Viral Mantan Asisten Stafsus Jokowi Diduga Terlibat Manipulasi Rekomendasi Pilkada Blitar 2024

Senin, 9 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar, Detikzone.id – Nama Yasmin Nur (YN), mantan asisten staf khusus Presiden Jokowi, kini tengah menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat dalam permainan rekomendasi calon Bupati Blitar pada Pilkada 2024. Kabar ini mencuat setelah komentar YN di media sosial dinilai arogan oleh warganet.

Menurut sumber yang dekat dengan petinggi Partai Gerindra, YN diduga berperan dalam melobi partai tersebut untuk merekomendasikan salah satu calon bupati Blitar. Sumber yang enggan disebutkan namanya menambahkan bahwa YN, meski hanya mantan asisten stafsus, memanfaatkan posisinya untuk mendapatkan dukungan bagi calon tertentu.

YN diduga memanfaatkan posisinya untuk melobi Gerindra agar merekomendasikan salah satu calon bupati di Blitar,” ungkap sumber tersebut. “Bahkan, YN ternyata adalah istri dari seseorang yang dekat dengan calon bupati tersebut.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi ini mengarah pada dugaan bahwa Partai Gerindra mungkin tertipu dan akhirnya mengeluarkan rekomendasi untuk calon yang dibawa oleh YN. Kabar ini juga telah sampai ke kalangan DPR di Senayan dan menjadi topik perbincangan hangat.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Sugianto, ketika dikonfirmasi mengenai isu ini, mengaku belum mengetahui adanya dugaan keterlibatan YN dalam proses rekomendasi partainya. Ia menjelaskan bahwa DPC Gerindra hanya mengusulkan nama-nama calon dan keputusan akhir ada di DPP.

“Selama proses rekomendasi, kami hanya mengusulkan nama-nama yang dianggap potensial. Keputusan akhir sepenuhnya ada di DPP,” ujar Sugik.

Sementara itu, Yasmin Nur, yang nama inisialnya terungkap dalam berita ini, sebelumnya viral di media sosial setelah membalas cuitan kritis mengenai jabatannya. Yasmin menegaskan bahwa posisi asisten stafsus adalah jabatan penting dan menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap informasi yang dianggapnya merugikan.

Mengutip dari media lentera today. com, mengenai dugaan keterlibatan Yasmin dalam permainan rekomendasi Pilkada semakin memanas seiring dengan beredarnya berita mengenai perpecahan internal di Partai Gerindra Blitar.

Informasi tersebut menunjukkan adanya ketegangan antara pihak-pihak di dalam partai terkait keputusan rekomendasi calon. Beberapa sumber menyebutkan bahwa perpecahan ini bisa mempengaruhi strategi politik dan dukungan partai dalam Pilkada mendatang. Para pengamat politik mengingatkan bahwa situasi ini dapat berdampak pada dinamika pemilihan dan potensi perubahan dalam peta politik daerah.

 

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru
Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula
Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa
PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan
Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal
Bupati Sumenep Sabet Penghargaan Bergengsi di East Java Maritime Awards 2026, Wujud Komitmen Pemerataan Ekonomi Pesisir dan Kepulauan
Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Jadikan Harkitnas sebagai Momentum Kebangkitan Ekonomi, Persatuan, dan Transformasi Daerah
Semangat Harkitnas 2026, Ketua PKDI Sumenep Ajak Masyarakat Bangkit dan Bersatu untuk Indonesia Maju

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:29 WIB

PR PGRI se-Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik Dikukuhkan, Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Guru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:48 WIB

Bangkitkan Kejayaan Tebu Probolinggo, Gus Haris Dorong Petani Sambut Era Baru Industri Gula

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:38 WIB

Gandeng PKDI dan Kejaksaan, DPMD Sumenep Perkuat Transparansi Pemerintahan Desa

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:34 WIB

PKDI Sumenep Hadiri Rakor Persiapan Penyuluhan Hukum, H. Ubaid: Pencegahan Lebih Penting dari Penindakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:09 WIB

Workshop Membatik Madura di Sumenep Dorong Pelajar Lestarikan Budaya Lokal

Berita Terbaru