Sumenep Inklusif, Bupati-nya ya Harus Inklusif

Rabu, 20 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep Inklusif, Bupati-nya ya Harus Inklusif

Begitu gambaran tema debat ke 3 Pilkada Sumenep yang mengambil tema Harmonisasi Pembangunan Pusat Daerah dan Penguatan Lokal Wisdom serta Wawasan Kebangsaan.

Kata Cabup 02, soal toleransi dan keberagaman di Kabupaten Sumenep sudah berlangsung 265 tahun lalu. Itu terlihat adanya bangunan Gereja, Klenteng dan Masjid berdiri berdekatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emang.

Masyarakat Sumenep inklusif. Saling menghargai perbedaan. Pemimpin nya berdiri di atas semua kelompok. Itulah pemimpin inklusif.

Sebagai Bupati Sumenep. Cabup 02, Mas Doktor Fauzi melihat seni dan budaya memiliki nilai universal.

Karena itu, di masa Kepemimpinan Mas Doktor Fauzi. Potensi seni dan budaya yang memiliki ciri khas berbeda perlu diberi ruang kreasi. Itu sebagai bukti menghargai jenis seni dan budaya yang menjadi kebanggaan warga Sumenep.

Halo…

Jangan kaget. Jika Mas Doktor Fauzi memberi ruang aneka seni budaya yang menjadi kebanggaan warga Sumenep. Seperti seni tradisional dan seni modern. Itu bukti bahwa Bupati Mas Doktor Fauzi itu inklusif. Menghargai aneka potensi seni dan budaya yang disenangi warganya.

FaHam?

Ayo lah…jangan berpikir eksklusif. Para raja-raja Sumenep tempo dulu sudah bersikap inklusif. Menghargai perbedaan kultur yang ada di tengah warganya.

Jangan heran. Kalau Sumenep kaya akan seni dan budaya.

Itulah hasil karya para nenek moyang kita bisa lestari hingga sekarang karena pemimpin Sumenep bersikap inklusif.

Mas Doktor Fauzi emang Bupati Inklusif. Semoga kelompok dirangkul. Semua perbedaan di tengah wargannya dihargai.

Sikap inklusif Bupati Fauzi bukan sebatas kata-kata.

Itu kenapa ruang kreasi seni dan budaya warganya selalu diberi panggung di setiap gelaran event.

Sampai di sini.

FaHam?

Penulis : Relawan

Berita Terkait

BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali Geruduk DPRD Jatim, Suarakan Tolak Impunitas
Achmad Fauzi Wongsojudo Pimpin Pembagian Zakat Mal PDI Perjuangan Sumenep
Oknum Anggota DPRD PDIP Kebumen Divonis Dua Tahun Penjara
PPP Situbondo Rayakan Harlah ke-53 dengan Fokus Kaderisasi dan Bantuan Sosial
Aktivis HMI UNIBA Madura Kecam Wacana Pilkada Lewat DPRD: Negara Ini Berkedaulatan Rakyat, Bukan Milik Tirani Mayoritas
Aliansi BEM Pasuruan Raya Tolak Wacana Pilkada Lewat DPRD, Tegaskan Kedaulatan di Tangan Rakyat
HUT ke-53 PDI Perjuangan, Ratusan Anggota DPRD Jatim Serentak Laporkan Kinerja ke Rakyat
Rakernas I 2026, PDI Perjuangan Jatim Membuka Tiga Kartu Strategis sebagai Penegasan Arah Politik Nasional

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 20:00 WIB

BEM PTMAI Zona V Jatim–Bali Geruduk DPRD Jatim, Suarakan Tolak Impunitas

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:48 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Pimpin Pembagian Zakat Mal PDI Perjuangan Sumenep

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:34 WIB

Oknum Anggota DPRD PDIP Kebumen Divonis Dua Tahun Penjara

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:29 WIB

PPP Situbondo Rayakan Harlah ke-53 dengan Fokus Kaderisasi dan Bantuan Sosial

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:07 WIB

Aktivis HMI UNIBA Madura Kecam Wacana Pilkada Lewat DPRD: Negara Ini Berkedaulatan Rakyat, Bukan Milik Tirani Mayoritas

Berita Terbaru

Haji Khairul Umam (Haji Her) Pamekasan saat menghadiri undangan silaturahmi Presiden Prabowo Subianto bersama para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta.

EKONOMI

Pemeriksaan KPK Warnai Upaya Realisasi KEK Tembakau Madura

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:50 WIB