Kepala Bappeda Sumenep Sebut Aksi Daerah Pangan dan Gizi Akan Percepat Prevalensi Stunting

Minggu, 26 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto

Foto: Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto

Sumenep – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Arif Firmanto menyebut Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) akan percepat prevalensi stunting.

Oleh karenanya, Arif Firmanto mengajak multi pihak untuk bergotong royong menyukseskan Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) Kabupaten Sumenep 2025-2029.

“Kami yakin dengan semangat kolaborasi dan sinergi dari semua pihak, RAD-PG ini dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mewujudkan daerah yang baik dengan ketersediaan pangan dan ketercukupan gizinya, sehingga dapat mempercepat angka stunting,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata dia, RAD-PG merupakan dokumen perencanaan yang memuat strategi dan intervensi yang komprehensif untuk meningkatkan ketahanan pangan dan gizi di daerah, sehingga penyusunannya melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai Pemerintah Daerah, Akademisi, dan juga masyarakat,” tegasnya.

Oleh sebab itu, dirinya mendorong peningkatan koordinasi yang lebih efektif antara SKPD terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan OPD lainnya.

“Hal itu demi membangun sinergi dalam implementasi RAD-PG,” katanya.

Arif menuturkan, dalam melaksanakan programnya, pihaknya tentu menghadapi kendala sehingga dalam menyelesaikannya membutuhkan konvergensi program yang tepat, serta kerja sama seluruh elemen.

“Semua pihak pada program dan rencana aksi pemenuhan pangan dan gizi yang beragam, bergizi seimbang dan aman bersama-sama menyukseskan pelaksanaannya, supaya mencapai target untuk mengurangi jumlah anak risiko tengkes (stunting),” tuturnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep telah melakukan Sosialisasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) 2025-2029, sebagai dari perwujudan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012.

 

Penulis : **

Berita Terkait

Data Tak Boleh Berbeda, Pemkab Sumenep Siapkan Payung Hukum Satu Data
Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan
Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan
Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo
Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan
Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat
Dr. Naghfir Sabet Juara I Pembayar BPHTB Terbesar, Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Sumenep
Setelah Arum Manis, Mangga Duren Bawa Kabupaten Probolinggo Sabet Jajaran Lima Besar di Mango Carnival Of Indonesia 2026

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:52 WIB

Dugaan Penyadapan Kepala Negara Jadi Sorotan, Rizkan Sahfudin: Integritas dan Supremasi Hukum Tak Boleh Dikalahkan Kekuasaan

Rabu, 4 November 2026 - 15:00 WIB

Tumpahan Solar Berulang, Nyawa Pengendara Terancam, Dugaan Mafia BBM Subsidi di Sumenep Jadi Sorotan

Rabu, 4 November 2026 - 10:49 WIB

Kado Hari Jadi Jatim, Pemprov Guyur Rp19,8 Miliar untuk Berdayakan Warga Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Kediri Pastikan Uji KIR Kendaraan Optimal untuk Lindungi Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 2 November 2026 - 05:03 WIB

Jalan Sehat Santri Sarungan Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Hidup Sehat

Berita Terbaru