Sekwan DPRD Sumenep Bersama Istrinya Tampil Bersahaja Pada Gelaran Parade Batik Pentahelix 2024

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekwan DPRD Sumenep bersama istrinya .

Foto: Sekwan DPRD Sumenep bersama istrinya .

Sumenep, Detikzone.id- Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Yanuar Yudha Bachtiar, S.Pi., M.Si bersama istri halalnya tampil elegan dan bersahaja pada gelaran budaya Parade Batik Pentahelix dalam rangkaian MCF di grand final Sumenep Batik Festival 2024.

Keduanya terlihat seperti model yang memperagakan keahlian fashion dengan gaya dan ciri khasnya masing masing.

Pasangan setia ini memanfaatkan momentum spesial tersebut dengan tampil berbalut busana batik couple hasil tangan- tangan kreatif produk UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapan ribuan penonton yang membanjiri Stadion A. Yani, Sekwan DPRD Sumenep bersama sang pujaan hati Tidka nampak canggung.

Bahak Yanuar Yudha Bachtiar, S.Pi., M.Si tampil penuh wibawa. Sementara istrinya terlihat anggun keibuan.

Ia tampil penuh percaya diri pada minggu, 08/09, malam.

Seraya menggandeng mesra pasangnya halalnya tersebut, Sekwan DPRD menyapa penonton seraya melambaikan tangan.

Di lokasi acara juga hadir peserta dari 10 Kabupaten/ kota Tapal kuda dan Runner up Putri Indonesia 2024 Jatim.

Keduanya berlenggak lenggok sambil atraksi pose mengikuti ritme musik.

Tepuk tangan penonton pun acap kali terdengar riuh memberikan apresiasinya.

Sekwan Yanuar Yudha Bachtiar, S.Pi., M.Si mengatakan, parade batik festival 2024 yang diselenggarakan Pemerintah Daerah merupakan salah satu simbol jati diri kebudayaan bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi dan sinergitas antar elemen,” katanya.

Menurut sosok humanis ini, gelaran Parade Batik Pentahelix tidak hanya berdampak terhadap pariwisata namun juga berefek terhadap pelaku ekonomi kreatif, khusunya para pengrajin batik.

“Selain ajang promosi kekayaan potensi daerah, kegiatan ini menjadi jembatan untuk mengangkat dan mengembangkan nilai nilai budaya warisan leluhur, sehingga kebermanfaatannya itu akan semakin dirasakan oleh masyarakat untuk menunjang ekonomi lokal, khusunya pengrajin batik,” tandasnya.

Penulis : Igusty - Amin

Berita Terkait

Yakuza Maneges Layangkan Somasi Terbuka Terhadap Dua Media Atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik
Bukan Sekadar Expo, Tiga Media di Sumenep Satukan Jurnalisme, Budaya, Seni dan UMKM: Senator Ning Lia hingga Pemprov dan Pemkab Beri Apresiasi
Disambut Meriah di Media Expo 2026 Sumenep, Ning Lia Ajak Media Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif
PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 
Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar
Media Expo 2026 Masuki Malam Keempat, Tongtong Lendhu Sagara hingga Tari Maharaya Meriahkan Hari Jadi Jatim dan Sumenep, Yuk Ramaikan Malam Ini!
Hari Santri Nasional 2026, Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin Serukan Santri Jadi Penjaga Akhlak, Pejuang Ilmu dan Pilar Masa Depan Bangsa
Hari Jadi Sumenep dan Hari Santri, Bupati Fauzi Serukan Ikhtiar Spiritual demi Keberkahan Negeri Lewat 111.111 Kali Pembacaan Al-Waqi’ah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Yakuza Maneges Layangkan Somasi Terbuka Terhadap Dua Media Atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Bukan Sekadar Expo, Tiga Media di Sumenep Satukan Jurnalisme, Budaya, Seni dan UMKM: Senator Ning Lia hingga Pemprov dan Pemkab Beri Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Disambut Meriah di Media Expo 2026 Sumenep, Ning Lia Ajak Media Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:34 WIB

PC Muslimat NU Bawean Gelar Forum Silaturahmi, KH Moh. Qosim Bahas Tantangan Mendidik Anak di Era Digital 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:44 WIB

Bukan Sekadar Habiskan Uang Rakyat, Bupati Haris Warning OPD Probolinggo Soal Anggaran Rp801 Miliar

Berita Terbaru