Danitri Ungkap Lahan Basah Korupsi MBG

Senin, 6 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatim – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dilaksanakan mulai hari ini (06/01)

MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.aktivis anti korupsi Danitri menjelaskan program MBG akan menjadi “lahan basah” korupsi.

Danitri menuturkan walaupun program ini dirancang dapat memberikan manfaat sosial, tetapi karena keterkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, program MBG sangat rentan terhadap potensi penyimpangan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya yakin tidak sampai setahun banyak pihak yang akan ditetapkan menjadi tersangka karena MBG erat kaitannya dengan pengadaan barang dan jasa,” tutur Danitri saat ditemui awak media di ruang tunggu Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Senin(06/01/2025).

Danitri menambahkan sektor pengadaan barang dan jasa memiliki kontribusi besar dalam kasus korupsi di Indonesia.termasuk dalam proyek-proyek infrastruktur dan non-infrastruktur, yang mencakup kasus suap dan mark-up harga.

Pria yang berprofesi sebagai advokat itu mengungkapkan, Potensi korupsi. MBG sangat besar karena adanya ketergantungan pada birokrasi dalam penyaluran program MBG.

“Program MBG potensi korupsinya sangat besar karena ketergantungan pada birokrasi,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kesuksesan MBG sangat bergantung pada bagaimana mekanisme birokrasi bekerja, dan harus ada pengawasan ketat untuk mencegah penyalahgunaan.

” Kehadiran rekan media dan LSM sebagai kontrol sosial sangat dibutuhkan untuk melakukan pengawasan yang ketat, karena jika tidak ada pengawasan ketat terhadap instansi yang terlibat maka pelaksanaan program MBG bisa menjadi ajang pesta bagi para koruptor,” pungkas Danitri.

Penulis : ***

Berita Terkait

Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha
Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?
Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif
Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan
Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​
Suntikan Energi Baru Pelayanan Kesehatan, Dinkes Probolinggo Sambut 24 Dokter Internsip
Hari ke-113, Detikzone.id Terus Bergerak: Jurnalisme Ihdinas Sirotol Mustaqim Menyapa Penjual Kacang, Kopi Keliling hingga Abang Becak
Cegah Stunting dari Hulu, Ketua TP PKK Sumenep Dorong Edukasi Gizi dan Konsumsi Ikan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Jurus Dinkes Probolinggo Kawal Mutu UMKM: Tak Sekadar Periksa, Tapi Rangkul Pelaku Usaha

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Ada Beban Apa Dibalik Status WA Plt Direktur RSUD Sumenep Dokter Erliyati?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ujung Tombak Kesehatan Mandiri, Dinkes Probolinggo Gembleng Kader Siaga Aktif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:24 WIB

Jeda Kunjungan Dokter 33 Jam Berujung Maut, Dewan Pengawas RSUD Waluyo Jati Probolinggo Evaluasi Pelayanan

Rabu, 30 September 2026 - 14:59 WIB

Kabar Bahagia Warga Sumenep! RSUDMA Bawa Teknologi CT Scan 64 Slice, Tak Ada Lagi Pasien Terlambat Terdiagnosis ​

Berita Terbaru