas kami. Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan terbaik dan tidak perlu khawatir tentang biaya pengobatan,” tambahnya.

Rahmat berharap dukungan ini dapat memberikan sedikit kenyamanan dan ketenangan di tengah masa sulit yang sedang dijalani.

“Kami telah melakukan komunikasi dengan RSUD Ngudi Waluyo Blitar. Semoga Mas Andi segera ditangani dengan baik dan dapat pulih kembali secepatnya,” ungkap Makde Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menegaskan bahwa tindakannya merupakan bentuk kepedulian tulus dan ikhlas tanpa adanya kepentingan pribadi atau motif tersembunyi.

“Apa yang kami lakukan semata-mata untuk mendukung dan membantu rekan-rekan wartawan yang membutuhkan. Ini adalah wujud dari rasa solidaritas dan kepedulian kami terhadap sesama,” tambah Rahmat.

Dengan demikian, ia berharap semua pihak dapat bersatu dalam memberikan dukungan kepada mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

“Saya membantu teman media secara ikhlas dan tulus, saya tidak mengharap apapun dan tanpa ada kepentingan apapun, murni dari sisi kemanusiaan,” imbuhnya.

Tak hanya memberikan bantuan, Rahmat juga berkomitmen untuk mendorong kesejahteraan wartawan melalui berbagai program sosial ke depannya.

Ia berencana meluncurkan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi kerja dan perlindungan bagi para jurnalis.

“Kesejahteraan wartawan harus menjadi perhatian kita semua,” ujarnya.

Rahmat berharap program-program tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mendukung profesi wartawan dalam menjalankan tugasnya dengan lebih baik.

Dengan langkah-langkah tersebut, Rahmat Santoso tidak hanya menunjukkan sisi kepedulian sosialnya, tetapi juga memperkuat jalinan solidaritas antara tokoh masyarakat serta para awak media.

Selain itu, upayanya dalam membangun komunikasi yang efektif dan transparansi informasi turut memberikan dampak positif dalam menciptakan sinergi yang harmonis.

“Hal ini memperkuat peran serta kontribusi masing-masing pihak dalam mengatasi berbagai isu sosial dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan.” Tutupnya.

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik
Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya
Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi
Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang
Santuni Ribuan Disabilitas, Kaum Dhuafa, dan Anak Yatim di Musola Ainun Pantai Badur Sumenep, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Doakan Saya Sehat, Kekuatan Saya Ada Pada Kalian
Hampir Tak Pernah Sepi! Arinna Cafe & Resto Diserbu Pengunjung Sejak Buka hingga Malam, Iga Bakar dan Sop Buntut Bikin Ketagihan
Gratis untuk Semua! Kampung Semarak DRT di Manding Sumenep Hadirkan Pesta Rakyat Penuh Hiburan dan Sedekah
Harlah Ke-57, Ponpes Hidayatut Thalibin Sumenep Kukuhkan Komitmen Lahirkan Generasi Berilmu dan Berakhlak

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:23 WIB

Pokmaswas Hijau Daun Santuni 50 Anak Yatim, PLN Nusantara Power Perkuat Komitmen Pelestarian Mangrove di Bawean Gresik

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:21 WIB

Genap Sebulan Menyalakan Asa! Hari Ke-30 Program Berbagi Setiap Hari Detikzone.id Kembali Santuni Abang Becak Sumenep sekaligus Dengarkan Jeritan Hatinya

Senin, 29 Juni 2026 - 17:58 WIB

Gema Sholawat dan Doa Anak Yatim, Cara Warga Kalibuntu Probolinggo Rawat Alam dan Tradisi

Senin, 29 Juni 2026 - 15:44 WIB

Hari ke-29 Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Santuni Abang Becak Sumenep yang Kerap Pulang Tanpa Membawa Uang

Senin, 29 Juni 2026 - 14:28 WIB

Santuni Ribuan Disabilitas, Kaum Dhuafa, dan Anak Yatim di Musola Ainun Pantai Badur Sumenep, Founder BIP H. Ali Zainal Abidin: Doakan Saya Sehat, Kekuatan Saya Ada Pada Kalian

Berita Terbaru