Bupati Sumenep Ajak Karang Taruna Seiring Sejalan dengan Kepala Desa, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat 

Kamis, 19 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo membuka kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna se- Kabupaten Sumenep Tahun 2024 di Baghraf Hotel. Rabu, 18/09/2024, malam.

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo membuka kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna se- Kabupaten Sumenep Tahun 2024 di Baghraf Hotel. Rabu, 18/09/2024, malam.

Sumenep, Detikzone.id- Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)  menggelar kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Karang Taruna se- Kabupaten Sumenep Tahun 2024 di Baghraf Hotel. Rabu, 18/09/2024, malam.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, dan dibuka langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Hadir diantaranya, Kepala DPMD Anwar Syahroni Yusuf bersama Sekdis, Ketua AKD Miskun Legiyono, Ketua Karang Taruna, Nurahmat dan anggota Karang Taruna se-Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, karang taruna merupakan organisasi yang sangat penting di desa yang harus seiring sejalan dengan kepala desa untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Organisasi Karang Taruna  punya peranan multi sektoral yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Baik sosial kemasyarakatan, sosial ekonomi, agama, pendidikan dan budaya,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat mengawali sambutannya.

Pihaknya siap menggelontorkan dana untuk kebermanfaatan program yang dirancang Karang Taruna Kabupaten Sumenep .

“Secara aturan kita bisa menggelontorkan dana berapapun yang berhubungan dengan program kemasyarakatan. Misalkan di bidang pendidikan, karang taruna menyiapkan 1000 beasiswa tidak mampu dan beasiswa berprestasi. Tapi untuk beasiswa tidak mampu ada syaratnya, yakni harus terdaftar di DTKS,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ekonomi tidak harus menyelesaikan orangnya, namun menyelesaikan pendidikannya juga merupakan penguatan ekonomi jangka panjang.

“Jadi, penguatan ekonomi di segala sektor memang menjadi tujuan pemerintah daerah, sehingga kedepan Karang Taruna diharapkan lebih sinergis dengan pemerintahan desa demi  mewujudkan kesejahteraan masyarakat di masing masing desa,” ungkapnya.

Pada momentum tersebut, Bupati juga memaparkan keberhasilan beberapa program Pemerintah Daerah yang orientasinya menekan angka kemiskinan, salah satunya di bidang kesehatan melalui pelayanan berobat gratis ( UHC ) yang hanya menunjukkan KTP.

“Biaya yang kita gelontorkan tidaklah sedikit untuk merealisasikan program UHC ini. Secara tidak langsung program tersebut dapat menekan angka kemiskinan. Uang yang seharusnya dibayarkan ke Rumah Sakit bisa dapat dibelanjakan untuk kebutuhan kebutuhan yang lainnya karena sudah ada program itu,” ujar Bupati.

Efek dari berbagai program dan kebijakan pemerintah Kabupaten Sumenep, pertumbuhan ekonomi selalu meningkat setiap tahunnya yakni 2021 pertumbuhannya sebesar 2,16 persen dan 2022 naik menjadi 3,11 persen dan 2023 naik di angka 5.35 persen.

‘Angka tersebut mengalahkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” ucap Bupati Fauzi seraya direspon tepuk tangan.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka 2021 sebesar 2,31 persen, 2022 sebesar 1,36 persen dan 2023 menjadi yang terbaik di Jawa Timur hanya 1.71 persen.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep mampu menekan angka kemiskinan yakni 2021 sebesar 20,51 persen, pada 2022 menurun menjadi 18,76 persen dan 2023 turun menjadi 18,7 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,06 persen.

“Walaupun diawal awal kepemimpinan saya dihadapkan oleh Covid-19, namun kami tidak pernah berhutang dan tetap bisa fighting dengan anggaran yang ada,” terangnya.

Untuk itu, calon pemimpin masa depan Jatim ini meminta Karang Taruna Kabupaten Sumenep terus berkomitmen dalam mendukung program- program kemajuan desa dan pemerintah daerah.

“Karena seluruh pencapaian dan kemajuan Pemerintah daerah itu dimulai dari tingkat desa. Oleh karenanya, kedepan Karang Taruna Kabupaten Sumenep diharapkan terus memberikan kontribusi nyata ,” tandas Bupati.

Sementara itu, Ketua AKD Sumenep mengajak Karang Taruna untuk menjadi organsiasi yang memiliki kesamaan visi dan misi dengan Kepala Desa.

“Pemuda Karang Taruna ini merupakan aset bangsa yang berharga, sehingga kehadirannya sangat dibutuhkan oleh Pemerintah desa dalm rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tukas Miskun Legiyono.

Berkaitan dengan kegiatan yang telah dilaksanakan, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sumenep Nurahmat  berjanji ingin membawa karang taruna lebih maju.

“Kami berkomitmen bagaimana kemudian Karang Taruna ini maju kedepannya. Saat ini Karang Taruna  tingkat desa sudah terbentuk semua yakni 334 desa. Ini berkat bantuan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” ujar Nurahmat.

Ia pun menyambut optimis program yang dijanjikan Bupati untuk kepentingan ekonomi kreatif dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Seperti apa yang disampaikan Bupati tadi bahwa Pemerintah akan memprogramkan untuk kepentingan ekonomi kreatif melalui dukungan dan support dari kepala desa. Terkait Karang Taruna, kami akan bekerja
sesuai dengan aturan, karena masing masing mempunyai fungsi dan tugas,” ucapnya.

Nurahmat berharap program program karang Taruna kedepan berjalan sesuai dengan harapan.

“Tentu kami berharap program program Karang Taruna kedepan yang bergerak dibidang sosial meliputi sosial ekonomi, sosial kesehatan, keagamaan dan kebudayaan akan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” tandas Nurahmat.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru