Kunjungi Kampung Coklat Blitar, Menteri Perdagangan Optimis Cokelat Lokal Dapat Bersaing di Pasar Global 

Selasa, 4 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto: Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si, melakukan kunjungan ke Kampung Coklat di Blitar, Jawa Timur

Ket Foto: Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si, melakukan kunjungan ke Kampung Coklat di Blitar, Jawa Timur

Blitar, Detikzone.id – Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si, melakukan kunjungan ke Kampung Coklat di Blitar untuk menilai potensi besar destinasi wisata berbasis agro ini dalam mendukung sektor UMKM.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa cokelat lokal harus memiliki kesempatan untuk bersaing di pasar global, bukan hanya di pasar domestik.

Selain itu, Dr. Budi Santoso juga menekankan pentingnya penguatan kualitas produk UMKM, khususnya dalam sektor pangan seperti cokelat, untuk meningkatkan daya saing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mendorong para pelaku usaha lokal untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam produksi, pengemasan, serta pemasaran produk mereka.

“Kampung Coklat yang menjadi salah satu contoh kolaborasi sukses antara sektor wisata dan UMKM, diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekonomi berbasis lokal,” katanya.

“Kita ingin memastikan bahwa cokelat Indonesia bisa langsung diekspor dari asalnya, bukan melalui negara lain yang tidak memiliki cokelat. Ini penting untuk memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani dan pelaku UMKM yang memproduksinya,” imbuh Budi Santoso, Senin (4/2/2025).

Pemerintah melalui program Pemerintah melalui program khususnya mendukung UMKM agar bisa menembus pasar ekspor. Dengan kualitas produk yang baik dan strategi pemasaran yang tepat, diharapkan cokelat Kampung Coklat dapat berkembang lebih besar.

Melalui peningkatan kualitas produk, inovasi dalam proses pembuatan cokelat, serta promosi yang lebih gencar, Kampung Coklat Blitar dapat menjadi pemain penting dalam industri cokelat internasional. Selain itu, dengan adanya pelatihan dan pelatihan bagi petani cokelat lokal, mereka dapat memperoleh pengetahuan

Dengan demikian, Kampung Coklat Blitar tidak hanya akan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar, tetapi juga dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu penghasil cokelat unggulan dunia. Potensi ini membuka peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, mendorong perekonomian.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Kampung Coklat Blitar dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara sektor ekonomi, budaya, dan pariwisata masyarakat yang saling mendukung untuk mencapai tujuan yang lebih besar, yakni kesejahteraan dan kontribusi signifikan terhadap pebisnis.

 

Penulis : Basuki

Berita Terkait

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026
Bupati Sumenep: MEC 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda Hidupkan Kembali Warisan Keraton
Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang
MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep
Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri
Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia
Dorong Generasi Muda Sportif dan Berkarakter, Mbak Wali Buka Bahlil Minisoccer U-17 “Asyik Menuju Puncak” zona Kediri Raya
Audiensi Sudah Digelar, Warga Warpat Tagih Kejelasan Komisi I DPRD Bogor

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:29 WIB

Gak Jujur Gak SAE! Ribuan Warga Padati Integrity Run Puncak Probolinggo Anti Corruption Fest 2026

Jumat, 11 September 2026 - 15:55 WIB

Pastikan Layanan dan Fasilitas Berjalan Optimal, Tenaga Ahli Menteri Imipas Kunjungi Rutan Pemalang

Jumat, 11 September 2026 - 15:51 WIB

MEC 2026 Siap Hidupkan Pesona Keraton, Kadisbudporapar Sumenep: Momentum Memperkuat Jati Diri Budaya Sumenep

Jumat, 11 September 2026 - 15:32 WIB

Polemik Penilaian Festival Tong-Tong, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Tegaskan Mekanisme Juri

Jumat, 11 September 2026 - 15:18 WIB

Disbudporapar Dukung MEC 2026, Harapkan Pesona Keraton Sumenep Mendunia

Berita Terbaru

SOSBUD

Tempo Berjudi di Madura 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:59 WIB