3.004 Atlet dari Indonesia dan Mancanegara Meriahkan Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAD 

Sabtu, 28 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor-  Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Piala Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) ke-2 tahun 2024 resmi dimulai pada Jumat (27/9/2024) di GOR Laga Tangkas, Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kejuaraan yang bergengsi ini diikuti oleh total 3004 atlet, tidak hanya dari berbagai wilayah di Indonesia, tetapi juga melibatkan peserta internasional dari negara-negara seperti Prancis, Belanda, Amerika Serikat, dan beberapa negara lainnya.

Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Darat, yang tiba di lokasi sekitar pukul 14.05 WIB. Kehadiran Jenderal Maruli disambut antusias oleh para peserta, panitia, dan tamu undangan.

Sesampainya di tempat acara, Jenderal Maruli langsung menuju podium yang telah disiapkan untuk memimpin prosesi pembukaan yang diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pencak Silat. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta berdiri dengan penuh hormat menyanyikan kedua lagu tersebut.

Setelah prosesi lagu kebangsaan, panitia memberikan laporan resmi mengenai persiapan dan pelaksanaan kejuaraan kepada Jenderal Maruli.

Dalam sambutannya, Jenderal Maruli mengungkapkan rasa bangganya atas tingginya partisipasi atlet, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Beliau berharap, melalui kejuaraan ini, pencak silat akan semakin dikenal luas dan terus berkembang sebagai salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang mendunia.

“Saya merasa bangga melihat antusiasme luar biasa dari seluruh peserta yang hadir. Baik atlet dari Indonesia maupun luar negeri, semuanya berkumpul di sini untuk memperebutkan gelar juara. Harapan saya, kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” kata Jenderal Maruli dalam pidatonya.

Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAD ini tidak hanya diikuti oleh atlet dari seluruh penjuru Indonesia, namun juga menarik perhatian atlet pencak silat dari beberapa negara mancanegara seperti Prancis, Belanda, dan Amerika Serikat.

Ini menunjukkan bahwa pencak silat, sebagai warisan budaya Indonesia, semakin mendapatkan pengakuan di tingkat global. Kompetisi ini diharapkan menjadi ajang yang tepat bagi atlet-atlet muda untuk mengasah kemampuan dan mengukir prestasi di panggung internasional.

“Ini adalah kesempatan besar bagi para atlet pencak silat untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kami berharap melalui event ini, pencak silat semakin dikenal di dunia internasional dan melahirkan generasi baru atlet yang dapat bersaing di tingkat global,” tambah Jenderal Maruli.

Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Maruli juga menyampaikan bahwa TNI Angkatan Darat tidak hanya berkomitmen pada pengembangan pencak silat, tetapi juga akan mendukung berbagai cabang olahraga lainnya.

Menurutnya, kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diperlukan agar dukungan terhadap olahraga nasional semakin maksimal.

“Kami akan terus berusaha mendukung berbagai cabang olahraga lainnya selain pencak silat. TNI AD berkomitmen untuk berperan aktif dalam memajukan olahraga nasional, sehingga para atlet bisa terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tegas Jenderal Maruli.

Sementara itu, Brigjen TNI Dedi R., Kadis Jasmani Angkatan Darat (Kadisjasad) yang juga menjadi panitia penyelenggara, menegaskan bahwa Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAD ini akan menjadi agenda tahunan yang diadakan setiap tahun. Kejuaraan ini tidak hanya melibatkan atlet dari berbagai provinsi di Indonesia, namun juga dari berbagai Kodam di seluruh Tanah Air. Dengan diadakannya kejuaraan tahunan ini, diharapkan dapat ditemukan bibit-bibit atlet berprestasi yang nantinya akan dibina lebih lanjut oleh TNI AD, bahkan berpotensi menjadi bagian dari keluarga besar TNI.

“Tahun ini, kejuaraan diikuti oleh 3.004 atlet yang berasal dari seluruh Indonesia dan beberapa negara asing. Kami menyiapkan bibit-bibit atlet yang berprestasi untuk dilatih lebih lanjut, dengan harapan mereka bisa menjadi atlet pencak silat kelas dunia atau bahkan berkarir di TNI,” jelas Brigjen Dedi.

Jenderal Maruli juga menekankan bahwa pencak silat adalah salah satu warisan kebanggaan bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan dan dikembangkan agar dikenal dunia.

“Pencak silat adalah warisan leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Dengan adanya kejuaraan seperti ini, kita dapat mempromosikan pencak silat di kancah internasional, sekaligus memberikan wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan mereka dalam seni bela diri ini,” tambah Jenderal Maruli.

Kejuaraan Pencak Silat Piala KASAD ke-2 ini berlangsung mulai tanggal 27 hingga 29 September 2024, dan menjadi momentum penting bagi pencak silat untuk semakin diakui di dunia internasional. Kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana penting untuk memperkenalkan pencak silat sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia kepada dunia.
Dengan dukungan penuh dari TNI AD, Kemenpora, dan berbagai pihak lainnya, diharapkan pencak silat tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga terus berkembang sebagai salah satu cabang olahraga yang dapat dibanggakan di pentas dunia. Kejuaraan ini merupakan bukti nyata upaya TNI AD dalam melestarikan budaya bangsa serta mendorong prestasi anak bangsa melalui olahraga.

Penulis : Rahman

Berita Terkait

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi
Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo
Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp
Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?
Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura
Skandal Mamin BPPKAD Probolinggo: Rp1,1 Miliar Diduga Dikuasai Perorangan
Bupati Sumenep: Bantuan Stimulan Dua Wujud Nyata Tanggung Jawab Pemkab
Penyuluhan Intensif PPL BPP Pasongsongan Sumenep Bantu Petani Maksimalkan Panen

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 11:30 WIB

Belanja BPPKAD Probolinggo Disorot, Ratusan Paket Administratif, Klarifikasi Normatif Dinilai Menghindari Substansi

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:56 WIB

Pate Alos: Gerbang Baru Diplomasi Ekonomi Situbondo

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:31 WIB

Surat Resmi Tak Dijawab, BPPKAD Probolinggo Klaim Klarifikasi Lewat WhatsApp

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:20 WIB

Sekda Sumenep 2026 di Titik Krusial: Mampukah Kuda Putih dan Kuda Terbang Menahan Laju Kuda Hitam?

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:36 WIB

Maduratani Award 2026: Sinergi Media dan Daerah Bangun Pertanian Madura

Berita Terbaru